Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

5 Board Game yang Menjadi Opsi selain Game Online

Adityo Dwi Wicaksono by Adityo Dwi Wicaksono
19/03/2019
in JURNAKULTURA
5 Board Game yang Menjadi Opsi selain Game Online

Courtesy: Unsplash.com

Kehadiran gawai berperan penting di era digital seperti sekarang ini. Seakan tanpa gawai hidup kita menjadi hampa. Karena segala aktifitas sekarang selalu terhubung dengan gawai. Sampai lahir kalimat mendekatkan yang jauh menjauhkan yang dekat.

Memang tak bisa dipungkiri. Gawai banyak membantu urusan kita dalam sehari hari. Karena era digital hadir untuk memudahkan segalanya. Tapi bagaimana jika gawai mengurangi esensi pertemuan 4 mata? Atau bahkan kegembiraan bersama teralihkan dengan gawai.

Fenomena main game di warung kopi telah terjadi. Game center kini telah beralih ke tempat tongkrongan. Dari yang tadinya di warnet kini telah beralih ke warung kopi. Tidak hanya di Bojonegoro saja. Kamu bisa menjumpai fenomena ini di mana saja. Bahkan mungkin di seluruh penjuru negeri.

Tidak ada salahnya bermain game di warung kopi. Karena didukung dengan teknologi. Kehidupan kini ada dalam sebuah genggaman tangan. Bagi yang bosan bermain game online, ada alternatif lain untuk bermain beramai ramai.

Misalnya dengan mengganti game online dengan board game. Keseruan yang di dapat sama saja. Dengan beralih ke board game, pandangan kita bisa sejenak teralihkan dari partikel alkali aluminosilikat yang ada di layar gawai.

Lalu board game apa saja yang bisa dimainkan? Berikut board game yang direkomendasikan oleh tim Jurnaba.co

1. Monopoli
Seperti namanya permainan papan ini bertujuan untuk menguasai semua petak atau komplek lahan. Elemen dari permainan ini ada bank, komplek petak, kartu dana umum dan kesempatan.

Permainan ini sangat sederhana. Yakni dengan melempar dua buah dadu. Lalu berjalan petak demi petak sesuai jumlah nilai yang keluar dari dua buah dadu. Siapa yang berhasil menguasai semua petak dan semakin kaya dialah yang menjadi pemenang.

2. Ludo
Ludo bisa dimainkan oleh empat orang. Permainan ludo berasal dari India. Permainan ini tadinya hanya dimainkan oleh raja. Namun kini bisa dimainkan oleh seluruh kalangan di dunia tanpa adanya sekat antar kelas.

Cara bermain ludo yaitu dengan memindahkan empat buah bidak menuju ke titik terakhir yang berada di tengah. Dengan melempar dadu dan melangkah sesuai nilai dari dadu. Siapa yang lebih dulu berhasil memindahkan semua bidak ke titik terakhir. Dialah yang keluar sebagai pemenang.

3. Halma
Menurut bahasa Yunani, halma berarti jump. Permainan ini memerlukan strategi yang tepat untuk meraih kemenangan. Jalur yang tercipta akan mengantarkan langkah pada kemenangan.

Sebagai pemain, kita harus memindahkan bidak ke home yang ada pada arah yang berlawanan. Untuk menghasilkan langkah yang efektif. Kita dituntut mengatur strategi sebagai jalan menuju home agar memperoleh kemangan. Pemain yang berhasil memindahkan bidak lebih dulu, dialah yang keluar sebagai pemenang.

4. Ular Tangga

Permainan ini terinspirasi dari permainan Vaikuntapali yang muncul pada abad ke-16 di India. Di India, permainan ini menjadi populer karena mengandung filosofi Hindhu. Yakni berkaitan dengan karma, takdir dan keinginan.

Cara bermainnya pun sangat mudah. Pemain hanya perlu melangkah sesuai jumlah nilai dadu yang keluar. Menuju petak teratas yaitu petak ke seratus.

Namun dalam perjalanan menuju petak ke seratus. Ada berbagai petak dengan gambar ular sebagai penghalang. Sebaliknya, terdapat petak dengan gambar tangga sebagai pengantar ke petak atas. Kalau kamu tahu Nabs, jumlah tangga lebih sedikit dari jumlah ular. Ini menggambarkan kalau jalan menuju kebaikan itu banyak rintangannya.

5. Catur
Permainan ini mulai dikenal pada masa era Kerajaan Gupta sekitar abad ke-6 di India. Hingga akhirnya berkembang sampai sekarang. Dan menjadi permainan catur yang kita kenal.

Inti dari permainan ini adalah melindungi raja agar tidak dimakan atau disingkirkan oleh pihak lawan. Raja siapa yang bertahan, dialah yang keluar sebagai pemenang. Namun permainan juga bisa seri atau yang kita kenal dengan istilah remis. Yakni ketika kedua pihak sudah tidak memiliki langkah lagi.

Jadi, itu tadi pilihan board game atau permainan papan rekomendasi dari Jurnaba.co. Dengan adanya board game ini kita bisa sejenak menjauhkan mata kita dari radiasi alkali aluminosilikat. Selain itu, kita juga bisa membangun komunikasi yang lebih hangat Nabs, dengan teman sepermainan.

Tags: Board GameGame Online
Previous Post

5 Pelayanan Berbasis Aplikasi Digital dari Polres Bojonegoro

Next Post

Deretan Kuliner Madura yang Bisa Dicicipi di Bojonegoro

BERITA MENARIK LAINNYA

Kritik Dalam Lirik, Melbi Tetap Asik Bermusik
JURNAKULTURA

Kritik Dalam Lirik, Melbi Tetap Asik Bermusik

20/11/2025
‎Pranata Mangsa, Kearifan Waktu dalam Lima Pasaran Jawa
JURNAKULTURA

‎Pranata Mangsa, Kearifan Waktu dalam Lima Pasaran Jawa

07/11/2025
Pitutur Luhur Reksabumi: Kidung Leluhur untuk Menjaga Harmoni
JURNAKULTURA

Pitutur Luhur Reksabumi: Kidung Leluhur untuk Menjaga Harmoni

05/11/2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Pria Tidak Pernah Dicintai, Dia Hanya Dibutuhkan

Pria Tidak Pernah Dicintai, Dia Hanya Dibutuhkan

15/12/2025
Komunitas Lari Bojonegoro Galang Dana untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatra

Komunitas Lari Bojonegoro Galang Dana untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatra

14/12/2025
Yanto Penceng, Seniman Serbabisa dari Gang Sedeng Bojonegoro

Yanto Penceng, Seniman Serbabisa dari Gang Sedeng Bojonegoro

13/12/2025
Terimakasih, Prof. Dr. Fuad Hasan!

Terimakasih, Prof. Dr. Fuad Hasan!

12/12/2025
  • Home
  • Tentang
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: