Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

5 jenis Buah Legendaris Anak 90-an

Bakti Suryo by Bakti Suryo
24/02/2020
in JURNAKULTURA
5 jenis Buah Legendaris Anak 90-an

Musim buah tidak tergantung arah angin. Seperti halnya musim penghujan dan kemarau. Buah memiliki musimnya sendiri. Kamu bisa mengetahuinya dengan melihat pasar buah.

Jika suatu jenis buah banyak terlihat, itu menandakan musimnya. Apalagi kalau harganya murah. Jika kamu tidak menemukan suatu buah, itu bukan musimnya. Kalau ada, pasti mahal harganya.

Selain musim, ternyata buah-buahan memiliki eranya. Era di mana buah itu cukup akrab dan dikenali. Seperti buah naga di era ini. Buah merah ini sangat mudah dijumpai dan begitu terkenal. Sebelumnya, buah ini belum populer di masyarakat.

Selain itu, terdapat jenis buah yang sudah langka. Beberapa jenis buah sudah jarang ditemui. Bahkan, buah tersebut menjadi legenda. Berikut ini adalah buah legendaris yang dikenal generasi 90-an.

1. Buah Ciplukan

Flickr.com

Buah ciplukan termasuk buah yang memiliki eranya sendiri. Buah ini cukup cantik dibanding buah lain. Pasalnya, buahnya terbungkus kelopak bunga saat masak. Seperti lampion yang menggantung.

Buah ciplukan memiliki rasa manis asam. Pohonnya pendek dan biasa tumbuh di semak belukar. Buah ini sudah jarang dijumpai. Mungkin karena banyak pemanfaatan lahan yang dulunya semak belukar.

2. Buah Murbei

FLickr.com

Buah murbei bentuknya mirip seperti buah anggur. Hanya saja sangat kecil. Buah ini berwarna merah dan rasanya sangat asam. Saat masak, murbei berwarna hitam dan rasanya manis. Buahnya tumbuh rimbun di pohonnya.

Kalau tidak waspada, buah ini bisa mengotori baju. Susah lho menghilangkannya. Kamu sudah pernah mencoba buah ini? Sayang, sekarang buah ini sudah jarang terlihat. Mungkin ini yang menjadi harga kain sutra sangat mahal. hehehe…

3. Buah Juwet

Flickr.com

Buah Juwet berwarna ungu kehitaman. Bentuknya bulat lonjong. Sekilas mirip buah anggur. Rasanya cukup asam. Tidak semua lidah bisa menerimanya. Buah ini memiliki pohon yang cukup besar.

Karena bentuk dan rasanya, buah ini kerap digunakan untuk prank. Buah ini ditawarkan kepada seorang teman. Agar teman penasaran, buah ini disebut anggur kuwait. Saat dimakan, pastinya si korban akan kecewa.

4. Buah Menteng

Google Images

Buah ini sekilas mirip buah duku kecil. Daging buahnya berwarna putih dan merah keunguan. Masyarakat Jawa lebih akrab menyebutnya buah kepundung. Namun, buah ini sudah jarang ditemui, kecuali di Bogor.

Kamu tahukan daerah pemukiman elit di ibu kota? Iya, daerah Menteng. Nama daerah itu diambil dari nama buah ini. Juga nama satu sungai di Bandung. Sungai Cikapundung juga diambil dari buah ini.

5. Buah Cermai

Google Images

Buah cermai berbentuk mungil, berwarna hijau segar dan rasanya sepat asam. Pohonnya cukup besar dan buahnya bergerombol di batangnya. Mirip seperti belimbing wuluh gitu.

Buah ini dulunya sering dijadikan bahan membuat manisan. Dijual di sekolah sebagai jajanan. Namun, buah ini sudah jarang dijumpai.

Itu tadi Nabs, 5 buah legendaris bagi anak 90-an. Lima buah tersebut sangat terkenal di era 90-an dan  mudah sekali dijumpai. Bahkan, tidak perlu membelinya di pasar. Gimana Nabs? Apakah kamu sudah pernah mencobanya?

Tags: BuahGenerasi 90-anKuliner Legendaris
Previous Post

Laboratorium itu Bernama Warung Kopi

Next Post

Puasa Terberat Bagiku, dan Sepertinya juga Bagimu

BERITA MENARIK LAINNYA

‎Sidi Padangan, Mozaik Perjuangan Lintas Zaman
JURNAKULTURA

‎Sidi Padangan, Mozaik Perjuangan Lintas Zaman

08/04/2026
Wayang Tani: Narasi Kesenian dari Rahim Pertanian
JURNAKULTURA

Wayang Tani: Narasi Kesenian dari Rahim Pertanian

31/03/2026
Sejarah Nikah Malam Songo di Bojonegoro
JURNAKULTURA

Sejarah Nikah Malam Songo di Bojonegoro

15/03/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Diaspora Iran sebagai Komunitas Paling Berpendidikan di Amerika Serikat (1)

Diaspora Iran sebagai Komunitas Paling Berpendidikan di Amerika Serikat (1)

18/04/2026
‎Outing Class, Membangun Tradisi Belajar yang Kontekstual

‎Outing Class, Membangun Tradisi Belajar yang Kontekstual

17/04/2026
Kemarau yang Datang Lebih Awal

Kemarau yang Datang Lebih Awal

16/04/2026
‎Komisi B DPRD Bojonegoro Ungkap Hambatan Pendirian KDKMP di Sejumlah Desa

‎Komisi B DPRD Bojonegoro Ungkap Hambatan Pendirian KDKMP di Sejumlah Desa

15/04/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: