Siapa sih yang nggak suka melihat taman rindang dengan bunga-bunga yang cantik? Terlebih, itu tanaman cabe-cabean, eh, maksudnya tanaman cabe. Hehe
Banyak loh manfaat yang bisa kita dapatkan dari taman dan kebun. Selain bisa membantu mendamaikan hati dan menghilangkan stres, tanaman yang kita tanam juga bisa dimanfaatkan sendiri.
Di Bojonegoro, kita bisa melihat sejumlah taman yang dibangun Pemerintah Daerah maupun inisiatif masyarakat. Namun, jumlahnya masih sangat sedikit. Daripada menunggu taman-taman baru nan rindang bermunculan, apa salahnya kalau kita mulai berkebun?
Tidak hanya untuk kebahagiaan batin, berkebun juga bisa jadi suatu investasi. Memiliki kebun atau taman sendiri yang diisi dengan sayuran dan tanaman hasil tanaman sendiri, juga bebas dari pestisida dan bahan kimia berbahaya.
Nabs, berikut 5 resep berkebun cabai yang bikin hatimu damai versi Jurnaba.
1. Siapkan pot dan isi dengan media tanam
Untuk menanam cabai, kamu bisa memilih pot berlubang. Pot jenis ini punya sistem drainase yang baik sehingga air dapat keluar dari pot dan tidak membuat tanaman jadi busuk.
Kamu juga bisa menanam cabai dengan menggunakan polybag lalu dilubangi di bagian bawah dan sampingnya. Jangan lupa potnya diisi dengan media tanam hingga menyisakan 5-10 cm dari bibir pot/polybag.
2. Menabur Bibit Cabai dengan Perasaan
Kamu bisa langsung menabur bibit cabai yang bisa Nabsky beli di toko pertanian dengan jarak 5-10 cm. Setelah itu tutup dengan media tanam. Jangan lupa, saat menaburnya, harus pakai perasaan. Jangan disebar-sebar secara ngawur.
Nabs, kamu juga bisa membuat bibit cabai sendiri dari biji cabai. Caranya, mengambil biji cabai dari cabai yang sudah matang dan merah.Rendam cabai dalam campuran air hangat dan bawang merah yang sudah dihaluskan. Diamkan selama semalam. Keesokan harinya, ambil biji cabai yang tenggelam lalu keringkan. Biji cabai tersebut sudah jadi bibit cabai siap tanam.
3. Siram dengan air bersih, jangan air bekas cucian
Setelah benih ditabur, jangan dibiarkan. Tapi harus dirawat. Benih tanaman itu seperti benih cinta dari si dia. Jangan sampai udah bikin nyaman terus ditinggalin gitu aja. Huft.
Bibit tanaman yang sudah ditabur, jangan lupa disiram dengan air bersih. Kalau nyiram, jangan pakai air bekas cucian lho. Lakukan penyiraman sebanyak dua kali sehari. Pada pagi dan sore hari, agar bibit tetap lembab.
4. Jauhkan dari paparan sinar matahari langsung
Sinar matahari memang dibutuhkan tanaman untuk berfotosintesis. Namun untuk proses pertumbuhan awal, kelembapanlah yang lebih dibutuhkan. Jadi, jangan sering-sering dijemur.
Karena itu, harus menjauhkan pot/polybag berisi bibit cabai dari paparan sinar matahari langsung. Namun secara tidak langsung. Biar nggak pingsan akibat kepanasan, Nabs. Hehe
5. Pisahkan bibit tanaman dari pot lama
Setelah beberapa hari, daun akan mulai tumbuh. Ini juga jadi tanda untuk memindahkan tanaman cabai ke pot lain atau ke taman.
Jika kamu hendak menanam cabai di pot, tempatkan satu tanaman di satu pot agar mereka bisa mendapatkan asupan yang maksimal untuk tumbuh dan berbuah.
Jangan lupa untuk melakukan penyiraman sebanyak dua kali sehari dengan menggunakan semprotan. Nah, itu cara mudah menanam cabai di rumah. Jangan hanya dibaca aja, tapi juga dicoba lho ya. Hehe
Selamat mencoba dan selamat berkebun, Nabs.








