Masa depan biarlah menjadi misteri. Terlalu utopis jika harapan dipaksa menjadi kenyataan. Keadaan saat ini harus disyukuri dan dinikmati. Iya, sekarang. Bukan saat kemarin atau besok. Kemarin sudah berlalu dan besok masih belum pasti.
Keadaan masa depan tidaklah pasti. Namun, arah perubahan masih bisa diprediksi. Misalnya perkembangan teknologi dan kebutuhan hidup manusia. Semakin lama, semakin kompleks.
Perkembangan teknologi tentu membawa tuntutan perubahan. Termasuk di bidang industri. Saat ini saja, mencari pekerjaan terasa susah. Padahal, semakin banyak perusahan beserta sistem yang baru lahir. Salah satunya ialah start-up. Ide kreatif dibutuhkan untuk mengimbangi perubahan yang terjadi.
“Mencari kerja semakin sulit, jadi harus kreatif. Dengan kreatif, bukan hanya menyelamatkan diri sendiri, tetapi juga orang lain,” kata Sandiaga Uno dikutip dari Tempo.
Kreativitas termasuk yang paling dibutuhkan di masa depan. Lalu, apa lagi yang dibutuhkan?
1. Kecerdasan Emosional (EQ)
Teknologi semakin canggih. Tidak menutup kemungkinan pekerjaan manusia akan digantikan mesin. Penggunaan mesin dalam produksi dinilai lebih efisien dan ekonomis bagi perusahaan. Sayangnya, mesin tidak memiliki perasaan. Perasaan manusia tidak bisa dimiliki mesin atau robot.
Dalam hal ini, manusia masih memiliki peran yang tidak bisa diganti. Untuk itu, perlu adanya kecerdasan emosional yang dibangun dalam diri. Industri akan tetap membutuhkannya. Dan, manusia dengan kecerdasan emosional yang unggul yang paling dibutukan.
2. Kemampuan Analisis yang Kritis
Analisa data bisa digarap dengan mesin. Cukup dengan program, mesin bisa melakukan analisa dengan mudah. Namun, tidak semua data bisa ditranformasikan ke dalam mesin. Tentu tanpa melalui kepala manusia terlebih dahulu. Dan manusia itulah yang menggunakan mesin tersebut.
Manusia di masa depan harus mampu berpikir secara kritis. Setiap fenomena, isu dan informasi harus bisa diolah. Sekecil apa pun, sedetail bagaimana pun. Berpikir kritis akan mampu memberikan respon lebih cepat. Kepekaan dan analisis kritis akan memberikan solusi lebih cepat. Tentu dalam manajemen peluang dan ancaman yang setiap waktu bisa datang.
3. Keterampilan Komunikasi
Komunikasi adalah hal yang sangat penting. Tanpa komunikasi menyebabkan banyak hal terlewatkan. Komunikasi memberikan kesempatan untuk ide menjadi berkembang dan utuh. Bukankah sebagai makhluk sosial sangat membutuhkan komunikasi?
Kemampuan komunikasi menjadi kebutuhan industri di masa depan. Komunikasi penting untuk menjalin kerja sama. Terlebih lagi kemampuan komunikasi interpersonal. Banyak hal yang bisa dibangun melalui komunikasi. Misalnya kesempatan dalam meningkatkan kepercayaan dan memberikan pengaruh.
4. Kemampuan Memimpin
Orang yang mampu memimpin tentu sangat dibutuhkan. Kemampuan ini tidak dimiliki semua orang. Orang pintar belum tentu mampu mengelola tim atau organisasi. Namun, kemampuan leadership seseorang akan memberikan kenyamanan kerja personilnya.
Bukan saja perkara memimpin sebuah tim. Tetapi, sifat seorang pemimpin juga diperlukan di lain hal. Misalnya pengambilan keputusan dan manajemen konflik. Sosok pemimpin yang percaya diri dan bertanggung jawab sangat dibutuhkan. Terutama fungsi kontrol dalam membangun sumber daya manusia.
5. Sense Making
Sense making termasuk soft skill yang dibutuhkan industri. Kemampuan ini bisa membantu memahami arti dan makna tersembunyi. Misalnya berbagai ekpresi yang ditunjukkan seseorang. Perusahaan akan membutuhkan orang dengan kemampuan ini.
Kemampuan seperti ini bisa mempermudah dalam bersosialisasi dalam dunia pekerjaan. Selain itu, dapat membantu dalam membangun relasi. Melalui sense making, terdapat kepekaan terhadap kondisi yang ada. Suasana, semangat, optimis dan percaya diri tentu bisa terbangun. Bekerja dalam tim akan sangat terbantu dengan sense making.








