Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Bandara Ngloram dan Melihat Pesawat dari Jarak Dekat

Redaksi by Redaksi
11/01/2020
in Peristiwa
Bandara Ngloram dan Melihat Pesawat dari Jarak Dekat

Bandara Ngloram bakal membikin masyarakat Cepu dan sekitarnya bisa melihat pesawat dari jarak dekat. Bukan lagi pesawat telepon, tapi pesawat terbang beneran.

“Montor mabur, cebloki duwite.” Kalimat teriakan itu tentu masih terngiang jelas di telinga masa kecil kita, saat melihat pesawat melintas di atas kepala. Maklum, hidup jauh dari bandar udara membuat kita sulit membedakan mana pesawat mana pegawai bank.

Nabs, masyarakat Cepu Kabupaten Blora bakal punya bandara. Itu artinya, masyarakat di sekitar kawasan tersebut, termasuk Bojonegoro, bisa melihat dan mendengar dengung “knalpot pesawat” dari jarak dekat.

Sebab kita tahu, bagi masyarakat Cepu dan Bojonegoro bagian barat, frasa “knalpot pesawat” punya definisi sakral sebagai senjata ampuh yang amat mematikan: Ndang melete, tak antem knalpot pesawat kapok we ngko.”

Keberadaan Bandara Ngloram, secara tidak langsung, bakal menjawab rasa penasaran masa kecil kita akan senjata berbahaya bernama “knalpot pesawat” tersebut.

Ya, masyarakat Blora, khususnya warga Cepu bakal punya bandara. Namanya Bandara Ngloram. Terletak di Desa Ngloram Kecamatan Cepu. Eh, sebelum membahas lebih jauh tentang Bandara Ngloram, alangkah baiknya jika tahu dulu apa itu Bandara.

Ya, Bandara singkatan dari Bandar Udara, serupa Rudal yang merupakan singkatan dari peluru kendali. Bandara dan rudal sejenis istilah yang kerap didengar tapi jarang ada yang tahu bahwa mereka hasil percintaan singkatan dua kata.

Nabs, Bandar Udara tentu bukan seorang bandar judi yang bisa terbang ke udara. Bandar udara adalah terminal atau pelabuhan atau tempat ngetem burung besi berukuran raksasa yang biasa dikenal sebagai pesawat terbang.

Sebentar lagi, masyarakat Cepu bakal punya Bandara beneran. Bahkan siang ini (11/1), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dijadwal melakukan pendaratan pertama menggunakan pesawat King Air 200GT.

Tentu saja, pendaratan pertama itu bakal jadi uji coba pertama di landasan pacu sepanjang 1,2 kilometer tersebut. Sekaligus jadi aktivitas teterbangan pertama bandara yang baru selesai dibangun pada Desember 2019 itu.

Memiliki bandara tentu kabar baik bagi masyarakat sekitar. Banyak dampak positifnya. Selain bisa melihat pesawat dari jarak dekat, perputaran ekonomi di daerah tersebut juga bakal kian memadat.

Nabs, tahu nggak, kalau Bandara Ngloram sudah ada sejak 1980. Ia dibikin guna mendukung proyek pengembangan minyak dan gas (migas) di kawasan Blora dan sekitarnya. Bahkan konon, pesawat pertama yang mendarat di Ngloram dinaiki presiden Suharto. Wow!

Tapi, beberapa tahun setelah itu, bandara tersebut mati suri. Alih-alih ada pesawat yang sudi mampir, lokasi itu jadi lahan kosong dengan aspal hitam yang kesepian. Pada 2016, misalnya, lokasi bandara bahkan jadi kawasan angon kambing.

Bandara Ngloram kembali dibangun pada Januari 2019 dan selesai pada Desember 2019, dengan hasil bangunan berupa landasan pacu sepanjang 1,2 kilometer dari sebelumnya yang hanya kurang dari 1 kilometer.

Bandara Ngloram harus bisa memberi banyak manfaat bagi masyarakat. Terutama mempermudah akses jalan-jalan produktif sekaligus memberi dampak ekonomi masyarakat sekitar melalui ramainya kendaraan melintas.

 

 

Tags: Bandara NgloramCepu BloraPesawat
Previous Post

Riang Gembira dengan Hari Kiamat

Next Post

Bojonegoro dan Perjalanan Panjang Bintang Timur jadi Juara Futsal Pro League Indonesia

BERITA MENARIK LAINNYA

Masyarakat Desa Sudu Bidik Pengelolaan Sampah Tingkat Kecamatan Gayam
Peristiwa

Masyarakat Desa Sudu Bidik Pengelolaan Sampah Tingkat Kecamatan Gayam

21/07/2026
Komisi B DPRD Bojonegoro Desak Pemkab Tuntaskan Relokasi Pedagang Pasar Kota ke TPS Pasar Wisata
Peristiwa

Komisi B DPRD Bojonegoro Desak Pemkab Tuntaskan Relokasi Pedagang Pasar Kota ke TPS Pasar Wisata

17/07/2026
NUTASIMPHONY Vol. 2 Meriahkan Dies Natalis ke-9 UKM Musik NU-Tasi UNUGIRI, Perkuat Kolaborasi Musisi Kampus Jawa Timur
Altertainment

NUTASIMPHONY Vol. 2 Meriahkan Dies Natalis ke-9 UKM Musik NU-Tasi UNUGIRI, Perkuat Kolaborasi Musisi Kampus Jawa Timur

12/07/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Masyarakat Desa Sudu Bidik Pengelolaan Sampah Tingkat Kecamatan Gayam

Masyarakat Desa Sudu Bidik Pengelolaan Sampah Tingkat Kecamatan Gayam

21/07/2026
Menyusuri Jejak Alam: Mahasiswa KKN Unigoro Petakan Potensi Desa Soko

Menyusuri Jejak Alam: Mahasiswa KKN Unigoro Petakan Potensi Desa Soko

21/07/2026
Relasi Kuasa dan Ketimpangan Sosial dalam Novel Cantik Itu Luka

Relasi Kuasa dan Ketimpangan Sosial dalam Novel Cantik Itu Luka

21/07/2026
Mahasiswa KKN Unigoro dan Bojonegoro History Temukan Koin Kuno Tiongkok di Lereng Desa Drenges

Mahasiswa KKN Unigoro dan Bojonegoro History Temukan Koin Kuno Tiongkok di Lereng Desa Drenges

20/07/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: