Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Ngakunya Jamaah Maiyah Peminat Cak Nun, Tapi Kok Cuma Berpedoman “Katanya-Katanya”

Bakti Suryo by Bakti Suryo
12/01/2020
in Cecurhatan
Ngakunya Jamaah Maiyah Peminat Cak Nun, Tapi Kok Cuma Berpedoman “Katanya-Katanya”

“Sampean semua ini kok katanya Cak Nun begini, katanya Cak Nun begitu. Lha aku iki sopo? Hidup kok cuma katanya-katanya?”

Cak Nun atau Emha Ainun Nadjib berkali-kali melontarkan kalimat itu dalam banyak kesempatan. Kalimat ungkapan greget sekaligus mengingatkan. Menasihati jamaahnya agar berbicara dengan argumen dan pemahaman yang kaffah.

Saya beberapa kali mendengar kalimat Cak Nun ini saat berada di forum Maiyah. Forum kebudayaan yang didatangi berbagai lapisan masyarakat.

Setiap mengucapkan kalimat itu Cak Nun tampak geregetan, heran, dan jengkel. Ketika jamaah bertanya dengan mengutip Cak Nun atau orang lain, lalu bilang: “Katanya ini begini.. lalu bagaimana?” Cak Nun balik tanya dengan: “Kok katanya katanya?”

Cak Nun menegaskan bahwa menjalani hidup itu tidak boleh hanya bermodal katanya-katanya. Hidup harus dijalani sesuai apa yang dialami. Kalau bukan pengalaman sendiri, kita harus mendalami informasi, menyelami referensi. Memahami semua persoalan dalam teks dan konteks yang relevan serta holistik.

Baca juga: Angkringan Maiyah, Ruang Padu Kopi dan Literasi

“Katanya” adalah kalimat untuk menyatakan kutipan. Tujuannya adalah memperkuat argument. Nggak keliru juga sih kalau ingin menyampaikan kutipan dengan diawali “katanya”. Asalkan kutipannya relevan, presisi, dan kontekstual.

Layaknya penulisan karya ilmiah, mengutip adalah hasil dari proses meneliti atau mengkaji beragam literatur. Proses itu akan membantu menemukan kesimpulan atau mungkin hipotesa.

Nabs, sesungguhnya proses “mengkaji literatur” itu terus terjadi dalam pengalaman kita sehari-hari. Bisa dari menonton film, membaca buku atau bahkan ketika mendengarkan ceramah.

Beragam informasi diperoleh dari banyak pengalaman. Jika informasi tersebut tidak relevan dengan keseharian kita, maka biarkan ia menjadi pengetahuan. Namun bila relevan untuk diterapkan dalam kehidupan, maka ia menjadi ilmu.

Jadi, hidup jangan hanya bermodal “katanya” tanpa fondasi pemahaman yang kuat, tanpa referensi informasi yang kaya. Biasakan untuk mencari informasi pembanding, penguat, dan pengaya.

Nggak cuma katanya si A atau katanya si B. Katanya, dia selingkuh. Padahal katanya-katanya. Dan kamu percaya aja. Lalu kamu putusin dia via wa, terus langsung kamu block nomernya tanpa nunggu centang biru. Hadeeuhh ~

Kalau Cak Nun tau, gimana coba?!

Tags: Cak NunEmha Ainun NadjibKatanya
Previous Post

Aksi Ardiansyah Runtuboy Sihir Penggila Futsal Bojonegoro

Next Post

Kuncen Cup dan Tradisi Sepakbola yang Tak Pernah Mati

BERITA MENARIK LAINNYA

Ramalan Warung Kopi Empat Tahun Lalu yang Bikin Barat Gigit Jari
Cecurhatan

Ramalan Warung Kopi Empat Tahun Lalu yang Bikin Barat Gigit Jari

10/10/2026
Kampus: Jangan Sampai Sibuk Mengurus Diri, Lupa Mengurus Masa Depan
Cecurhatan

Kampus: Jangan Sampai Sibuk Mengurus Diri, Lupa Mengurus Masa Depan

08/10/2026
Luncurkan Zine Langgar Penceng, Pustaka Jenggala Bahas Feodalisme dan Sikap Egaliter khas Bojonegoro
Cecurhatan

Luncurkan Zine Langgar Penceng, Pustaka Jenggala Bahas Feodalisme dan Sikap Egaliter khas Bojonegoro

04/10/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Aku Ingin Pesan Seporsi Kasih Tanpa Keraguan

Aku Ingin Pesan Seporsi Kasih Tanpa Keraguan

11/10/2026
Peringatan Hari Tani, Bupati Bojonegoro Ingin Wujudkan Lumbung Pangan

Peringatan Hari Tani, Bupati Bojonegoro Ingin Wujudkan Lumbung Pangan

10/10/2026
Ramalan Warung Kopi Empat Tahun Lalu yang Bikin Barat Gigit Jari

Ramalan Warung Kopi Empat Tahun Lalu yang Bikin Barat Gigit Jari

10/10/2026
Anang Ma’ruf: Kopi Ledre dan Cerita Di Baliknya

Anang Ma’ruf: Kopi Ledre dan Cerita Di Baliknya

10/10/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: