Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Penalti Panenka dan Bagaimana Andrea Pirlo Menyihir Jutaan Pasang Mata

Yogi Abdul Gofur by Yogi Abdul Gofur
24/06/2020
in Olahraga
Penalti Panenka dan Bagaimana Andrea Pirlo Menyihir Jutaan Pasang Mata

Momen bersejarah dalam dunia sepak bola, banyak terjadi di bulan Juni. Satu di antaranya, tendangan penalti panenka Andrea Pirlo.

Meski gelaran Piala Eropa 2012 telah usai. Event sepak bola empat tahunan itu mengukir sejarah dengan sebuah tendangan penalti fenomenal yang lahir dari gelandang flamboyan Italia bernomor punggung 21.

Momen itu terjadi ketika perempat final di saat Inggris bersua Italia yang digelar di Olympic Stadium, Kyiv, Ukraina. Tahun 2012, kompetisi sepak bola bergengsi di benua biru tersebut digelar di dua negara; Polandia dan Ukraina dengan maskot Slavek dan Slavko.

Pada 24 Juni 2012, pertandingan perempat final antara Inggris dan Italia berlangsung sengit. Kedua tim turun dengan skuad terbaiknya. Hingga peluit panjang dari wasit berbunyi pertanda berakhirnya pertandingan, skor kaca mata menjadi hasil sementara pertandingan dan harus dituntaskan dengan adu penalti.

Pada momen adu penalti inilah, ada salah satu di antara beberapa best momen kompetisi empat tahunan tersebut. Wabilkhusus ketika pemain nomor punggung 21 dari Italia mengambil tendangan pinalti.

Sebelumnya, Riccardo Montolivo, sang eksekutor penalti, gagal menunaikan tugasnya. Posisi Italia tertinggal dari Inggris. Eksekutor selanjutnya harus bisa menjebloskan si kulit bundar ke mulut gawang yang dijaga Joe Hart, agar memberikan asa Italia untuk lolos ke babak semi final. Der Panzer (Jerman) telah menunggu di babak semi final usai menaklukan Yunani.

Andrea Pirlo menjadi eksekutor Gli Azzuri untuk menaklukan penjaga gawang The Tree Lions. Ada dua kemungkinan, apabila Pirlo mampu cetak gol, asa Italia lolos ke fase selanjutnya kian tebal. Apabila gagal, bisa melemahkan mental pemain Gli Azzuri dan memperkecil peluang untuk menang.

Ribuan pasang mata yang hadir memadati stadion dan jutaan pasang mata di berbagai penjuru bumi yang menyaksikan momen itu, menjadi saksi ketika dengan cara yang dingin Andrea Pirlo mampu menaklukan Joe Hart dengan mencungkil bola atau dengan tendangan teknik penalti panenka.

Tendangan pinalti panenka merupakan teknik yang diciptakan dan dipopulerkan pesepak bola asal Cekoslowakia, yakni Antonin Panenka. Teknik pinalti tersebut telah beberapa kali ia latih dengan Zdenek Hruska yang merupakan penjaga gawang Bohemians. Terkadang Panenka dan Hruzka taruhan dengan menggunakan uang, bir, dan lain-lain.

Klimaksnya ketika Antonin Panenka menggunakan tekniknya pada final Piala Eropa 1976 dan mampu membawa Cekoslowakia keluar menjadi juara.

Teknik panenka tidak selalu membuahkan hasil. Beberapa pemain kelas dunia juga pernah gagal mengeksekusi penalti dengan teknik panenka seperti Garry Lineker (Inggris), Alexander Pato (Corinthians), Neymar (Santos FC), Totti (AS Roma), dan lain-lain.

Tidak sembarang orang bisa melakukan itu. Sebagai penonton pasti juga ikut jedag jedug ketika drama adu pinalti terjadi. Apalagi pemainnya, juga dibutuhkan mental yang kuat untuk mengeksekusi penalti. Ditambah lagi ketika berada di perempat final.

Apabila mampu mengeksekusi dengan sempurna, pujian dari penoton, pemain lain, pelatih, dan sebagainya akan menyapa. Begitupun dengan sebaliknya, apabila gagal mengeksekusi penalti tak jarang memberikan efek psikologis bagi pemain.

Sebelumnya Andrea Pirlo juga pernah gagal dalam menggunakan teknik panenka ketika ia membela AC Milan. Waktu itu AC Milan bertemu dengan Barcelona pada tahun 2010 dan Pirlo menjadi eksekutor penalti namun gagal menunaikan tugasnya.

Namun pada ajang Piala Eropa 2012 ketika bertemu dengan Inggris, Pirlo mampu menaklukan Joe Hart dan menyihir jutaan pasang mata yang menyaksikan kejeniusan Andrea Pirlo dalam mengeksekui pinalti.

Penulis I Think Therefore I Play itu beberapa kali dimintai keterangan tentang keputusannya menunaikan tugas dengan teknik panenka kala menghadapi Inggris. Beliau memberikan keterangan bahwa sebelumnya belum terngiang dalam fikrian untuk mengeksekusi penalti dengan teknik peneka kala itu.

Gerak gerik Joe Hart yang lincah dan ekspresif, hal itu berupaya untuk mengecoh atau membuyarkan konsentrasi Pirlo.

Berbekal pengalaman dan teknik yang mumpuni, hal itu tidak membuat Pirlo gentar maupun terkecoh. Dengan gaya yang santai Pirlo mencungkil bola ke arah gawang. Dan akhirnya Joe Hart terkecoh dan Andrea Pirlo mampu menunaikan tugasnya dengan sempurna.

Italia keluar menjadi pemenang dalam pertandingan itu. Dan beberapa pemain, pelatih, dan penonton memberikan apresiasi kepada Pirlo. Lantas, bagaimana menurutmu, Nabs?

Kalau menurut saya itu termasuk momen yang amazing atau dalam bahasa Bojonegoronya rakaprah. Sebab dalam tekanan, Andrea Pirlo mampu menunaikan tugasnya dengan santuy.

Tags: Andrea PirloPanenkaPiala Dunia
Previous Post

Memadamkan Api dengan Hantaman Gas Elpiji

Next Post

Sakjane: Penyesalan yang Tak Perlu Diucap

BERITA MENARIK LAINNYA

Persibo Bojonegoro
Olahraga

Siapa Lawan Terberat Persibo di Grup M Liga 3 Nasional?

18/04/2024
Sepenggal Sejarah Tarkam di Bojonegoro
Olahraga

Sepenggal Sejarah Tarkam di Bojonegoro

27/07/2023
5 Atlet Bojonegoro yang Pernah Membawa Nama Indonesia
Headline

5 Atlet Bojonegoro yang Pernah Membawa Nama Indonesia

18/04/2022

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Di Bawah Langit Teheran, Anak-Anak Belajar Berdiri Sendiri

Di Bawah Langit Teheran, Anak-Anak Belajar Berdiri Sendiri

19/04/2026
Diaspora Iran sebagai Komunitas Paling Berpendidikan di Amerika Serikat (1)

Diaspora Iran sebagai Komunitas Paling Berpendidikan di Amerika Serikat (1)

18/04/2026
‎Outing Class, Membangun Tradisi Belajar yang Kontekstual

‎Outing Class, Membangun Tradisi Belajar yang Kontekstual

17/04/2026
Kemarau yang Datang Lebih Awal

Kemarau yang Datang Lebih Awal

16/04/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: