Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Idealisme Lelaki Berkeluarga

Ahmad Fuady by Ahmad Fuady
23/08/2020
in Cecurhatan
Idealisme Lelaki Berkeluarga

Idealisme masa perjaka ternyata utopia semata. Idealisme yang sekadar membius orang-orang yang tak punya beban hidup keluarga.

Awal tahun ini, sebelum ada pandemi, temanku dari Jakarta datang ke Bojonegoro. Temanku ini mendapat tugas dari tempatnya bekerja, sebuah perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang energi. Kami berteman sekelas sejak kelas dua SMA di Yogya tahun 2002 dan berlanjut di prodi dan kampus yang sama, selepas SMA.

“Wah aku gak menyangka di Bojonegoro ada hotel bintang yang benar-benar berbintang,” kata temanku dengan tertawa. Sialan. “Eh, di Bojonegoro ada ojek online gak, sih?” katanya kemudian. Sialan kedua. “ADA,” jawabku.

Sejak SMA, waktu kami kenalan, temanku tidak tahu, Bojonegoro itu sebelah mananya Selandia Baru. Tidak hanya temanku ini, sebagian besar temanku juga baru tahu ada daerah bernama Bojonegoro setelah berkenalan denganku.

Seperti tren kiwari, setiap ada kesempatan bertemu teman lama, agenda meet-up selalu menjadi agenda unggulan di sela-sela pekerjaan. “Eh, besok kita meet-up ya, sekalian kita ajak Si Adam,” ajak temanku.

Si Adam ini teman seprodi kami. “Oke,” jawabku. “Aku juga belum pernah ketemu Si Adam, biasanya cuma saling mensyen dan banter di Twitter Liverpool vs MU. Kalau MU kalah, aku dicariin Si Adam karena sembunyi di goa.”

Sebagai sesama laki-laki yang telah berkeluarga dan memiliki anak, obrolan utama ya tentu seputar keluarga, pendidikan anak, dan yang paling menarik soal hubungan menikah jarak jauh.

Kedua temanku ini kebetulan pernah terpisah jarak dengan anak dan istrinya dikarenakan pekerjaan. Pekerjaan di perusahaan minyak, menjadi sebab Si Adam ini tinggal di Bojonegoro. Pada awalnya dia terpisah jarak dengan keluarganya yang di Jakarta.

“Awalnya kan mikirnya di Jakarta pendidikan dan kesehatan lebih bagus fasilitas dan kualitasnya. Namun kalau lama-lama ya gimana ya jauh dengan anak istri. Jadinya sekarang sekeluarga tinggal di Bojonegoro. Anak sulung sekolah di Bojonegoro.”

Temanku satunya juga sama. Sempat ditempatkan di sebuah kota di Sumatera, sebelum pindah ke Jakarta, dia beberapa tahun terpisah dengan anak istri. Hanya saat liburan bisa berkumpul dengan keluarga. “Ya sabar menjalani sambil menunggu kalau ada kesempatan mengajukan pindah kantor. Alhamdulillah sekarang bisa berkumpul keluarga.”

Cerita-cerita temanku ini mengingatkanku pada apa yang ditulis A.A Navis dalam cerpen Jodoh. “Dan idealisme masa perjaka ternyata suatu utopia semata, yaitu idealisme yang membius orang-orang yang tidak punya beban hidup keluarga,” katanya.

“Idealisme seorang laki-laki yang telah menjadi suami dan menjadi seorang ayah, ialah idealisme yang abadi,” lanjut A.A. Navis, “yakni bagaimana caranya membahagiakan istri dan anak-anak.”

Pekerjaan dan keluarga adalah bagian yang menjadi ciri laki-laki. Memperoleh pekerjaan dan memiliki predikat bekerja, apa pun jenis pekerjaannya, adalah kebanggaan bagi laki-laki. Pada ujungnya, hasil pekerjaan itu diperuntukkan untuk keluarga, anak dan istri. Pekerjaan dan keluarga menjadi tak terpisahkan.

Aku teringat, dulu saat berkenalan dengan calon istri, ada satu hal yang kuutarakan: jika jadi menikah, mau atau tidak tinggal di Bojonegoro? Untungnya mau dan jadi menikah. “Aku juga baru tahu ada daerah bernama Bojonegoro. Kalau Tuban aku tahu,” kata istriku setelah beberapa bulan menikah. Sialan ketiga.

Tags: IdealismeKeluargaLelaki Berkeluarga
Previous Post

Gagal Mengubah Kebiasaan, Bagaimana Kita Mengatasinya?

Next Post

Wiji Thukul yang Tak Mati-mati

BERITA MENARIK LAINNYA

Diaspora Iran sebagai Komunitas Paling Berpendidikan di Amerika Serikat (1)
Cecurhatan

Diaspora Iran sebagai Komunitas Paling Berpendidikan di Amerika Serikat (1)

18/04/2026
Kemarau yang Datang Lebih Awal
Cecurhatan

Kemarau yang Datang Lebih Awal

16/04/2026
Perut yang Menjadi Peta Kemiskinan
Cecurhatan

Perut yang Menjadi Peta Kemiskinan

14/04/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Diaspora Iran sebagai Komunitas Paling Berpendidikan di Amerika Serikat (1)

Diaspora Iran sebagai Komunitas Paling Berpendidikan di Amerika Serikat (1)

18/04/2026
‎Outing Class, Membangun Tradisi Belajar yang Kontekstual

‎Outing Class, Membangun Tradisi Belajar yang Kontekstual

17/04/2026
Kemarau yang Datang Lebih Awal

Kemarau yang Datang Lebih Awal

16/04/2026
‎Komisi B DPRD Bojonegoro Ungkap Hambatan Pendirian KDKMP di Sejumlah Desa

‎Komisi B DPRD Bojonegoro Ungkap Hambatan Pendirian KDKMP di Sejumlah Desa

15/04/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: