Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Saudara Kandung Toleransi itu Bernama Empati

Qurrotul Ain by Qurrotul Ain
06/01/2021
in Cecurhatan
Saudara Kandung Toleransi itu Bernama Empati

Tanpa empati, mustahil seseorang mengenal toleransi.

Dunia bukanlah desa global yang di dukung oleh misi, tetapi sebuah desa dimana orang – orang dari berbagai budaya bekerja dengan damai di negara –negara selain tanah air mereka.

Selama tahun 1990-an, seteah perang teluk di Timur Tengah, banyak orang Pakistan harus pulang setelah bertugas di negara – negara Timur Tengah. Konflik ini menimbulkan rasa tidak aman pada benak orang Pakistan dan orang – orang dari negara lain yang tinggal di Timur Tengah.

Toleransi merupakan kebijakan yang paling baik ditempatkan dalam moral. Dengan kata lain, merupakan kewajiban moral yang melibatkan rasa hormat terhadap orang lain serta saling menghormati dan pertimbangan orang-orang.

Toleransi diantara orang – orang memungkinkan klaim keyakinan, nilai, dan gagasan yang saling bertentangan untuk hidup berdampingan.

Masyarakat yang toleran merupakan masyarakat yang tidak memiliki rasa tidak aman atau menimbulkan keragauan diri. Saling memahami, berbagi dan peduli, dan menerima sudut pandang orang lain sangat penting untuk menumbuhkan pola pikir toleransi.

Pada intinya terletak pada pembinaan rasa saling menghormati dan pengertian antara semua warga dan lembaga. Namun, hal tersebut mewakili lebih dari itu.

Toleransi adalah blok bangunan fundamental dari pertumbuhan dan kemakmuran di dunia yang semakin mengglobal. Tanpanya, kita tidak akan mendapatkan keuntungan dari peluang yang dapat diberikan oleh keragaman bagi warga dan masyarakat.

Orang yang berempati peka terhadap pikiran, perasaan, dan pengalaman dari orang lain. Mereka mampu menempatkan diri pada posisi orang lain atau dapat memahami bagaimana rasanya diperlakukan tidak adil.

Menempatkan diri pada posisi orang lain merupakan inti dari toleransi.
Penelitian menunjukkan bahwa orang- orang dari segala usia termasuk anak – anak memiliki rasa keadilan dan empati terhadap orang lain yang memiliki perbedaan seperti, warna kulit, budaya dan keyakinan.

Harus ada toleransi dan penerimaan orang lain, tidak peduli budaya atau agama apa yang mewakili mereka. Benih yang menghasilkan toleransi, penerimaan, dan wawasan luas harus ditaburkan dengan kerendahan hati, kepercayaan, dan keyakinan agar toleransi tertanam dalam masyarakat dan gaya hidup .

Dengan toleransi juga akan menumbuhkan rasa saling menghargai satu sama lain untuk menerima suatu perbedaan. Tanpa empati, mustahil seseorang mengenal toleransi.

Tags: EmoatyKemanusiaanToleransi
Previous Post

Fakta Di Balik Menyusutnya Volume Otak Manusia, Benarkah Kita Semakin Bodoh?

Next Post

Fakta Sangar tentang Menteri Terkaya Jokowi-Ma’ruf

BERITA MENARIK LAINNYA

Jejak Intelijen Indonesia dan Tokoh di Baliknya
Cecurhatan

Jejak Intelijen Indonesia dan Tokoh di Baliknya

29/05/2026
Sebuah Saung di Pinggir Sawah Seleksi Tanaman, Klaten. Sore Hari
Cecurhatan

Sebuah Saung di Pinggir Sawah Seleksi Tanaman, Klaten. Sore Hari

28/05/2026
Aku dan Mimpiku yang Belum Selesai
Cecurhatan

Aku dan Mimpiku yang Belum Selesai

27/05/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Jejak Intelijen Indonesia dan Tokoh di Baliknya

Jejak Intelijen Indonesia dan Tokoh di Baliknya

29/05/2026
Sebuah Saung di Pinggir Sawah Seleksi Tanaman, Klaten. Sore Hari

Sebuah Saung di Pinggir Sawah Seleksi Tanaman, Klaten. Sore Hari

28/05/2026
Aku dan Mimpiku yang Belum Selesai

Aku dan Mimpiku yang Belum Selesai

27/05/2026
Percakapan di Tepi Kolam Bersama Mbah Moedjair

Percakapan di Tepi Kolam Bersama Mbah Moedjair

27/05/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: