Tak akan ada juta dan miliar tanpa receh. Receh adalah komponen fundamental untuk membentuk juta, miliar dan triliun. Oke, berikut filosofi receh tentang angka delapan.
Angka delapan, sebuah angka yang berbentuk bulat atas bawah ini, apakah membuatmu bingung? Harusnya iya. Apalagi, jika kamu dapat tugas menjelaskan tentang filosofinya.
Beberapa pekan lalu, fasilitator belajar di Madrasah Guratjaga memberi tugas pada kami untuk menjelaskan filosofi angka. Seperti biasa, tugasnya pasti aneh-aneh. Kebetulan, saya kebagian tugas menjelaskan filosofi angka 8.
Di Guratjaga, kami dilatih untuk peka pada hal-hal kecil. Sebab, dengan kepekaan pada perihal kecil, kami akan mudah memahami sesuatu yang besar. Begitu prinsip Guratjaga.
Nabs, kembali ke angka 8 ini. Kamu pasti melihat angka delapan dengan perspektif yang berbeda. Terkadang kamu melihatnya seperti hubungan santri pada guru. Yang tak akan terputuskan. Entah dari doa maupun tali silaturrahmi yang selalu menyambung.
Guru selalu berdoa kebaikan terhadap santrinya. Dia tidak ingin santrinya tersesat di jalan yang kurang baik. Oleh karena itu, guru biasa melakukan ikhtiar dan doa terhadap santrinya.
Memang, jika dilihat dari perspektif psikologi, perasaan guru-murid akan selalu sambung, dan kedekatan emosional (tawadu’) santri sangatlah mengedepankan itu. Daripada yang lain.
Kembali lagi ke angka 8. Bagaimana kamu melihat angka delapan tersebut? Jika kamu melihat dari bawah. Tentunya seperti tes lapangan saat membuat Surat Izin Mengemudi (SIM).
Dari beberapa orang yang mengikuti tes SIM sudah dipastikan gagal dan akan kembali pada tahap awal lagi. Dia akan mengulang hari berikutnya jika gagal. 75 persen orang yang mengikuti tes SIM, pada saat melewati jalur angka delapan. Bisa dipastikan gagal.
Memperhatikan angka 8 tidak bisa semena-mena. Insting yang kamu gunakan harus berlipat-lipat. Bukan lagi ganda, tapi sudah melampaui batas kemampuan.
Angka 8 itu bak laut selatan. Kamu melihatnya tidak akan pernah tau dimana ujungnya. Hanya saja kamu bisa menjajaki tepi pantainya. Angka delapan pun begitu. Tak akan pernah ada titik temunya.
Berbeda jika angka delapan itu kamu tulis, pasti dia akan terlihat keren. Bagaimana menulis angka delapan. Caranya gampang, cukup diam, ambil hp atau laptop. Tekan keyboardmu pas pada angka delapan.
Lihat, dan amati apa didalamnya. Coba berangan-angan, pasti kamu mumet sendiri. Lha wong angka delapan membuat mumet, wqwqwq.
Yaudahlah. Itu tadi filosofi receh tentang angka 8. Eh tapi, tak akan ada 8 juta, 8 miliar atau 8 triliun tanpa 8 receh. Receh itu penting. Ia fundamental. Dasar. Basis. Tak ada yang besar tanpa sesuatu yang kecil. Tak ada duwit gembel tanpa receh.








