Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Gunung, Hutan, dan Kesadaran Manusia

Widodo Ramadhani by Widodo Ramadhani
07/08/2021
in Peristiwa
Gunung, Hutan, dan Kesadaran Manusia

Tiap 7 Agustus selalu diperingati sebagai Hari Hutan Indonesia. Tiap kali berbicara hutan, kita juga harus membahas gunung. Sebab, keduanya punya hubungan yang erat sekali. 

Gunung memang identik dengan tetumbuhan. Manfaat dari tetumbuhan itu sangat banyak. Jika kamu mendaki gunung, pastikan badan masih sangat fresh jika menghirup udara segar.

Udara segar itu berasal dari tumbuhan. Lantas jika tumbuhan itu rusak dan tidak terawat, bagaimana kita bisa menghirup udara segar? Tugas dari manusia adalah menjaga dan merawat alam yang diberikan oleh sang kuasa.

Beberapa tumbuhan di gunung sangatlah bermanfaat bagi para pendaki. Hidup di alam bebas, atau biasa disebut out door ini sangat memerlukan pohon dan tanaman liar. Semua yang ada di gunung pasti bisa dimanfaatkan. Tapi, dalam keadaan terpaksa.

Jika dirimu sangat kepepet, kamu boleh mengambil aset dalam gunung. Ya, gunung tak akan bisa jauh dari hutan. Pos ke pos pasti akan melewati hutan-hutan. Entah itu hutan yang lebat dengan pohon cemara. Ataupun hanya sabana luas, indah memanjakan mata.

Matamu akan indah, jika hatimu ikhlas menikmatinya. Menikmati dalam setiap perjalanan yang kamu lalui. Capek, letih dan jantung yang berdetak dengan cepat. Itu hanya perasaan yang nempel dalam tubuhmu saja, hiraukan.

Di gunung kamu bisa melihat satwa-satwa liar yang masih hidup. Jika hutan itu masih asri. Tidak bisa dipungkiri, hewan-hewan akan betah hidup dan menetap di alam tersebut. Karena mereka memiliki hidup yang bergantungan dengan alam semesta.

Maka dari itu, janganlah kamu merusak pepohonan di hutan. Janganlah, kamu adalah tamu. Jika tamu itu sopan, pemilik rumah juga sopan. Karena gunung, hutan adalah rumah bagi satwa-satwa liar yang ada di sana.

Menjaganya sangatlah sederhana. Tak usah sok-sokan ngomong pecinta alam. Jika kamu masih buang sampah sembarangan. Kerap kali sebuah tulisan dipajang secara terang-terangan. “Bawalah turun sampahmu”.

Di hutan ataupun gunung, kamu pasti melihat tulisan begini. “Jangan mengambil apapun kecuali gambar, jangan meninggalkan apapun kecuali jejak.” Itu adalah pedoman agar kamu tidak membuang sampah, dan bertingkah tak sopan.

Kalau kamu kuat membawa logistik yang berat ketika naik. Masa kamu nggak kuat bawa turun sampah yang ringan? Jangan malu ketika bawa sampah. Sesungguhnya itu adalah kemuliaan yang amat sangat dijunjung tinggi.

Plastik tersusun dari rantai atom karbon yang panjang dan kompleks. Rantai panjang ini disebut polimer dan unit terkecilnya disebut monomer. Di alam, penguraian polimer plastik terjadi melalui proses fisika seperti radiasi sinar matahari, panas, tekanan, dan kelembapan yang berlangsung sangat lama.

Bagaimana jika semua orang tidak mau menjaga dan membawa turun sampahnya? Sudah bisa dipastikan gunung, hutan dan alam akan hilang dari ke-asriannya. Dulu sangatlah indah, apakah kini akan bertumpuk sampah?

Jangan, jangan sampai terjadi. Maka dari itu, kamu dan kita semua harus menjaga sampah. 1 sampah yang kamu bawa turun, bisa jadi pahala yang kamu cicil di akhirat nanti. Karena setiap kebaikan akan dibantu oleh alam sekitar.

Tags: AlamGunungHari Hutan
Previous Post

Gaya Hidup JOMO, Mengendalikan Ketergantungan terhadap Gadget

Next Post

Mari Berdebat dengan Socrates, Plato, dan Aristoteles secara Bilghoib

BERITA MENARIK LAINNYA

Diakui UNESCO: Geopark Bojonegoro Mendunia, Bumi Harus Dijaga
Peristiwa

Diakui UNESCO: Geopark Bojonegoro Mendunia, Bumi Harus Dijaga

03/11/2026
HISMI Resmikan Kantor Sekretariat Nasional di Malang, Tandai Enam Tahun Perjalanan Organisasi
Peristiwa

HISMI Resmikan Kantor Sekretariat Nasional di Malang, Tandai Enam Tahun Perjalanan Organisasi

31/10/2026
Membaca Supremasi Masyarakat Sipil dalam Naskah Kuno Bojonegoro
Peristiwa

Membaca Supremasi Masyarakat Sipil dalam Naskah Kuno Bojonegoro

27/10/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Sadap: Mengambil dengan Melukai

Sadap: Mengambil dengan Melukai

05/11/2026
Membaca Madinah: Bagaimana Arab Saudi Mengembangkan Kota Nabi (2)

Membaca Madinah: Bagaimana Arab Saudi Mengembangkan Kota Nabi (2)

04/11/2026
Diakui UNESCO: Geopark Bojonegoro Mendunia, Bumi Harus Dijaga

Diakui UNESCO: Geopark Bojonegoro Mendunia, Bumi Harus Dijaga

03/11/2026
Membaca Madinah: Bagaimana Arab Saudi Mengembangkan Kota Nabi (1)

Membaca Madinah: Bagaimana Arab Saudi Mengembangkan Kota Nabi (1)

02/11/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: