Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro gelar audiensi bersama Dinas Pendidikan, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, serta perwakilan Forum Guru Sertifikasi Nasional Indonesia (FGSNI) Bojonegoro. Pertemuan pada (4/3/2026) itu, membahas kebijakan daerah terhadap pendidikan madrasah di Kabupaten Bojonegoro.
Audiensi dipimpin oleh pimpinan Komisi C dan dihadiri anggota Komisi C DPRD Bojonegoro, Ahmad Supriyanto. Hadir pula Ketua DPRD Bojonegoro, Abdulloh Umar, jajaran Dinas Pendidikan, perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, serta pengurus PC Forum Guru Sertifikasi Nasional Indonesia Bojonegoro.
Dalam forum tersebut, perwakilan FGSNI menyampaikan aspirasi terkait peningkatan kesejahteraan guru madrasah, khususnya bagi guru bersertifikasi yang masih menghadapi berbagai kendala administratif dan dukungan kebijakan di tingkat daerah. Mereka berharap adanya perhatian yang lebih konkret dari pemerintah daerah terhadap keberlangsungan dan kualitas pendidikan madrasah.
Kemenag Bojonegoro memaparkan kondisi terkini lembaga madrasah di wilayah Bojonegoro, termasuk jumlah satuan pendidikan, tenaga pendidik, serta tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan mutu pendidikan. Disampaikan pula pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Kemenag dalam mendukung pendidikan
berbasis keagamaan.

Sementara itu, Dinas Pendidikan menyampaikan komitmen untuk terus membangun koordinasi lintas sektor demi mendukung peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh, termasuk lembaga madrasah yang menjadi bagian penting dari sistem pendidikan nasional.
Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro, Ahmad Supriyanto meyatakan bahwa pendidikan madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda. Oleh karena itu, dukungan kebijakan, penguatan regulasi, serta perhatian terhadap kesejahteraan guru perlu menjadi bagian dari perencanaan dan pembangunan daerah.
”Penguatan regulasi dan perhatian untuk guru menjadi prioritas kami” ucap Supriyanto.
Senada dengan itu, Ketua DPRD Bojonegoro, Abdulloh Umar, menegaskan bahwa pihaknya menerima dan mendengar semua aspirasi para peserta forum. Sebagai ketua DPRD, Umar menegaskan bahwa mendukung penuh semua harapan yang disampaikan. bahkan, pihaknya juga berkomitmen untuk memperjuangkan harapan itu.
”Kami bersedia untuk berjuang bersama-sama dalam memberi perhatian konkret dari pemerintah daerah untuk guru-guru madrasah” pungkasnya.








