Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Marshall McLuhan dan Pengaruh Perkembangan Teknologi Komunikasi

Mahfudin Akbar by Mahfudin Akbar
15/08/2019
in JURNAKULTURA
Marshall McLuhan dan Pengaruh Perkembangan Teknologi Komunikasi

Marshall McLuhan percaya bahwa perkembangan teknologi komunikasi membentuk pola pikir dan perilaku seorang individu. Sesuatu yang tanpa kita sadari, sudah terjadi pada kita hari ini.

Novian Bagas adalah pemuda Bojonegoro yang kerap menggunakan fasilitas video call untuk menghubungi teman-temannya. Layanan video call membuat Novian bisa dengan mudah berbincang dan melihat penampakan langsung dari lawan bicaranya.

Hampir setiap hari Novian menggunakan layanan video call yang ada di gawainya. Menurutnya, dengan video call dia bisa mengetahui dengan jelas berada di mana posisi teman yang dihubunginya.

Fasilitas video call merupakan contoh dari perkembangan teknologi komunikasi. Jika dulu komunikasi jarak jauh dilakukan melalui telepon kabel. Kini semua bisa lebih mudah dengan keberadaan telepon genggam dan beragam aplikasi berbasis internetnya.

Perkembangan teknologi komunikasi memang berpengaruh besar terhadap pola pikir dan perilaku individu. Dalam teori Technological Determinism yang dikemukakan Marshall McLuhan, berbagai macam cara berkomunikasi akan membentuk pola keberadaan manusia itu sendiri.

Ilmuwan komunikasi asal Kanada itu percaya, budaya individu atau masyarakat dibentuk melalui bagaimana cara kita berkomunikasi. Teknologi membentuk individu bagaimana cara berpikir dan berperilaku dalam masyarakat.

“Kita membentuk peralatan untuk berkomunikasi, dan akhirnya perlatan untuk berkomunikasi yang kita gunakan membentuk atau memengaruhi kehidupan kita sendiri,” kata McLuhan.

Tak bisa dibantah bahwa perkembangan teknologi benar-benar mengubah perilaku kita sehari-hari. Keberadaan gawai canggih dipadu dengan ketergantungan terhadap media sosial bisa dijadikan sebagai contoh.

Dulu, masyarakat menggunakan surat kabar untuk mendapatkan informasi. Kemudian muncul radio yang jadi saluran informasi alternatif. Lalu televisi juga hadir di tengah-tengah masyarakat. Eksistensi televisi membuat masyarakat lebih banyak mendapatkan informasi.

Sekarang, setelah internet muncul dan digunakan secara besar-besaran, kita bisa lebih mudah dan cepat dalam mendapatkan informasi. Lewat Facebook, Twitter, atau beragam media online yang ada saat ini. Kita bisa dengan mudah dan cepat untuk memperoleh informasi terkini.

Perkembangan teknologi komunikasi menyediakan pesan dan membentuk perilaku kita sendiri. Radio menyediakan pesan kepada manusia melalui indera pendengaran. Sedangkan televisi menyediakan pesan dalam bentuk audio visual.

Apa yang diterpa dari dua media itu masuk ke dalam perasaan manusia dan memengaruhi kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, kita ingin terus menggunakannya. Itu juga berlaku ketika internet hadir di kehidupan kita. Sebagian orang tak bisa hidup tanpa menggunakan internet untuk kehidupan sehari-harinya.

Bahkan, McLuhan sampai pada kesimpulan bahwa media adalah pesan itu sendiri (the medium is the message). Media adalah alat untuk memperkuat, memperkeras dan memperluas fungsi serta perasaan manusia.

Kelahiran Desa Global

Jauh-jauh hari sebelum muncul istilah Desa Global, McLuhan sudah menggunakan istilah itu dalam bukunya berjudul The Guttenberg Galaxy: The Making of Typographic Man pada 1962. Selain itu, juga pada buku Understanding Media: The Extensions of Man pada 1964.

Istilah tersebut dia gunakan untuk menggambarkan bagaimana teknologi komunikasi elektronik mengecilkan bumi menjadi sebuah desa melalui informasi yang instan dan tersedia di mana saja, serta kapan saja. Saat ini orang mengacu pada sebuah desa global ketika mereka menggambarkan efek dari World Wide Web.

Penggunaan Internet yang Masif

Gelombang informasi yang tak tertahankan terjadi saat internet mulai digunakan secara masif. Masyarakat kini jauh lebih mudah dalam mendapatkan informasi lewat internet. Alhasil, media-media lain seperti koran, radio, bahkan televisi, mulai ditinggalkan.

Sekarang kita lebih memilih menggunakan Facebook, Twitter atau Instagram untuk mendapatkan infromasi terbaru. Koran, radio, bahkan televisi kurang bisa diandalkan lagi dalam mencari informasi terbaru. Oleh karenanya, perilaku masyarakat dalam mencari atau mendapatkan informasi berubah.

Berdasarkan survey Nielsen Consumer Media View yang dilakukan di 11 kota di Indonesia pada 2017 lau, penetrasi televisi masih memimpin dengan 96 persen disusul dengan media luar ruang (53%), Internet (44%), radio (37%), koran (7%), tabloid dan majalah (3%).

Keberadaan internet sebagai media dengan tingkat penetrasi yang cukup tinggi merupakan indikasi bahwa masyarakat Indonesia semakin gemar mengakses berbagai konten melalui media digital. Diyakini, penetrasi dari internet akan makin meningkat dari tahun ke tahun.

Internet memang membawa perubahan besar terhadap perilaku masyarakat. Lewat internet, kita sekarang bisa dengan mudah berbagi informasi kegiatan sehari-sehari ke teman, kerabat atau bahkan orang yang tak kita kenal sama sekali.

Membagi apa yang kita lihat, alami, dan rasakan adalah sesuatu yang lumrah dilakukan saat ini. Lewat media sosial, kita bisa berbagi banyak hal kepada banyak orang pula. Perilaku yang tanpa kita sadari terjadi akibat dari perkembangan teknologi komunikasi.

Tags: Marshall McLuhanTeknologi Komunikasi
Previous Post

Uniknya Kuliner Tahu Gimbal Khas Semarang

Next Post

Usai Libur Panjang, Skuat Persibo Langsung Digeber Latihan Fisik

BERITA MENARIK LAINNYA

Menghayati Siklus Abadi Sungai Bengawan: Kemarau Tak Bisa Cebok, Penghujan Tak Bisa Jongkok
Cecurhatan

Menghayati Siklus Abadi Sungai Bengawan: Kemarau Tak Bisa Cebok, Penghujan Tak Bisa Jongkok

13/10/2026
Alkemis Kebudayaan
JURNAKULTURA

Alkemis Kebudayaan

05/10/2026
Kapak Purba Berusia 4.000 Tahun Ditemukan di Bojonegoro
JURNAKULTURA

Kapak Purba Berusia 4.000 Tahun Ditemukan di Bojonegoro

29/09/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Dari Api Abadi hingga Doa Bersama, Merawat Kebersamaan di HJB 349

Dari Api Abadi hingga Doa Bersama, Merawat Kebersamaan di HJB 349

20/10/2026
Skill Saja Tak Cukup, EMCL Gembleng Etos dan Mental Kerja Para Pelajar dan Mahasiswa Magang

Skill Saja Tak Cukup, EMCL Gembleng Etos dan Mental Kerja Para Pelajar dan Mahasiswa Magang

19/10/2026
Api Abadi Singgah di Trucuk, Kali Pertama dalam Sejarah Kirab Hari Jadi Bojonegoro

Api Abadi Singgah di Trucuk, Kali Pertama dalam Sejarah Kirab Hari Jadi Bojonegoro

18/10/2026
Kirab Api Abadi: Singgah ke Bengawan, Merawat Keseimbangan Pembangunan

Kirab Api Abadi: Singgah ke Bengawan, Merawat Keseimbangan Pembangunan

17/10/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: