Komitmen terhadap kemajuan olahraga pelajar kembali ditunjukkan Anetos Sportwear. Produsen perlengkapan olahraga asal Bojonegoro tersebut memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Student Handball League Bojonegoro 2026, sebuah kompetisi yang berlangsung sejak Mei hingga Agustus 2026 sebagai wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet bola tangan (handball) di Kabupaten Bojonegoro.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperluas pengenalan olahraga handball kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Selain sebagai ajang kompetisi, turnamen ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan sehingga lahir generasi pemain yang mampu mengharumkan nama Bojonegoro di tingkat regional maupun nasional.
Di Bojonegoro, cabang olahraga bola tangan termasuk salah satu cabang olahraga yang terus menunjukkan perkembangan positif. Meski tergolong sebagai olahraga yang relatif baru dibandingkan sepak bola, bola voli, maupun bola basket, minat pelajar terhadap handball terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal tersebut terlihat dari semakin banyaknya sekolah yang membentuk tim, bertambahnya jumlah atlet muda, serta semakin sering digelarnya kejuaraan di tingkat daerah.
Handball sendiri merupakan olahraga beregu yang dimainkan oleh dua tim. Setiap tim menurunkan enam pemain lapangan dan satu penjaga gawang. Sekilas permainan ini menyerupai sepak bola, namun seluruh proses permainan dilakukan menggunakan tangan, mulai dari mengoper, menggiring, hingga melempar bola ke gawang lawan.
Seperti sepak bola, permainan ini berlangsung cepat, mengandalkan kecepatan, kerja sama tim, ketepatan strategi, dan ketangkasan para pemain.
Owner Anetos Sportwear, Gresa Mindardika, mengatakan bahwa dukungan terhadap Student Handball League merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap perkembangan olahraga di daerah. Menurutnya, olahraga akan semakin berkembang apabila mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha.
“Kami mendukung agar bola tangan semakin dikenal dan diminati masyarakat luas, khususnya kalangan pelajar. Bojonegoro memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet handball yang berprestasi,” ujar Gresa.
Menurutnya, handball bukan hanya menjadi sarana rekreasi atau hobi semata, tetapi juga memiliki peluang besar di bidang prestasi. Saat ini cabang olahraga bola tangan telah memiliki induk organisasi resmi di bawah naungan KONI sehingga pembinaan atlet memiliki jenjang yang jelas hingga tingkat provinsi maupun nasional.

Karena itu, Gresa berharap keberadaan Student Handball League mampu menjadi agenda rutin yang terus berkembang setiap tahun. Semakin banyak kompetisi yang digelar, maka semakin besar pula kesempatan atlet muda untuk memperoleh pengalaman bertanding sejak usia sekolah.
Sementara itu, perwakilan penyelenggara Student Handball League Bojonegoro, Andik Cahyo Pratomo, menjelaskan bahwa kompetisi berlangsung sejak Mei hingga Agustus 2026. Pertandingan dilaksanakan setiap Sabtu dan Minggu, menyesuaikan jadwal penggunaan Gedung Olahraga (GOR) yang tersedia.
Menurut Andik, antusiasme peserta cukup tinggi. Turnamen diikuti oleh berbagai sekolah dari jenjang SMP hingga SMA yang terbagi ke dalam beberapa kategori. Tercatat sebanyak 6 tim putra tingkat SMP, 7 tim putra tingkat SMA, 4 tim putri tingkat SMP, dan 4 tim putri tingkat SMA turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Ia menilai, keberadaan liga pelajar ini menjadi langkah penting dalam membangun sistem pembinaan atlet sejak usia dini. Melalui kompetisi yang berlangsung selama beberapa bulan, kemampuan teknik, mental bertanding, dan kerja sama antarpemain dapat berkembang secara lebih optimal.
“Target utama kami tentu mencari bibit-bibit atlet handball Bojonegoro yang nantinya dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) maupun Kejuaraan Provinsi (Kejurprov). Dengan adanya kompetisi rutin seperti ini, proses seleksi atlet menjadi lebih objektif karena didasarkan pada performa pertandingan,” jelas Andik.
Melalui kolaborasi antara penyelenggara, sekolah, komunitas olahraga, serta dukungan dari pihak swasta seperti Anetos Sportwear, Student Handball League Bojonegoro diharapkan menjadi fondasi penting dalam mencetak atlet-atlet muda berprestasi.
Lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini menjadi ruang pembinaan karakter, sportivitas, disiplin, dan semangat berkompetisi bagi para pelajar, sekaligus memperkuat posisi Bojonegoro sebagai salah satu daerah yang serius mengembangkan cabang olahraga bola tangan.








