Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Ayam Geprek, Tren Sesaat atau Tidak?

Adityo Dwi Wicaksono by Adityo Dwi Wicaksono
12/07/2019
in Peristiwa
Ayam Geprek, Tren Sesaat atau Tidak?

Siapa yang tak suka maem ayam geprek. Selain bumbunya sederhana, mayoritas harga pas di kantong. Fakta itu, memicu banyak restoran ayam geprek bermunculan. Yang jadi pertanyaan, apakah itu hanya tren sesaat?

Nabs, di Bojonegoro kota aja, ada banyak restoran yang menyajikan berbagai varian ayam geprek. Istilahnya, ayam geprek rasa-rasa.

Mulai dari yang franchaise nasional (Bensu, Sai) hingga yang lokalan (Geprek Alu, Pakdhe Alu dan Nano), semua ada di Bojonegoro.

Belum lagi, banyak pula restoran yang sebelumnya tak menyediakan menu ayam geprek, kini mulai ikut menyediakan menu tersebut.

Sejumlah rumah makan lain juga menyediakan menu geprek. Rocket Chicken, Hits Chicken, Quick Chicken, Chicken Crush, misalnya, kini juga mulai menyediakan menu ayam geprek.

Nabs, tahu nggak, ayam geprek merupakan bukti bahwa masakan mengalami evolusi. Makanan berbasis ayam, sebelumnya identik ribet dan mewah.

Dan ayam geprek, mampu menghadirkan jenis masakan berbasis ayam nan sederhana, tapi terbukti diminati. Bahkan cenderung terus dicari konsumen.

Pengusaha dan praktisi branding, Mustagfirin menjelaskan, bermunculannya usaha ayam geprek, memang menunjukkan bahwa jenis makanan ini diminati masyarakat.

Kebutuhan ayam geprek, kata dia, cukup tinggi. Ini terjadi tidak hanya di Bojonegoro. Tapi di berbagai kota yang lain juga sama.

“Kebutuhannya cukup tinggi. Karena banyak yang cocok. Baik dari rasa maupun harga,” kata pria akrab disapa Baim tersebut.

Baim mengatakan, fenomena ayam geprek tidak sama seperti es kepal milo, capucino cincau ataupun es pocong yang cenderung cepat berlalu.

Ayam geprek, menurutnya, lahir dari kebutuhan. Terlebih, adanya kecocokan rasa dan harga. Ayam geprek cenderung pedas dan asin. Itu cocok bagi lidah remaja. Ditambah lagi, harganya terjangkau.

“Ayam geprek ini solusi anak muda. Makanan sederhana, murah dan pedas. Dan ini terjadi di seluruh Indonesia,” ucap dia.

Lebih dalam Baim menjelaskan, banyaknya kebutuhan akan memicu semakin banyak pula usaha berbasis ayam geprek. Nah, jika sudah begitu, kata dia, tentu terjadi persaingan.

Pada tahap persaingan inilah, ada seleksi alam. Yang tidak survive akan menghilang. Dan yang survive, kata dia, adalah yang solutif. Maksudnya, menghadirkan solusi dan kemudahan bagi konsumen.

“Mulai dari packaging, inovasi dan mudah akses dan prosesnya,” tuturnya.

Tanpa adanya solusi yang ditawarkan, usaha akan gulung tikar. Sebab, persaingan diprediksi semakin banyak, di tengah kian meningkatnya kebutuhan akan makanan tersebut.

Maka, tidak heran jika penjual ayam geprek berbasis delivery order (DO) yang tanpa restoran pun, tetap bertahan. Sebab, dia menawarkan solusi kemudahan.

Tags: Ayam GeprekBisnis
Previous Post

Melihat Perjuangan Tim Sepak Takraw Putri Bojonegoro di Porprov Jawa Timur

Next Post

Memandang Miniatur Hidup Melalui Porprov 2019

BERITA MENARIK LAINNYA

NUTASIMPHONY Vol. 2 Meriahkan Dies Natalis ke-9 UKM Musik NU-Tasi UNUGIRI, Perkuat Kolaborasi Musisi Kampus Jawa Timur
Altertainment

NUTASIMPHONY Vol. 2 Meriahkan Dies Natalis ke-9 UKM Musik NU-Tasi UNUGIRI, Perkuat Kolaborasi Musisi Kampus Jawa Timur

12/07/2026
Porkab II Bojonegoro 2026 Resmi Ditutup, Pembinaan Atlet Berbasis Kecamatan Disiapkan Menuju Prestasi Nasional
Olahraga

Porkab II Bojonegoro 2026 Resmi Ditutup, Pembinaan Atlet Berbasis Kecamatan Disiapkan Menuju Prestasi Nasional

11/07/2026
Pentas Teater UKM Lintang Giri: Wadah Mengekspresikan Ide dan Gagasan Kreatif Anggota Baru di Dunia Seni Pertunjukan
Altertainment

Pentas Teater UKM Lintang Giri: Wadah Mengekspresikan Ide dan Gagasan Kreatif Anggota Baru di Dunia Seni Pertunjukan

08/07/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Konflik Dr. Manhattan dan Rorschach di Watchmen (2009): Filsafat Moral dan Perlawanan Terakhir terhadap Dunia yang Korup

Konflik Dr. Manhattan dan Rorschach di Watchmen (2009): Filsafat Moral dan Perlawanan Terakhir terhadap Dunia yang Korup

15/07/2026
KKN Unigoro Resmi Dimulai, Kelompok 04 Siap Kembangkan Potensi Wisata Edukasi Desa Drenges

KKN Unigoro Resmi Dimulai, Kelompok 04 Siap Kembangkan Potensi Wisata Edukasi Desa Drenges

14/07/2026
Jenderal Moerdani dan Pondok Pesantren yang telah Mendidiknya

Jenderal Moerdani dan Pondok Pesantren yang telah Mendidiknya

14/07/2026
Angkat Lokalogi, Kelas Jalanan Ajak Warga Mendekatkan yang Dijauhkan

Angkat Lokalogi, Kelas Jalanan Ajak Warga Mendekatkan yang Dijauhkan

13/07/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: