Anak akan merekam dan melakukan apa yang dikerjakan orang tua atau orang yang ada di sekitarnya, bahkan jika itu tentang berpuasa.
Pagi ini saya tengah asyik melihat pesan yang masuk di whatssap. Eh tiba-tiba saya diharukan oleh sebuah story yang bercerita tentang anak 5 tahun 4 bulan yang telah berhasil berpuasa di ramadhan ini.
Ya, dialah Fida anak shaleha dari Bandung itu. Beberapa tahun belakangan ini keluarganya pindah ke Padang, Sumatera Barat karena orang tuanya yang berpindah tugas.
Saya sangat senang bisa bersua dengan Fida anak shaleha itu. Fida memiliki seorang kakak yang bernama Mutia. Mutia tengah duduk di bangku kelas 1 Sekolah Dasar. Ia memiliki kemampuan yang sangat bagus. Pemahamannya dalam belajar sangat baik.
Hal ini tergambar dari saat ia belajar dengan guru les nya. Guru lesnya pernah bercerita bahwa pada semester 1 kelas 1 Mutia telah mampu memahami perkalian dengan baik. Pemahamanya dalam mengerjakan soal-soal ujian pun tidak diragukan lagi.
Begitu juga dengan Fida adiknya. Fida merupakan anak yang hebat. Tahun ini merupakan ramadhan pertama dia berhasil melaksanakan puasa. Orang tuanya berhasil mendidik anak sehebat Fida dan Mutia.
Orang tua memiliki peranan yang sangat penting terhadap perkembangan dan pertumbuhan anak. Anak seusia Fida memang belum diwajibkan untuk berpuasa. Tapi, tidak ada salahnya jika kita sebagai orang tua melatih mereka untuk berpuasa.
Pada saat kita sahur, kita ajak ananda kita untuk bangun melakukan sahur bersama kita. Akan tetapi, jika dia susah untuk dibangunin, tidak apa. Kita arahkan pelan-pelan. Kita sampaikan bahwa ini yang namanya sahur.
Begitu sampai pagi atau siangnya, jangan paksakan dia untuk terus menahan laparnya. Tanyakan padanya apakah dia sudah lapar atau tidak. Jika ia lapar, maka izinkan dia untuk berbuka. Jangan kita paksakan dia bertahan dengan laparnya (karena disini kita juga mengajarkan dia jujur).
Hari pertama mungkin si anak berbuka di siang hari dengan makanan yang berat-berat seperti nasi. Di hari kedua, kita latih si anak berbuka dengan makanan lain yang tidak begitu berat ataupun hanya minuman saja lagi misalnya. Sampai anak kita terlatih berpuasa dengan baik.
Didikan seperti ini bukan berarti memaksa anak untuk berpuasa. Namun, ini adalah teknik orang tua agar anaknya terlatih berpuasa dari kecil. Jadi, kita sebagai orang tua, berikanlah contoh yang baik terlebih dahulu kepada anak sebelum kita menyuruh dan menginstruksikan anak melakukan hal-hal yang positif. Karena anak akan merekam dan melakukan apa yang dikerjakan orang tua atau orang yang berada di sekitarnya.








