Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Begini Nasib Menikah Saat Pandemik Corona Sesuai Anjuran Bupati Bojonegoro

Ani Anggraeni by Ani Anggraeni
21/03/2020
in Peristiwa
Bupati Bojonegoro antisipasi virus corona

Bupati Bojonegoro Dr. Hj. Anna Muawwanah membatasi jumlah tamu undangan resepsi pernikahan paling banyak 100 orang. Foto: Instagram @anna_muan32

Sudah mampu menikah saja, alhamdulillah Nabs. Ya nggak, Mblo? Xixi.

Menikah saat pandemik corona di Bojonegoro tidak semudah biasanya. Selain banyak warga yang sudah khawatir soal penularan covid-19, Pemerintah juga ketat memonitor kegiatan resepsi pernikahan.

Hal ini dirasakan Eko, 30 tahun. Warga Desa Talok Kecamatan Kalitidu itu akan melangsungkan pernikahan Selasa besok. Undangan sudah dia sebar. Semua sudah dipersiapkannya.

Namun Eko kaget setelah mendapati surat edaran kecamatan dan instruksi Bupati Bojonegoro soal pembatasan kegiatan masyarakat. Dirinya kaget campur khawatir. “Tiwas masak banyak, ternyata pada nggak datang, kan repot,” ujarnya dalam bahasa jawa.

Surat edaran Bupati No. 440/184/412.305/2020 itu menghimbau masyarakat agar menunda kegiatan massal seperti resepsi dan perayaan lainnya. Sekalipun harus dilaksanakan, undangan resepsi dibatasi maksimal 100 orang dari dalam daerah, dan 10 orang dari luar daerah.

“Kita harus mengedepankan kepentingan yang lebih besar,” ungkap Bupati Anna Muawwanah dalam bincang radio Jumat malam (20/3/2020).

Bupati mengaku sudah berkoordinasi dengan Polisi, TNI, dan Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro. Surat himbauan Bupati Bojonegoro diperkuat dengan surat edaran yang diterbitkan masing-masing kecamatan.

Baca Juga: Akankah Bojonegoro Gagap Menghadapi Corona

Camat Kalitidu, Imam Wahyu Santoso menegaskan bahwa semua kegiatan masyarakat yang punya hajat mulai 20 Maret hingga 20 April 2020 harus dilaporkan.

“Kalau khitan, jika bisa ditunda, ditunda (saja) pelaksanannya,” kata Imam kepada Jurnaba.co, Jumat (20/3/2020).

Mengenai resepsi pernikahan, Imam meminta kepala desa melaporkannya terlebih dahulu ke tingkat kecamatan. Setelah itu, Polsek dan Koramil bersama petugas kesehatan Puskesmas akan memantau kegiatannya.

“Kalau nikah, itu terkait dengan budaya, dengan perhitungan yang rumit baik dari keluarga calon mempelai pria dan wanita itu perlu kesepakatan, sehingga jauh hari sudah ada perhitungan hari pelaksanaan. Dan juga melibatkan banyak pihak, mulai naib, perias, konsumsi, perlengkapan, upacara adat, MC dll.,” ungkap Imam.

Namun demikian, kata dia, kalau untuk acara yang mendatangkan orang banyak, sebisa mungkin ditunda dulu.

Eko pun pasrah dengan keadaan ini. Dia hanya berdoa semoga pandemik corona di Bojonegoro segera reda. Seperti disampaikan Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, berdasarkan data kemarin Jumat (20/3/2020) sudah ada 10 Orang Dalam Pengawasan (ODP) di Bojonegoro. Spesimen semua ODP sedang diuji laboratorium di Surabaya.

Tags: BojonegoroCorona
Previous Post

Peringkat Perguruan Tinggi Bojonegoro Berdasar Webometrics dan Kritik dari Mahasiswa yang Gemar Rebahan

Next Post

Perempuan Cantik itu Tidak Ada

BERITA MENARIK LAINNYA

Bojonegoro History Gelar Diskusi Ekspedisi Naga Api sebagai Upaya Penguatan Literasi Geopark Bojonegoro
Peristiwa

Bojonegoro History Gelar Diskusi Ekspedisi Naga Api sebagai Upaya Penguatan Literasi Geopark Bojonegoro

24/05/2026
TP PKK Kecamatan Sugihwaras Gelar Pelatihan Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga jadi Berkah, Dukungan Nyata Gerakan Perilaku Hidup Bersih
Peristiwa

TP PKK Kecamatan Sugihwaras Gelar Pelatihan Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga jadi Berkah, Dukungan Nyata Gerakan Perilaku Hidup Bersih

22/05/2026
Industri Migas dan Pertanian Jalan Beriringan, Bojonegoro Tempati Posisi Lumbung Pangan Terbesar Kedua di Jawa Timur  
Peristiwa

Industri Migas dan Pertanian Jalan Beriringan, Bojonegoro Tempati Posisi Lumbung Pangan Terbesar Kedua di Jawa Timur  

22/05/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Sang Pengasuh dalam Bayang-Bayang Sejarah: Kisah Sarinah dan Jejaknya dalam Hidup Soekarno

Sang Pengasuh dalam Bayang-Bayang Sejarah: Kisah Sarinah dan Jejaknya dalam Hidup Soekarno

31/05/2026
Jejak Intelijen Indonesia dan Tokoh di Baliknya

Jejak Intelijen Indonesia dan Tokoh di Baliknya

29/05/2026
Sebuah Saung di Pinggir Sawah Seleksi Tanaman, Klaten. Sore Hari

Sebuah Saung di Pinggir Sawah Seleksi Tanaman, Klaten. Sore Hari

28/05/2026
Aku dan Mimpiku yang Belum Selesai

Aku dan Mimpiku yang Belum Selesai

27/05/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: