Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Canda Tawa Imam Syafi’i dengan Seorang Politisi

Ahmad Rofi' Usmani by Ahmad Rofi' Usmani
08/11/2025
in Cecurhatan
Canda Tawa Imam Syafi’i dengan Seorang Politisi

Ilustrasi: Artificial Intelligence

Suatu hari, seorang politisi kondang van Mesir merasa kangen dengan Imam Asy-Syafii. “Aku kok kangen dengan nasehat Tuan Guru satu itu. Nasehat dan masukan beliau selalu mengena di pikiran dan hatiku.”

Segera, hari itu si politisi sowan kepada sang Imam yang tinggal di Fustat: ibukota Mesir kala itu. Selepas berbagi sapa sejenak, si politisi lantas berucap, “Tuan Guru. Berilah saya nasehat. Kok saya kian bingung dengan apa yang seharusnya akan saya lakukan kini. Bagaimanakah caranya agar saya bisa menjadi politisi yang baik dan adil?”

Ilustrasi: Artificial Intelligence

Mendengar ucapan si politisi, sejenak sang Imam tersenyum kecil. Lalu, jawab sang Imam dengan bijak, “Apa mimpi njenengan sebagai seorang politisi yang baik dan adil?”

Menerima pertanyaan tak terduga demikian, sejenak si politisi tercenung dan termenung. Lalu, ia menjawab dengan suara lirih, “Tuan Guru. Saya akan memperbaiki sistem pemerintahan, melawan korupsi dan menegakkan keadilan bagi semua rakyat.”

“Oh, jawaban njenengan bagus sekali. Namun, sebelum njenengan melakukan semua itu, ada satu hal yang harus njenengan lakukan lebih dahulu,” sahut Imam Asy-Syafii. Seraya memandang tajam si politisi.

“Menopo, nggih, Tuan Guru?” tanya si politisi. Sangat penasaran dan ingin tahu.
“Njenengan pertama-tama perlu belajar mendengarkan seluruh ucapan dan keluhan istri njenengan dengan penuh perhatian dan sabar. Jika njenengan mampu mengatasi hal itu, njenengan akan siap untuk mengatasi tugas-tugas yang lebih besar dan berat,” jawab Imam yang terkenal berwawasan luas dan moderat itu. Sambil tersenyum kecil.

Mendengar nasehat yang lucu dan mengejutkan tersebut, si politisi sejenak terdiam. Namun, ia kemudian tersenyum dan menyadari pentingnya kepemimpinan yang mencakup penghargaan terhadap keluarga dan kehidupan pribadi.

Mereka berdua kemudian tertawa bersama. Si politisi merasa terinspirasi oleh nasehat humor dan bijak dari Imam Asy-Syafii. Ia menyadari, kepemimpinan yang baik melibatkan kejujuran, sikap rendah hati, kesabaran, sigap dalam mengayomi, kesederhanaan, dan keseimbangan dalam segala aspek kehidupan.

Tags: Catatan Rofi' UsmaniImam Syafi'iMakin Tahu Indonesia
Previous Post

‎Pranata Mangsa, Kearifan Waktu dalam Lima Pasaran Jawa

Next Post

Ngerti, Ngroso, Nglaku: Tiga Kata yang Terlupa di Sekolah Kita

BERITA MENARIK LAINNYA

Gen Z, Kopi, dan Panggung Bernama Menghidupi Instastory
Cecurhatan

Gen Z, Kopi, dan Panggung Bernama Menghidupi Instastory

28/10/2026
Industri Pencitraan Pahlawan: Politik Vigilantisme Batman dan Pejabat Ngonten
Cecurhatan

Industri Pencitraan Pahlawan: Politik Vigilantisme Batman dan Pejabat Ngonten

22/10/2026
Kenapa Kita Manut Sama Apa Saja: Dari Jurnal Tier Atas Sampai Jebakan Nalar Impor
Cecurhatan

Kenapa Kita Manut Sama Apa Saja: Dari Jurnal Tier Atas Sampai Jebakan Nalar Impor

15/10/2026

Anyar Nabs

Salam Tiga Jari di Demo Hari Sumpah Pemuda 2026, Simbol Perlawanan ala The Hunger Games

Salam Tiga Jari di Demo Hari Sumpah Pemuda 2026, Simbol Perlawanan ala The Hunger Games

29/10/2026
Gen Z, Kopi, dan Panggung Bernama Menghidupi Instastory

Gen Z, Kopi, dan Panggung Bernama Menghidupi Instastory

28/10/2026
Membaca Supremasi Masyarakat Sipil dalam Naskah Kuno Bojonegoro

Membaca Supremasi Masyarakat Sipil dalam Naskah Kuno Bojonegoro

27/10/2026
Kiat Melatih Fokus Lewat Membaca Buku di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Kiat Melatih Fokus Lewat Membaca Buku di Tengah Gempuran Distraksi Digital

26/10/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: