Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Dunbar’s Number dan Lingkaran Pertemanan yang Makin Mengecil

Mahfudin Akbar by Mahfudin Akbar
07/03/2020
in Cecurhatan
Dunbar’s Number dan Lingkaran Pertemanan yang Makin Mengecil

Tiap orang diperkirakan hanya bisa memiliki 150 koneksi dalam satu waktu. Pernyataan tersebut merupakan salah satu penjelasan dari teori Dunbar’s Number yang dikenalkan oleh antropolog asal Britania Raya, Robin Dunbar.

Semakin dewasa, lingkaran pertemanan semakin mengecil. Ungkapan tersebut mungkin kerap muncul dan berseliweran di timeline sosial media kita. Memang, tak bisa dipungkiri bahwa semakin kita dewasa, jumlah orang-orang terdekat jadi terasa makin sedikit.

Ketika dewasa, waktu untuk berkumpul bersama teman maupun sahabat berkurang drastis. Mungkin karena kesibukan terhadap pekerjaan, atau sibuk menghabiskan waktu bersama dengan pasangan, baik itu suami maupun istri. Tak ayal, ungkapan terkait makin minimnya teman saat sudah dewasa jadi seperti kenyataan.

Hal itu jadi perhatian peneliti sekaligus antropolog asal Britania Raya, Robin Dunbar. Dalam penelitiannya, sang antropolog menarik kesimpulan lewat teori Dunbar’s Number, bahwa manusia punya batas koneksi pertemanan atau hubungan sosial.

Menurut teori yang dikemukakan oleh Dunbar tersebut, lingkaran sosial terkecil hanya terdiri dari 5 orang. Diikuti oleh lapisan yang terdiri dari 15 orang (sahabat), 50 orang (teman), 150 orang (kontak penting) dan 1500 (orang yang bisa dikenali).

Bagi Dunbar, seseorang hanya memiliki setidaknya 5 orang terdekat yang dianggap paling bisa dipercaya. Lingkaran paling kecil tersebut punya peran besar dalam support system seseorang.

Support system memang jadi hal yang cukup penting dalam kehidupan sosial saat ini. Tanpa support system, kita mungkin akan kesulitan untuk menjalani kehidupan sehari-hari yang dipenuhi oleh beragam masalah.

5 orang paling dekat menurut teori Dunbar tersebut, dianggap mampu membantu mengatasi masalah yang mendera kita, bahkan ketika tidak meminta. Mereka adalah orang-orang yang paling mengerti tentang seluk beluk sifat kita. Baik itu orang tua, saudara, pasangan, bahkan sahabat terbaik kita.

Dalam support system, kita memang tak membutuhkan banyak orang. Kita hanya memerlukan orang-orang yang benar peduli dan bisa dipercaya. Ketika ada masalah yang mendera, mereka adalah orang pertama yang musti dicari dan ditemui.

Jika berada dalam masalah, jangan ragu untuk bercerita. Keluh kesah atau masalah tidak harus dipendam sendiri. Libatkan orang lain dalam usaha untuk menyelesaikan masalah. Lewat cara tersebut, setidaknya kita bisa membagi masalah yang sedang kita hadapi dengan orang-orang yang paling dicintai dan dipercayai.

Jadi, jangan takut Nabs ketika beranjak dewasa merasa semakin sedikit teman yang bisa ditemui atau dimintai tolong. Karena pada dasarnya, seseorang mungkin hanya memiliki 15 orang yang benar-benar penting dan dapat dipercaya dalam kehidupannya. Setidaknya itu yang ingin dikemukakan oleh Robin Dunbar.

Tak ada salahnya untuk mempelajari lebih dalam mengenai teori Dunbar’s Number. Siapa tahu Nabs, jika memang benar ada limit tentang jumlah orang yang berinteraksi dalam kehidupan sosial kita.

Tags: Dunbar NumberSupport System
Previous Post

Ah Cuma Gambar

Next Post

Menikung Dengan Keris

BERITA MENARIK LAINNYA

Kekuasaan yang Berkedok Tradisi?
Cecurhatan

Kekuasaan yang Berkedok Tradisi?

05/05/2026
Prometheus, Api, dan Kesunyian: Hikmah Humor dan Pencurian (15)
Cecurhatan

Prometheus, Api, dan Kesunyian: Hikmah Humor dan Pencurian (15)

04/05/2026
Pendidikan Indonesia dan Tantangan terhadap Dunia Kerja
Cecurhatan

Pendidikan Indonesia dan Tantangan terhadap Dunia Kerja

03/05/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Kekuasaan yang Berkedok Tradisi?

Kekuasaan yang Berkedok Tradisi?

05/05/2026
Prometheus, Api, dan Kesunyian: Hikmah Humor dan Pencurian (15)

Prometheus, Api, dan Kesunyian: Hikmah Humor dan Pencurian (15)

04/05/2026
Pendidikan Indonesia dan Tantangan terhadap Dunia Kerja

Pendidikan Indonesia dan Tantangan terhadap Dunia Kerja

03/05/2026
Hukum atau Senjata?

Hukum atau Senjata?

02/05/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: