Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Filsafat: Jawaban Atas Firasat

Muhammad Rofiul Alim by Muhammad Rofiul Alim
27/11/2021
in Cecurhatan
Filsafat: Jawaban Atas Firasat

Hatimu sedang tersayat dan berkarat? Berfilsafatlah.

Setiap manusia pernah merasa bahagia dan kesedihan. Bahkan kekecewaan yang mendalam, Nabs.

Kegelisahan yang tidak menjawab sebuah persoalan yang dihadapi, terkadang menjadi tekanan sendiri walaupun di tengah keramaian tetap terasa sepi.

Manusia pada dasarnya memerlukan semua rasa dan kegelisahan yang perlahan membentuk ombak-ombak kebijaksanaan yang besar.

Berharap dan memberi harapan tanpa uluran tangan, seperti halnya makanan yang tidak dihidangkan.

Semua kejadian seakan sebuah ujian namun beserta sebuah jawaban. Perasaan yang tak bertuan menjadikan tangisan di bawah guyuran air hujan tanpa menghadirkan cahaya sebagai bentuk bayang-bayang keadilan.

Rasa kecewa yang mendalam terlebur dengan sempurna menjadi sebuah harapan ditengah kerinduan kasih sayang. Filsafat, menjawab atas firasat!

Kejadian yang terasa mengecewakan hanya dugaan pikiran yang hilang dengan sandiwara kelucuan.

Bersandar pada cinta akan menumbuhkan kebijaksanaan yang mendalam dengan hangatnya pelukan Tuhan.

Tidak perlu merasa tersakiti, apalagi sakit hati, ini hanya penokohan panggung dalam hitungan jari.

Filsafat mengantarkan kita dalam posisi yang seimbang dan menghilangkan rasa bimbang.

Firasat yang membuat penat menjadikan hati yang berkarat dan terasa berat. Filsafat menjawab atas firasat untuk merubah langkah kaki yang berat, perlahan-lahan terangkat dan menyembuhkan hati yang tersayat.

Kesepian hanya perasaan yang tidak menghadirkan Tuhan. Jangan merasa kesepian, tumbuhkan kesadaran bahwa alam semesta ada dalam dirimu.

Kekecewaan yang menghampiri kita adalah sebuah pesan! Jika menurutmu penting bacalah dan jika tidak cukup penting maka hapus serta lupakan.

Jika keindahan dunia tertulis dengan kata, kasih sayang tersimpan dalam dada, jadikan kekecewaan hanya terlintas dalam telinga.

Sudut pandang yang tidak sejalan menjadikan kehidupan dengan pilihan yang beragam. Layaknya burung dengan dua sayapnya terbang dan melihat keindahan. “Tuhan membolak-balikkan hatimu dan mengajarkan hal yang bertolak belakang, agar kau punya dua sayap untuk terbang!”, begitulah kalimat yang diutarakan oleh sufi plus pujangga kenamaan di dunia, Maulana Jalaluddin Rumi.

Tags: FilsafatFirasatPikiran
Previous Post

KOPRI Raden Paku Gelar Workshop Entrepeneur dan Serasehan Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan

Next Post

Islam, Rahmatan Lil 'Alamin?

BERITA MENARIK LAINNYA

Ketika Barat Sudah Tak Jadi Hakim Utama Ilmu Sejarah
Cecurhatan

Ketika Barat Sudah Tak Jadi Hakim Utama Ilmu Sejarah

27/07/2026
Rampungkan Peta Mitigasi Longsor, Mahasiswa KKN Unigoro Buat Data Rujukan untuk Desa
Cecurhatan

Rampungkan Peta Mitigasi Longsor, Mahasiswa KKN Unigoro Buat Data Rujukan untuk Desa

26/07/2026
Rahang Purba dari Jetak: Ketika Bengawan Kembali Membuka Ingatannya
Cecurhatan

Rahang Purba dari Jetak: Ketika Bengawan Kembali Membuka Ingatannya

26/07/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Ketika Barat Sudah Tak Jadi Hakim Utama Ilmu Sejarah

Ketika Barat Sudah Tak Jadi Hakim Utama Ilmu Sejarah

27/07/2026
Rampungkan Peta Mitigasi Longsor, Mahasiswa KKN Unigoro Buat Data Rujukan untuk Desa

Rampungkan Peta Mitigasi Longsor, Mahasiswa KKN Unigoro Buat Data Rujukan untuk Desa

26/07/2026
Rahang Purba dari Jetak: Ketika Bengawan Kembali Membuka Ingatannya

Rahang Purba dari Jetak: Ketika Bengawan Kembali Membuka Ingatannya

26/07/2026
Teori Syahadah dan Alasan Mengapa Iran Masih Bertahan

Teori Syahadah dan Alasan Mengapa Iran Masih Bertahan

25/07/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: