Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Kanker, Pembunuh Terbaik Nomor Dua di Dunia

Shoffan Maulana by Shoffan Maulana
16/02/2021
in Sainsklopedia
Kanker, Pembunuh Terbaik Nomor Dua di Dunia

Selain penyakit jantung, kanker adalah pembunuh yang amat berbahaya. Berikut penjelasan tentang pembunuh terbaik nomor dua di dunia ini. 

Hari ini mungkin sudah agak terlambat untuk membahas kanker, karena sudah jauh dari hari kanker sedunia. Namun ijinkan saya untuk berbagi sedikit pengetahuan saya terkait penyakit yang bertanggung jawab atas 1 dari 6 penyebab kematian di dunia ini.

Kanker, merupakan istilah umum yang disematkan untuk sebagian besar penyakit yang menyerang bagian tubuh manapun. Istilah lain yang juga digunakan ialah tumor ganas dan neoplasma.

Secara singkat kanker didefinisikan sebagai pertumbuhan sel secara abnormal. Sel tersebut bertumbuh secara cepat di luar batasan normal lalu menyebar ke organ lain yang berdekatan sehingga menurunkan kinerja organ yang terjangkit. Proses terakhir ini disebut metastasis (WHO). Metastasis ini yang menjadi penyebab primer kematian akibat serangan kanker.

World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa pada tahun 2018 terhitung ada 9,6 juta kasus kematian yang disebabkan oleh kanker. Dan berikut merupakan kasus terbanyak penderita kanker.

  • Kanker paru-paru 2,09 juta kasus
  • Kanker payudara 2,09 juta kasus
  • Kanker kolorektal (usus besar) 1,8 juta kasus
  • Kanker prostat 1,28 juta kasus
  • Kanker kulit (non-melanoma) 1,04 juta kasus
  • Kanker perut 1,03 juta kasus

 

Sedangkan kanker yang menyebabkan kematian paling tinggi adalah:

  • Kanker paru-paru 1,76 juta kematian
  • Kanker kolorektal (usus besar) 862.000 kematian
  • Kanker perut 783.000 kematian
  • Kanker liver 782.000 kematian
  • Kanker payudara 627.000 kematian

Apa yang Menyebabkan Kanker?
Kanker dimulai dari adanya transformasi sel normal yang menjadi sel-sel tumor dalam proses multistage yang secara umum berkembang dari jaringan yang tak normal dalam tubuh (pra-kanker) sehingga menjadi tumor ganas.

Hal tersebut dapat terjadi karena hasil dari interaksi antara faktor genetik dan agen eksternal pembawa, sehingga membentuk mutasi tertentu pada sel dan di organ terjangkit. Seperti halnya ketika bensin bereaksi terhadap panas yang berlebih sehingga menimbulkan kebakaran atau ledakan.

WHO melalui International Agency for Research on Cancer (IARC) mengklasifikasikan agen penyebab kanker sebagai berikut.

      Karsinogen fisik. Seperti paparan sinar ultraviolet dan radiasi terionisasi. Karsinogen kimiawi. Seperti asbestos, komponen asap dari rokok, aflatoxin (makanan yang terkontaminasi), dan arsenik (minuman yang terkontaminasi). Kontaminasibiologis Seperti terinfeksi virus, bakteri, atau parasit.

Selain itu, penuaan juga menjadi faktor fundamental penyebab timbulnya kanker. Secara dramatis penuaan memperkuat risiko munculnya kanker yang secara spesifik menyerang faktor-faktor yang berkaitan dengan pertambahan usia.

Melawan Kanker
Ada sekitar 30-50% kanker dapat dicegah dengan memitigasi risiko faktor-faktor pembentuknya yang ternyata telah terbukti keberhasilannya. Mitigasi tersebut juga dapat digunakan untuk mengurangi perkembangan kanker bagi pengidap kanker sekalipun dengan deteksi awal dan manajemen yang terus diawasi oleh dokter.

Berikut merupakan faktor risiko yang mempengaruhi:

  • Konsumsi tembakau (berkontribusi atas 22% kematian akibat kanker)
  • Obesitas, kurangnya kegiatan fisik, minuman beralkohol. Seper tiga kasus kanker didominasi oleh kebiasaan dan pola makan yang buruk seperti obesitas, asupan buah dan sayur, kurangnya aktivitas fisik, konsumsi tembakau, dan alkohol.
  • Seks bebas dan infeksi oleh hepatitis. 25% dari total jumlah kasus di negara menengah ke bawah disebabkan oleh infeksi seperti hepatitis dan HPV (Human Papilloma Virus). Dan vaksinasi terhadap virus HPV dan hepatitis B dapat mencegah 1 juta kasus kanker setiap tahunnya.
  • Radiasi UV dan ionisasi
  •  Polusi udara
  •  Asap dan hasil pembakaran lainnya
  • Faktor tidak langsung. Sekitar 70% kematian kanker berasal dari negara dengan penghasilan menengah ke bawah. Hal ini diperkuat dengan adanya data pada tahun 2017 yang menyebutkan bahwa hanya 26% negara low-income yang melaporkan memiliki pusat patologi di fasilitas umum mereka. Dibandingkan dengan negara dengan high-income yang melaporkan memiliki layanan tersebut lebih dari 90%.
  •  Hanya 1 dari 5 negara dengan kategori menengah ke bawah yang memiliki data dan kebijakan terkait mitigasi kanker.

 

 

Sumber data:

Ferlay J, Soerjomataram I, Ervik M, Dikshit R, Eser S, Mathers C et al. GLOBOCAN 2012 v1.0, Cancer Incidence and Mortality Worldwide: IARC Cancer Base No. 11. Lyon, France: International Agency for Research on Cancer; 2013.

GBD 2015 Risk Factors Collaborators. Global, regional, and national comparative risk assessment of 79 behavioural, environmental and occupational, and metabolic risks or clusters of risks, 1990-2015: A Systematic Analysis for The Global Burden of Disease Study 2015. Lancet. 2016 Oct; 388 (10053):1659-1724.

Plummer M, de Martel C, Vignat J, Ferlay J, Bray F, Franceschi S. Global Burden of Cancers Attributable to Infections in 2012: A Synthetic Analysis. Lancet Glob Health. 2016 Sep;4(9):e609-16. doi: 10.1016/S2214-109X (16)30143-7.

Stewart BW, Wild CP, editors. World cancer report 2014
Lyon: International Agency for Research on Cancer; 2014.

Global Initiative for Cancer Registry Development. International Agency for Research on Cancer.
Lyon: France 

 

 

Tags: Hari KankerKanker
Previous Post

Kamu dan Diri Sendiri, Sebuah Perbincangan

Next Post

Sainslosofi: Pelajaran Penting dari Bintang, Bumi dan Padi

BERITA MENARIK LAINNYA

‎Medang Kamulan: Cikal Bakal Njipangan
Sainsklopedia

‎Medang Kamulan: Cikal Bakal Njipangan

10/08/2025
‎Desa Pungpungan, Peradaban Medang yang Terlupakan
Sainsklopedia

‎Desa Pungpungan, Peradaban Medang yang Terlupakan

05/08/2025
‎Sumbu Kosmologis Bojonegoro
Sainsklopedia

‎Sumbu Kosmologis Bojonegoro

30/07/2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Perut yang Menjadi Peta Kemiskinan

Perut yang Menjadi Peta Kemiskinan

14/04/2026
‎Wabup Bojonegoro Beri Perhatian pada Daffa, Si Bocah Jenius yang Bisa Rakit Robot

‎Wabup Bojonegoro Beri Perhatian pada Daffa, Si Bocah Jenius yang Bisa Rakit Robot

13/04/2026
Dari Pildacil hingga Olimpiade, Ar-Ridwan Competition 2026 Latih Mental Juara

Dari Pildacil hingga Olimpiade, Ar-Ridwan Competition 2026 Latih Mental Juara

12/04/2026
Seorang Pemuda di Rembang Jadikan Bibit Mangga sebagai Mahar Pernikahan

Seorang Pemuda di Rembang Jadikan Bibit Mangga sebagai Mahar Pernikahan

12/04/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: