Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Kebijakan Pemprov untuk Atasi Meningkatnya Kembali Kasus Covid-19 di Jawa Timur

Mahfudin Akbar by Mahfudin Akbar
10/05/2020
in Peristiwa
Kebijakan Pemprov untuk Atasi Meningkatnya Kembali Kasus Covid-19 di Jawa Timur

Sempat mengalami penurunan beberapa waktu lalu, kasus covid-19 di Jawa Timur kembali naik signifikan. Pemprov Jawa Timur pun mengambil kebijakan untuk mengatasi masalah ini.

Sebaran pasien positif covid-19 di Jawa Timur kembali melonjak. Padahal, beberapa hari lalu terjadi tren penurunan. Ironisnya, 12 hari pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik) belum mampu menunjukkan penurunan yang signifikan.

Hingga Sabtu (9/5/2020) tercatat total kasus positif Covid19 di Jatim sebanyak 1,409 pasien. Dari jumlah ini pasien yang sembuh sebanyak 230 orang, dirawat 1,036 orang dan meninggal 143 orang.

Angka sebaran Covid-19 di Surabaya Raya yang menerapkan PSBB cukup tinggi. Rinciannya, Surabaya 75 orang, Sidoarjo 18 orang, sedangkan Gresik hari ini tidak ada penambahan.

Kemudian di luar Surabaya Raya, tambahan terjadi di Kabupaten Malang satu kasus, Kabupaten Lamongan dua kasus, dan Pasuruan 21 kasus. Kemudian Lumajang, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Kota Malang, Jombang, masing-masing bertambah satu, serta Kabupaten Bondowoso tiga dan Nganjuk bertambah dua kasus.

Ada potensi penambahan kasus positif juga di Bojonegoro. Di mana muncul klaster baru di Pasar Kota Bojonegoro setelag dilakukannya rapid test.

Sementara itu, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) total tercatat 3,971 orang dan Orang Dalam Pengawasan sebanyak 21131 orang.

Melihat masih tingginya kasus positif Covid19 di Jatim, disepakati penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya Raya diperpanjang hingga Senin (25/5/2020). Selain karena masifnya penyebaran virus, juga karena infeksi Cobid19 di dalam tubuh seseorang bisa di atas 14 hari.

Perpanjangan PSBB ini diumumkan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, usai melakukan rapat bersama Sekretaris Kota Surabaya, Bupati Gresik dan Plt Bupati Sidoarjo serta jajaran Forkopimda, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (9/5).

“Sama-sama kami menyetujui bahwa ada perpanjangan PSBB di wilayah Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. Perpanjangan dimulai dari 12 Mei-25 Mei, karena PSBB tahap 1 berakhir pada 11 Mei,” kata Khofifah seperti dikutip dari web resmi Kominfo Jawa Timur.

Keputusan perpanjangan PSBB diambil berdasarkan rekomendasi Tim Ahli Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Dalam kajian tersebut, disebutkan sebanyak 70 persen pasien kasus Covid-19, masih memiliki tingkat infeksius atau penularan di atas 14 hari. Selain itu, angka infeksi masih terus bertambah signifikan.

“Tujuh puluh persen sesungguhnya infeksi dari Covid-19 bisa tetap bergerak di atas 14 hari, oleh karena itu memang 14 hari untuk masa PSBB dilakukan secara epidemiologi ini tidak cukup, untuk bisa menjamin berhentinya Covid-19,” katanya.

Sebelumnya, PSBB di Surabaya Raya telah dilakukan sejak 28 April 2020 hingga 11 Mei 2020. Namun dengan ditambahnya masa pemberlakuan PSBB tersebut, Gubernur Khofifah dengan tegas meminta masyarakat meningkatkan kedisiplinan dalam menjalani aturan PSBB. Seperti menjaga jarak, pemakaian masker, tak keluar rumah kecuali ada kepentingan mendesak dan sejumlah protokol kesehatan lainnya.

Tags: Covid-19Jawa TimurKhofifah
Previous Post

Warung Pak Kamto; Memorabilia Bengawan Solo di Bojonegoro

Next Post

Ria Risti, Merajut Asa Lewat Program Beasiswa Banyu Urip

BERITA MENARIK LAINNYA

Di Tengah APBD Raksasa, Ribuan Anak Bojonegoro Masih Sulit Bersekolah
Peristiwa

Di Tengah APBD Raksasa, Ribuan Anak Bojonegoro Masih Sulit Bersekolah

24/07/2026
Ajak Siswa SMP Manfaatkan Bonggol Jagung, KKN Unigoro Beri Edukasi Pentingnya Kelola Limbah
Peristiwa

Ajak Siswa SMP Manfaatkan Bonggol Jagung, KKN Unigoro Beri Edukasi Pentingnya Kelola Limbah

24/07/2026
Realisasikan Visi Pembangunan Manusia, Pemkab Bojonegoro dan EMCL Sepakati Penguatan Pendidikan STEM
Peristiwa

Realisasikan Visi Pembangunan Manusia, Pemkab Bojonegoro dan EMCL Sepakati Penguatan Pendidikan STEM

22/07/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Rampungkan Peta Mitigasi Longsor, Mahasiswa KKN Unigoro Buat Data Rujukan untuk Desa

Rampungkan Peta Mitigasi Longsor, Mahasiswa KKN Unigoro Buat Data Rujukan untuk Desa

26/07/2026
Rahang Purba dari Jetak: Ketika Bengawan Kembali Membuka Ingatannya

Rahang Purba dari Jetak: Ketika Bengawan Kembali Membuka Ingatannya

26/07/2026
Teori Syahadah dan Alasan Mengapa Iran Masih Bertahan

Teori Syahadah dan Alasan Mengapa Iran Masih Bertahan

25/07/2026
Di Tengah APBD Raksasa, Ribuan Anak Bojonegoro Masih Sulit Bersekolah

Di Tengah APBD Raksasa, Ribuan Anak Bojonegoro Masih Sulit Bersekolah

24/07/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: