Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Ketika Tanah Bertemu Kekuasaan

Redaksi by Redaksi
16/09/2026
in Redaksi
Ketika Tanah Bertemu Kekuasaan

Problema Tanah dan Kuasa

Tanah memang diam. Namun di balik sebidang tanah, banyak hal bergerak: sertifikat, HGB, pejabat, pengusaha, perantara, hingga uang.

Senin, (14/9/2026), KPK melakukan OTT di wilayah Jabodetabek terkait dugaan korupsi pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor. Sehari kemudian (15/9/2026), KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka dan menahan mereka.

Kasus ini menarik bukan hanya karena siapa yang ditangkap, tetapi karena memperlihatkan bagaimana pelayanan pertanahan dapat menjadi titik temu antara administrasi negara, kepentingan bisnis, dan jaringan kekuasaan.

Secara resmi, urusan pertanahan memiliki prosedur: permohonan, pemeriksaan, verifikasi, hingga keputusan. Namun ketika kepentingan ekonomi bertemu dengan akses kekuasaan, muncul pertanyaan: apakah prosedur tetap menjadi satu-satunya jalan?

KPK menyebut empat dari delapan tersangka sebagai pihak yang diduga orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Nusron sendiri belum ditetapkan sebagai tersangka; KPK menyatakan kemungkinan pemeriksaannya bergantung pada kebutuhan penyidikan.

Di sinilah persoalan menjadi lebih besar. Tanah bukan sekadar bidang dalam peta. Status hukumnya menentukan nilai ekonomi, hak penggunaan, pembangunan, bahkan masa depan seseorang atau perusahaan.

Dalam urusan tanah, selembar dokumen dapat mengubah nilai sebuah ruang. Karena itu, kewenangan administratif yang tampak kecil di atas meja birokrasi bisa memiliki konsekuensi ekonomi yang besar di lapangan. Di titik inilah pelayanan publik membutuhkan transparansi, bukan sekadar prosedur.

Maka yang perlu dilihat bukan hanya siapa menerima uang, tetapi juga bagaimana jaringan itu bekerja.

Siapa membuka akses? Siapa menjadi penghubung? Mengapa jalur informal bisa muncul di antara prosedur formal? Sebab korupsi tidak selalu tumbuh karena aturan tidak ada. Kadang ia tumbuh karena aturan memiliki banyak pintu, sementara sebagian orang memiliki kunci lebih banyak.

Yang dipertaruhkan akhirnya bukan hanya satu bidang tanah atau satu proses HGB. Yang dipertaruhkan adalah kepercayaan bahwa hukum pertanahan bekerja dengan ukuran yang sama bagi semua orang. Jika akses kepada negara dapat dipengaruhi oleh kedekatan dan transaksi, maka batas antara pelayanan publik dan kepentingan pribadi menjadi kabur.

Karena itu, penyelesaian perkara tidak cukup berhenti pada penindakan terhadap orang-orang yang diduga terlibat. Perlu dilihat pula celah administratif yang memungkinkan hubungan informal tumbuh di antara prosedur resmi. Digitalisasi, keterbukaan proses, pengawasan, dan pembatasan ruang diskresi menjadi penting agar pelayanan pertanahan tidak bergantung pada siapa yang mengenal siapa.

Tanah boleh diam. Tetapi cara negara mengurus tanah selalu menunjukkan bagaimana kekuasaan bekerja.

Tags: Birokrasi PertanahanNusron WahidOTT KPK PertanahanTanah Jaringan Negara
Previous Post

Dedolarisasi dan Si Kancil di Jazirah Arab

BERITA MENARIK LAINNYA

WKP Gunung Pandan: Skala Manusiawi atau Skala Industri?
Redaksi

WKP Gunung Pandan: Skala Manusiawi atau Skala Industri?

02/09/2026
Merchandise Sosial: Kepentingan Kapital di Balik Fanatisme dan Rivalitas
Redaksi

Merchandise Sosial: Kepentingan Kapital di Balik Fanatisme dan Rivalitas

18/08/2026
Luxembourg: Negara Seluas Kabupaten Bojonegoro, Jantung Keuangan Eropa
Redaksi

Luxembourg: Negara Seluas Kabupaten Bojonegoro, Jantung Keuangan Eropa

08/08/2026

Anyar Nabs

Ketika Tanah Bertemu Kekuasaan

Ketika Tanah Bertemu Kekuasaan

16/09/2026
Dedolarisasi dan Si Kancil di Jazirah Arab

Dedolarisasi dan Si Kancil di Jazirah Arab

15/09/2026
Ironi Lulusan Sarjana di Desa: Ketika Gelar Kalah Pamor dari Menantu Juragan dan Abdi Negara

Ironi Lulusan Sarjana di Desa: Ketika Gelar Kalah Pamor dari Menantu Juragan dan Abdi Negara

14/09/2026
Pameran Temporer 2026: Membuka Jejak Peradaban Bojonegoro

Pameran Temporer 2026: Membuka Jejak Peradaban Bojonegoro

13/09/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: