Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Ketua DPRD Bojonegoro Imbau Tradisi Ramadhan Terus Dipertahankan

Aska Pradipta by Aska Pradipta
11/03/2026
in Peristiwa
Ketua DPRD Bojonegoro Imbau Tradisi Ramadhan Terus Dipertahankan

Ketua DPRD Bojonegoro, Abdulloh Umar

Bojonegoro punya sejumlah tradisi khas Ramadan seperti Oklik Sahur, Colok-colok Malem Songo, hingga Nikahan Malam Songo. Ketua DPRD Bojonegoro, Abdulloh Umar, mengimbau agar tradisi khas tersebut terus diuri-uri. 

Ramadhan di Bojonegoro tidak hanya hadir dalam bentuk ritual ibadah seperti puasa, tarawih, dan tadarus. Di balik itu, ada denyut tradisi lokal yang sejak lama ikut memuliakan bulan suci. Dari Oklik Sahur, Colok-colok Malem Songo, hingga nikahan Malem Songo, masyarakat Bojonegoro memiliki cara khas untuk merayakan Ramadhan dengan rasa yang sangat lokal.

‎Tradisi-tradisi ini memperlihatkan satu hal penting: Islam di tanah Jawa, khususnya Bojonegoro, tumbuh tidak dengan menyingkirkan budaya, melainkan berkelindan dengannya. Ramadhan menjadi ruang perjumpaan antara syariat dan lokalitas—antara ajaran agama dan cara masyarakat memaknainya dalam kehidupan sehari-hari.

‎Ketua DPRD Bojonegoro, Abdulloh Umar, mengingatkan bahwa tradisi-tradisi lokal semacam itu perlu terus dipelihara dan dimunculkan. Menurutnya, Bojonegoro memiliki kekayaan tradisi Ramadhan yang patut dijaga, terutama Oklik Sahur, Colok-colok Malam Songo, hingga kebiasaan Nikahan Malam Songo yang sudah lama dikenal masyarakat.

‎Namun Umar mengakui, di tengah majunya ekosistem digital dan perubahan gaya hidup masyarakat, sebagian tradisi mulai memudar. Yang paling terasa adalah tradisi Oklik Sahur—kebiasaan membangunkan warga untuk sahur, dengan bunyi bambu yang dipukul berirama dari kampung ke kampung. Kini, kata dia, tradisi itu semakin jarang ditemui. Kalaupun ada, sering digantikan oleh pengeras suara dengan volume keras yang tidak membantu, tapi justru mengganggu.

‎“Kalau bisa oklik sahur terus diadakan. Tapi benar-benar oklik bambu, bukan soundsystem yang justru sangat mengganggu,” ujar Umar pada Jurnaba (11/3/2026).

Umar menegaskan, Bojonegoro punya sejumlah tradisi Ramadan yang cukup khas. Selain Oklik Sahur, tradisi ramadan Bojonegoro yang harus terus dirawat dan dipelihara adalah Colok-colok Malem Songo dan Nikahan Malam Songo. Menurut Umar kedua tradisi ini adalah aset budaya yang tentu, memberi tauladan positif bagi generasi mendatang.

Ketua DPRD Bojonegoro, Abdulloh Umar, mengimbau agar tradisi Ramadan di Bojonegoro terus diuri-uri dan dihidupkan.

Colok-colok Malem Songo, merupakan tradisi di malam 29 Ramadhan untuk menyalakan obor di jalan desa, sebagai wujud syukur bahagia atas nikmat bulan puasa. Sementara Nikahan Malam Songo, adalah prosesi menikah pada malam 29 Ramadhan. Prosesi menikah ini, ditujukan untuk mengambil momen ngalap berkah Ramadhan.

“Nah, Bojonegoro punya tradisi-tradisi ini. Dan ini adalah aset budaya. Karena itu harus terus diuri-uri” ucap Umar.

‎Bagi Umar, menjaga tradisi semacam ini bukan sekadar nostalgia masa lalu. Ia adalah bagian dari merawat identitas kultural masyarakat Bojonegoro—bahwa Ramadhan tidak hanya hidup di masjid dan mushala, tetapi juga di lorong-lorong kampung, dalam bunyi bambu, cahaya obor malam, dan kebersamaan warga yang sejak lama membentuk wajah Ramadhan di daerah ini.

‎Jika dirawat dengan baik, tradisi-tradisi itu bukan hanya akan bertahan, tetapi juga terus menjadi penanda bahwa Ramadhan di Bojonegoro selalu punya wajahnya sendiri—sederhana, akrab, dan berakar kuat pada budaya lokal.

Tags: Abdulloh Umarcolok-colok malem songoKetua DPRD BojonegoroNikah Malam SongoOklik Bojonegoro
Previous Post

‎Para Lansia di Bojonegoro Terima Becak Listrik dari Presiden Prabowo

Next Post

Al Farabi, Maestro Filsafat yang Menundukkan Dunia dengan Musik

BERITA MENARIK LAINNYA

Komisi C DPRD Bojonegoro Dorong Mitigasi Bencana Jangka Panjang
Peristiwa

Komisi C DPRD Bojonegoro Dorong Mitigasi Bencana Jangka Panjang

06/10/2026
Belajar dari Yogyakarta, Dewan Pendidikan Bojonegoro Rancang Pendidikan Khas
Peristiwa

Belajar dari Yogyakarta, Dewan Pendidikan Bojonegoro Rancang Pendidikan Khas

01/10/2026
Hari Kopi Internasional: Melihat Dunia dari Secangkir Kopi yang Kental
Peristiwa

Hari Kopi Internasional: Melihat Dunia dari Secangkir Kopi yang Kental

01/10/2026

Anyar Nabs

Komisi C DPRD Bojonegoro Dorong Mitigasi Bencana Jangka Panjang

Komisi C DPRD Bojonegoro Dorong Mitigasi Bencana Jangka Panjang

06/10/2026
Alkemis Kebudayaan

Alkemis Kebudayaan

05/10/2026
Luncurkan Zine Langgar Penceng, Pustaka Jenggala Bahas Feodalisme dan Sikap Egaliter khas Bojonegoro

Luncurkan Zine Langgar Penceng, Pustaka Jenggala Bahas Feodalisme dan Sikap Egaliter khas Bojonegoro

04/10/2026
Bahaya Laten Hobi Mancing Mengintai Isi Kulkas Rumah Tangga

Bahaya Laten Hobi Mancing Mengintai Isi Kulkas Rumah Tangga

03/10/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: