Sejumlah penarik becak kategori lanjut usia (> 60 tahun) di Bojonegoro terima bantuan becak listrik dari presiden Prabowo. Bantuan becak listrik itu, diinisiasi Presiden Prabowo melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Serah terima Bantuan Becak Listrik tersebut digelar pada Selasa (10/3/2026) di Pendopo Pemkab Bojonegoro.
Sebanyak 200 pengayuh becak hadir dalam kegiatan itu. Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, dan jajaran Kepala OPD juga ikut naik becak listrik sebagai bagian dari langkah memperkenalkan becak listrik kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian khusus yang diberikan kepada warga Bojonegoro. Ia menekankan bahwa transformasi dari becak kayuh manual ke becak listrik akan sangat meringankan beban fisik para pengemudi.
Bupati juga mengingatkan para penerima manfaat agar menjaga aset tersebut dengan baik. Ia berpesan agar aturan berlalu lintas tetap dipatuhi demi keselamatan bersama di jalan raya. Pihaknya minta agar becak itu dirawat. Terutama cara pengisian daya (charging) seperti yang sudah disosialisasikan.
”Saya juga titip pesan kepada Pak Kapolres agar bapak-bapak ini dibantu diarahkan supaya tertib berlalu lintas. Semoga ini menjadi berkah untuk ekonomi keluarga,” ucap dia.
Perwakilan Yayasan GSN, Nuryana, menjelaskan bahwa pengadaan becak listrik ini murni bersumber dari dana pribadi Prabowo Subianto, bukan dari anggaran negara (APBN). Program ini dirancang khusus untuk memuliakan para lansia yang masih harus bekerja keras di jalanan.
Presiden melihat banyak lansia usia 60-70 tahun yang masih bekerja keras. Beliau meminta untuk mendesain becak yang mudah dioperasikan tanpa mengeluarkan tenaga besar. Menurut dia, ini adalah hadiah pribadi dari beliau agar ikhtiar bapak-bapak dalam mencari nafkah menjadi lebih ringan. Nuryana menambahkan bahwa Bojonegoro menjadi salah satu titik prioritas distribusi dari target nasional yang cukup besar. Hingga Maret 2026, lebih dari 10.000 unit telah didistribusikan di wilayah Jawa, dengan target mencapai 70.000 unit hingga tahun 2027.
”Kami berharap dukungan dari Pemerintah Daerah untuk menyediakan titik-titik pengisian daya. Selain membantu transportasi harian, kami juga berharap program ini bisa dikolaborasikan sebagai bagian dari daya tarik wisata lokal di Bojonegoro,” tutupnya.
Usai serah terima, acara dilanjutkan dengan pawai keliling dengan membawa becak listrik. Sekitar 100 an becak listrik kemudian berkeliling mulai dari pendopo, Jalan Imam Bonjol, lalu mengelilingi alun alun, melintasi Jalan Panglima Sudirman, Jalan Pahlawan, dan kembali ke Jalan P Mas Tumapel. Dalam pawai ini, Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah beserta jajaran Forkopimda dan kepala OPD naik becak listrik.








