Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Kewajiban, Norma dan Pengetahuan Manusia

Eko Prasetyo by Eko Prasetyo
29/04/2020
in Cecurhatan
Kewajiban, Norma dan Pengetahuan Manusia

Dalam kehidupan masyarakat, banyak norma yang harus diikuti. Namun tentunya kita juga menghadapi yang namanya kewajiban dalam agama islam yang harus dijalankan. Hal ini tentunya jadi sesuatu yang membingungkabk saat menjalankan aktivitas sehari-hari. Apalagi mereka yang mengikuti ajaran Islam.

Dalam islam dianjurkan mendahulukan yang wajib tentunya lalu didampingi dengan yang sunnah. Begitu seharusnya di dalam masyarakat. Yakni mendahulukan ketetapan yang telah di buat oleh pemerintah.

Tak jarang dalam kehidupan masyarakat, kita jumpai banyak orang  yang mendahulukan norma dalam menjalankan peribadatan agama islam. Kerapkali mereka mengedepankan budaya bercermin dengan tradisi terdahulu. Tapi melupakan bahwa ada syariat-syariat islam yang semestinya lebih diutamakan. Hal ini tentunya berkaitan dengan pengetahuan yang dimiliki serta difahami oleh masing masing Individu dalam hidup di masyarakat.

Dalam hidup kita sering menjumpai masyarakat yang bertipe perkotaan dan pedesaan. Dalam masyarakat perkotaan lebih mudah untuk menerima ajaran yang diterapkan dalam syariat-syariat Islam.

Sebaliknya dengan masyarakat pedesaan mereka lebih mengutamakan dengan kebudayaan yang sudah mendarah daging dari nenek moyang mereka. Kepercayaan akan dinamisme dan animisme masih banyak ditemukan.

Ini jadi pekerjaan rumah tentunya untuk mereka yang memiliki pengetahuan, tentang hal mana yang musti didahulukan antara kewajiban syariat islam atau budaya tradisi nenek moyang.

Semua memiliki peran. Mereka yang memiliki pengetahuan lebih harus memberikan pemahaman serta wawasan kepada mereka yang belum mengerti tentang kewajiban dan budaya. Begitupun sebaliknya.

Mari melihat kondisi masyarakat sekarang ini. Saat di mana pandemi corona semakin merajarela. Hingga akhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan di berbagai daerah.

Bagi mereka yang kotanya tidak dan belum terjangkit tentu tidak ada perlakuan PSBB. Mungkin sekadar karantina wilayah bagi mereka yang baru pulang atau bepergian jauh. Utamanya mereka yang pulang dari Redzone (Zona Merah). Dalam hal ini tentunya sudah kita temui pemberian jarak pada shof-shof sholat guna mengantisipasi agar tidak adanya terjangkit Covid-19 lagi dan tidak semakin meluas.

Namun jika dalam sholat ada pemberian jarak tetapi dalam pelaksanaan adat atau kebudayaan kenduri tetap berdempetan, tentu hal ini mempermainkan bagian dari syariat islam.

Memahami konteks dan kondisi yang ada itu perlu. Supaya, tidak ada salah satu hal yang berkaitan dengan norma, kewajiban atau syariat syariat yang jadi bahan permainan semata.

Tags: Pandemi Corona
Previous Post

Muhammadiyah Covid-19 Comand Center Sediakan APD untuk Tenaga Kesehatan Bojonegoro

Next Post

Lazio Indonesia Gelontorkan Bantuan APD ke Tenaga Kesehatan Bojonegoro

BERITA MENARIK LAINNYA

Kenapa Kita Manut Sama Apa Saja: Dari Jurnal Tier Atas Sampai Jebakan Nalar Impor
Cecurhatan

Kenapa Kita Manut Sama Apa Saja: Dari Jurnal Tier Atas Sampai Jebakan Nalar Impor

15/10/2026
Menghayati Siklus Abadi Sungai Bengawan: Kemarau Tak Bisa Cebok, Penghujan Tak Bisa Jongkok
Cecurhatan

Menghayati Siklus Abadi Sungai Bengawan: Kemarau Tak Bisa Cebok, Penghujan Tak Bisa Jongkok

13/10/2026
Pria Menulis demi Membayar Tangis, Siasat Bertahan di Dunia yang Patriarkis
Cecurhatan

Pria Menulis demi Membayar Tangis, Siasat Bertahan di Dunia yang Patriarkis

12/10/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Dari Api Abadi hingga Doa Bersama, Merawat Kebersamaan di HJB 349

Dari Api Abadi hingga Doa Bersama, Merawat Kebersamaan di HJB 349

20/10/2026
Skill Saja Tak Cukup, EMCL Gembleng Etos dan Mental Kerja Para Pelajar dan Mahasiswa Magang

Skill Saja Tak Cukup, EMCL Gembleng Etos dan Mental Kerja Para Pelajar dan Mahasiswa Magang

19/10/2026
Api Abadi Singgah di Trucuk, Kali Pertama dalam Sejarah Kirab Hari Jadi Bojonegoro

Api Abadi Singgah di Trucuk, Kali Pertama dalam Sejarah Kirab Hari Jadi Bojonegoro

18/10/2026
Kirab Api Abadi: Singgah ke Bengawan, Merawat Keseimbangan Pembangunan

Kirab Api Abadi: Singgah ke Bengawan, Merawat Keseimbangan Pembangunan

17/10/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: