Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Manakib Sederhana untuk Gunawan Wiradi

Yogi Abdul Gofur by Yogi Abdul Gofur
10/12/2020
in Cecurhatan
Manakib Sederhana untuk Gunawan Wiradi

Sebuah laporan tentang manakib yang sederhana tentang Mbah Gunawan Wiradi di Ngaji Esai 5.

Beberapa pekan lalu, Indonesia telah kehilangan Sang Begawan Reforma Agraria. Dalam Ngaji Esai 5 dihelat di Taman Lokomotif pada hari Rabu (2/12), kami sedikit bercerita tentangnya.

Dalam Ngaji Esai, kawan-kawan PMII Punokawan menghelat ngaji yang bukan hanya sekadar ngaji. Ngaji Esai edisi manakib, jadi urutan Ngaji Esai 5 yang pernah kami lakukan.

Acara yang dihelat saban Rabu malam itu, diisi oleh Bung Lukman (FNKSDA Bojonegoro) dan dimoderatori oleh Feri Setiawan (Biro Sosial dan Masyarakat).

Saking antusiasnya peserta Ngaji Esai 5, acara yang dimulai dari ba’da isya’ hingga menjelang dini hari tersebut berlangsung dengan santai, bahagia, dan hidup.

Kepulan asap rokok, lampu taman, dan kursi menjadi saksi bisu acara yang dihelat Biro Jurnalistik saban Rabu malam. Tak lupa, sebelum diskusi dimulai, kami membaca Ummul Qur’an.

Lukman menyampaikan mengenai gambaran biografi Gunawan Wiradi (GWR), beberapa pemikiran Sang Begawan Reforma Agraria, peran pentingnya dalam dunia pergerakan, dan sejumlah karyanya.

Gunawan Wiradi sosok yang sangat penting di dunia reforma agraria. Pengaruhnya sangat besar bagi aktivisme agraria di Indonesia. Meski, ia tak begitu dikenal banyak orang.

Dalam Ngaji Esai 5, kami membahasnya dengan penuh semangat. Tentu sebagai wasilah agar kami bisa belajar banyak dari contoh-contoh positif yang telah diberikan Sang Begawan.

Sayang, dalam tulisan ini, saya gak bisa banyak merangkum kegiatannya. Bukan apa-apa. Ini agar kamu mau ikut Ngaji Esai. Sebab saya meyakini, sesuatu yang baik kalau bisa ikut dirasakan, sehingga tak hanya membaca cerita saja. Hehe

Tags: Gunawan WiradiNgaji Esai
Previous Post

Kelucuan Rezim di Mata Anak Milenial

Next Post

Membangkitkan Kesadaran Nulis Melalui Konsep Cecurhatan

BERITA MENARIK LAINNYA

Mengapa Makam Sayyidina Al-Husain bin Ali Ada di Kairo Mesir?
Cecurhatan

Mengapa Makam Sayyidina Al-Husain bin Ali Ada di Kairo Mesir?

26/06/2026
Cara Pandang yang Diam-diam Menguasai Kita
Cecurhatan

Cara Pandang yang Diam-diam Menguasai Kita

24/06/2026
Curaçao dan Indonesia: Bukan soal Bakat, Tapi Sistem
Cecurhatan

Curaçao dan Indonesia: Bukan soal Bakat, Tapi Sistem

23/06/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Mengapa Makam Sayyidina Al-Husain bin Ali Ada di Kairo Mesir?

Mengapa Makam Sayyidina Al-Husain bin Ali Ada di Kairo Mesir?

26/06/2026
Cara Pandang yang Diam-diam Menguasai Kita

Cara Pandang yang Diam-diam Menguasai Kita

24/06/2026
Curaçao dan Indonesia: Bukan soal Bakat, Tapi Sistem

Curaçao dan Indonesia: Bukan soal Bakat, Tapi Sistem

23/06/2026
Desa Prangi, Kampung yang Memuliakan Bengawan

Desa Prangi, Kampung yang Memuliakan Bengawan

22/06/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: