Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

‎Mapak Poso, Tradisi Megengan Masyarakat Bojonegoro

Redaksi by Redaksi
10/02/2026
in JURNAKULTURA
‎Mapak Poso, Tradisi Megengan Masyarakat Bojonegoro

Ilustrasi: Mapak Poso di Bojonegoro

Berbeda dengan Megengan pada umumnya, Mapak Poso di Bojonegoro identik kerjabakti bebersih musala dan pemakaman dalam menyambut  kedatangan bulan Ramadhan.

Mapak Poso merupakan tradisi masyarakat Bojonegoro dalam menyambut kedatangan bulan puasa. Dalam cakupan budaya Jawa yang lebih luas, tradisi ini dikenal dengan Megengan— ritual menyambut Ramadhan yang dilaksanakan di berbagai wilayah, khususnya di kawasan Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Namun, Mapak Poso di Bojonegoro memiliki kekhasan sendiri. Ia bukan semata perjamuan ambeng atau kenduri bersama, melainkan lebih identik gerak kolektif warga dalam membersihkan langgar, mushala, serta area pemakaman. Tradisi ini memperlihatkan bahwa menyongsong bulan suci bukan hanya soal ritual doa, tetapi juga tindakan sosial yang berakar pada semangat gotong royong.

Ariful Lukman, salah seorang pemuda dari Purwosari Bojonegoro menyebut, tradisi Mapak Poso menjadi kegiatan rutin menjelang bulan puasa. Biasanya warga sekitar melakukan kerjabakti bersih-bersih musala bersama. Selain itu, juga bersih-bersih pemakaman desa. Hal ini dilakukan dalam rangka menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan.

“Di kawasan Padangan, Purwosari, Kalitidu biasanya dilakukan pada Jumat terakhir bulan Sya’ban” ucap Arif

Menurutnya, pada Jumat akhir bulan Sya’ban, sejumlah pemakaman di kawasan tersebut cukup ramai. Bagi masyarakat sekitar, kondisi ini biasa dijadikan pertanda bahwa bulan Ramadhan akan segera datang. Bagi masyarakat di kawasan tersebut, bulan puasa tidak hanya disambut dengan ritual doa. Tapi juga kerjasama dan keguyuban.

Ilustrasi: Mapak Poso di salah satu pemakaman di Padangan Bojonegoro

Secara harfiah, Mapak Poso berarti “menjemput puasa”, sebuah ungkapan yang menegaskan bahwa Ramadhan dipandang sebagai tamu agung yang harus disambut dengan kesiapan fisik, mental, dan spiritual. Karena itu, Mapak Poso menjadi penanda budaya tahunan: momen kolektif yang mengumumkan bahwa bulan suci telah dekat.

Umumnya Megengan di Jawa Timur dan Jawa Tengah, tradisi menyambut Ramadhan biasanya diwujudkan melalui doa bersama, tahlilan, ziarah kubur, serta sedekah makanan dalam bentuk ambengan. Mapak Poso berada dalam lanskap tradisi yang sama, tetapi menonjolkan dimensi kerjabakti kolektif sebagai ekspresi utama.

Mapak Poso merupakan sebuah tradisi yang tidak hanya menautkan warga dengan nilai-nilai religius, tetapi juga mempererat ikatan sosial melalui kerja kolektif. Dalam Mapak Poso, tersimpan pesan bahwa Ramadhan disambut bukan hanya dengan doa, tapi juga dengan merawat kebersihan, kebersamaan, dan penghormatan pada yang telah mendahului.

Tags: Makin Tahu IndonesiaMapak PosoMegengan BojonegoroTradisi Ramadhan
Previous Post

Ngaji bersama Imam Ghazali: Menyelami Lautan Makna di Balik Bulan Puasa

Next Post

Ngaji bersama Syekh Abdul Halim Mahmud: Puasa Ramadhan dan Revolusi Spiritual

BERITA MENARIK LAINNYA

Pager Negoro: Padangan dalam Jejak Perjuangan Mancanegara Wetan
Cecurhatan

Pager Negoro: Padangan dalam Jejak Perjuangan Mancanegara Wetan

18/05/2026
‎Sidi Padangan, Mozaik Perjuangan Lintas Zaman
JURNAKULTURA

‎Sidi Padangan, Mozaik Perjuangan Lintas Zaman

08/04/2026
Wayang Tani: Narasi Kesenian dari Rahim Pertanian
JURNAKULTURA

Wayang Tani: Narasi Kesenian dari Rahim Pertanian

31/03/2026

Anyar Nabs

Ekspedisi Naga Api Menelisik Situs Janjang dan Sejarah Perminyakan Pra-Kolonial

Ekspedisi Naga Api Menelisik Situs Janjang dan Sejarah Perminyakan Pra-Kolonial

01/06/2026
Sang Pengasuh dalam Bayang-Bayang Sejarah: Kisah Sarinah dan Jejaknya dalam Hidup Soekarno

Sang Pengasuh dalam Bayang-Bayang Sejarah: Kisah Sarinah dan Jejaknya dalam Hidup Soekarno

31/05/2026
Jejak Intelijen Indonesia dan Tokoh di Baliknya

Jejak Intelijen Indonesia dan Tokoh di Baliknya

29/05/2026
Sebuah Saung di Pinggir Sawah Seleksi Tanaman, Klaten. Sore Hari

Sebuah Saung di Pinggir Sawah Seleksi Tanaman, Klaten. Sore Hari

28/05/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: