Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Memahami Hidup dengan Konsep Acungan Jari Metal

Widodo Ramadhani by Widodo Ramadhani
22/06/2021
in Cecurhatan
Memahami Hidup dengan Konsep Acungan Jari Metal

Jari metal identik keberanian dan kecuekan pada hidup. Berikut pandangan hidup ala-ala jari metal.

Usia saya memang belum ada 30 tahun. Tapi, entah ada wangsit apa, tiba-tiba saya ingin menulis apa yang akan saya hadapi di usia 30 nanti. Bukan apa-apa, biar terkesan memikirkan masa depan kayak orang-orang.

Usia 30, pada usia tersebut bisa dibilang kepala tiga. Tanpa kita sadari, tenaga, dan kebugaran tubuh mulai menyusut. Apalagi, sering pegal dan harus segera diobati. Bahkan, mengharuskan jari tukang pijit menari di punggungnya.

Memang, semua itu belum saya rasakan. Kemungkinan besar, saya juga akan seperti mereka. Masa depan, memang perlu diteropong. Setidaknya saya juga berkaca, dan berandai-andai masa depan saya akan cerah.

30 tahun, bukan hal yang remeh, saya pun berkeinginan bahwa nantinya akan duduk di kursi dan menikmati hasil jerih payah saat muda. Saya pun hanya ingin memanjakan mata dengan buku-buku.

Pada saat nanti, saya bangun tidur juga bisa melihat buku-buku masa muda. Setidaknya saya bisa membahagiakan kedua orang tua. Termasuk memberangkatkan haji pada mereka berdua.

Umur 30 tahun, rumah yang hari ini saya tempati. Semoga saja bisa direnovasi sebaik mungkin. Yang semula bekerja keras, semoga saja bisa menikmati jerih payahnya.

Bapak, dia siang malam selalu bekerja. Dia tak pernah lelah untuk membahagiakan anaknya. Namun, ketika anaknya berumur 30 tahun. Insyaallah bapak akan menuai hasil yang ia tanam.

Harapanku tidak terlalu muluk. Tapi, jika cita-citamu setinggi langit, namun kamu jatuh. Dapat dipastikan kamu akan jatuh di antara bulan dan bintang.

Semua orang pasti ingin sukses. Kita hidup di dunia hanya berusaha dan menjalani. Selain itu, takdir, apapun yang berhubungan dengan ghoib. Ghoib bukan kok setan. Tapi ia tidak bisa dilihat oleh mata.

Hari ini kita boleh berandai-andai. Besok kita harus berusaha, entah itu kerja sesuai bidang dan keahlian kita. Maupun kerja tidak sesuai bidang kita. Tapi, yang namanya kerja. Pasti sesuai kok. Yang nggak sesuai itu dia, ya dia. Selalu mengiayakan tapi ujung-ujungnya “maaf ya aku gak bisa”.

Sang Legendaris Mafia Sholawat Indonesia, KH Ali Shodiqin. Atau biasa disebut Abah Ali menuturkan dalam ceramahnya, hidup di dunia ini seperti jari metal. Yang berjumlah tiga. Masa lalu, masa kini, dan masa nanti.

Masa lalu diibaratkan jari kelingling, memang ia kecil. Biasa digunakan dengan hal yang bersifat sedikit jorok. Masa lalu kita boleh buruk. Namun, bisa dibuat pengalaman saat ini.

Masa kini ibarat jari telunjuk. Ia selalu digunakan menunjuk. Sebab, saat ini kita berusaha tertuju kesana kemari. Untuk mencari ilmu, dan masa depan. Begitu juga bekal.

Nah, Masa yang akan datang atau “nanti” diibaratkan bak jari jempol. Ia selalu digunakan dalam hal kebaikan. Itu semua adalah harapan bahwa hidup kita nanti, akan baik dan selalu berkah dalam setiap langkah.

Tags: Jari MetalMafia Sholawat
Previous Post

Membangkitkan Tari Thengul Melalui K-Pop

Next Post

Sekolah, Lapangan Bola, dan Filsafat Estetika

BERITA MENARIK LAINNYA

Batu Bara dan Piring Kosong
Cecurhatan

Batu Bara dan Piring Kosong

28/04/2026
Salat, Ritual Sunyi di Tengah Hiruk Pikuk Zaman 
Cecurhatan

Salat, Ritual Sunyi di Tengah Hiruk Pikuk Zaman 

27/04/2026
Ajian Panyirepan dan Peran Hidup: Hikmah Humor dan Pencurian (14)
Cecurhatan

Ajian Panyirepan dan Peran Hidup: Hikmah Humor dan Pencurian (14)

25/04/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Batu Bara dan Piring Kosong

Batu Bara dan Piring Kosong

28/04/2026
Salat, Ritual Sunyi di Tengah Hiruk Pikuk Zaman 

Salat, Ritual Sunyi di Tengah Hiruk Pikuk Zaman 

27/04/2026
Konser Musik Lintas Generasi bersama Ari Lasso dan Nostalgia dengan Bojonegoro

Konser Musik Lintas Generasi bersama Ari Lasso dan Nostalgia dengan Bojonegoro

26/04/2026
Ajian Panyirepan dan Peran Hidup: Hikmah Humor dan Pencurian (14)

Ajian Panyirepan dan Peran Hidup: Hikmah Humor dan Pencurian (14)

25/04/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: