Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Pelaku Usaha Memberi Diskonan Pemilu, Bukti bahwa Demokrasi Tidak Berdiri Sendiri

Adityo Dwi Wicaksono by Adityo Dwi Wicaksono
17/04/2019
in Peristiwa
Pelaku Usaha Memberi Diskonan Pemilu, Bukti bahwa Demokrasi Tidak Berdiri Sendiri

Buat yang sudah mencoblos dan buat pemilik usaha yang sudah memberi diskonan pemilu, terimakasih ya. Kamu sudah meramaikan pesta demokrasi dengan perihal menyenangkan. Semoga yang masih jomblo segera dapat pasangan. Amiiin ~

Pesta demokrasi bukan urusan pelaku usaha. Namun, banyak dari mereka yang berbaik hati memberi diskonan saat pemilu. Itu menunjukkan betapa besar kepedulian masyarakat pada agenda kenegaraan.

Hari ini (17/4/19) pesta demokrasi digelar. Setiap sudut kota penuh dengan gubuk TPS. Dari TPS yang biasa hingga yang unik. Demi memilih siapa yang menjadi petinggi berikutnya, masyarakat berpesta melalui kontribusi suara.

Meski ada kabar burung yang tak enak didengar, toh masyarakat tetap teguh pada pilihannya. Baik memilih untuk memilih maupun memilih untuk tidak memilih, nggak ada ribut-ributan karena sejatinya, tak ada keributan yang bisa dinikmati.

Yang melegakan, potensi keributan karena-beda-pilihan hampir berakhir. Baik kegaduhan dalam dunia virtual maupun dunia nyata. Semua sangat rela jika kegaduhan ini berakhir. Sebab mayoritas sudah bosan dengan gaduh akibat beda pilihan.

Buat kamu yang tak begitu suka dengan keriuhan. Untuk sementara waktu, kamu akan menjumpai foto jari kelingking berwarna ungu. Kayak kelingkingnya Thanos. Kabar ramainya foto jari kelingking dengan warna ungu, juga bagian dari pesta demokrasi lho, Nabs.

Dan yang lebih melegakan, efek samping dari adanya pesta demokrasi, banyak toko memberi diskonan hingga voucher gratis. Fenomena seperti ini sering terjadi saat pesta demokrasi digelar. Dalihnya, turut memeriahkan dan mengambil peran dalam pesta yang digelar tiap lima tahunan.

Mulai dari toko pinggir jalan hingga toko di mall. Saling berlomba memeriahkan momen seperti saat ini. Tujuannya, ikut berpartisipasi dan berkontribusi pada pesta demokrasi. Coba renungkan, betapa pedulinya para pemilik usaha ini pada demokrasi.

Sesungguhnya, pesta demokrasi bukan sepenuhnya urusan setiap toko. Karena sejatinya, urusan pilih memilih ada di tangan para pemilih dan panitia pemilihan. Bukan di tangan pemilik toko. Namun, sekali lagi, betapa besar kepedulian pemilik toko pada momen pesta demokrasi seperti ini.

Banyak toko memberikan diskon hingga voucher gratis. Meski, banyak pula yang tak ikut memberikan diskonan. Memberi diskon maupun tidak memberi diskon, tentu bukan masalah. Sebab ada toko yang mau memberi diskon saja sudah sangat bagus.

Fenomena Ini Menunjukkan Bahwa Demokrasi Tidak Berdiri Sendiri.

Fenomena toko memberi diskonan juga terjadi di Bojonegoro. Beberapa kedai dan toko, turut memeriahkan momen ini. Mereka memberi diskon atau voucher gratis kepada konsumen. Dengan syarat dan ketentuan berlaku, kita bisa dapat keringanan saat membeli produk mereka.

Yogi, salah seorang warga Bojonegoro mengatakan, adanya toko yang memberi diskonan tentu sangat bagus. Sebab, apapun masalahnya, diskon adalah kelegaan. Terlebih, ini berhubungan dengan urusan politik. Sesuatu yang ribet bagi masyarakat awam.

“Intinya, diskonan itu baik. Nah, kalau diskonannya berhubungan dengan pemilu, setidaknya sudah banyak masyarakat yang sadar demokrasi,” kata Yogi.

Dengan memanfaatkan media sosial, para owner kedai atau toko saling mengkampanyekan fenomena ini. Selain sebuah strategi meraih konsumen baru, kondisi ini membuktikan bahwa ternyata, medsos memang cocok sebagai ruang berbagi kepedulian. Bukan berbagi permusuhan.

Okky Wisnu Widodo, alumnus sejarah Universitas Airlangga Surabaya mengatakan, adanya diskonan tentu dampak positif bagi masyarakat. Terutama konsumen. Bukan hanya positif secara ekonomi, tapi juga kesadaran berpolitik.

“Minimal, pas mau beli kan jadi ingat, eh sudah nyoblos belum ya,” kata dia.

Namun, momen pesta demokrasi juga tidak bisa dijadikan indikator untuk menilai loyal tidaknya tempat usaha pada negara. Sebab, banyak juga tempat usaha yang tidak memberi diskonan, tapi tetap berpartisipasi nyoblos kok. Hehe

Deretan tempat ngopi yang ada di jalan protokol Kota Bojonegoro, misalnya. Dalam momen seperti ini, mereka tidak turut serta memberi diskon, apalagi promo gratis. Meski begitu, mereka juga tetap mencoblos dan pengunjungnya tetap ramai seperti biasanya.

Nabs, buat kamu yang sudah mencoblos dan buat pemilik usaha yang sudah memberi diskonan pemilu, terimakasih ya. Kalian sudah meramaikan pesta demokrasi dengan perihal yang menyenangkan. Semoga yang masih jomblo bisa segera dapat pasangan. Amiiin ~

Tags: CoblosanDiskonan PemiluPilpres 2019
Previous Post

Pesta Promo dan Diskon untuk Pemilih di Bojonegoro

Next Post

TPS Unik Bojonegoro Sukses Tingkatkan Partisipasi Pemilih

BERITA MENARIK LAINNYA

Pemkab Bojonegoro Salurkan Benih Tembakau Unggul, Petani Bidik Panen Lebih Produktif
Peristiwa

Pemkab Bojonegoro Salurkan Benih Tembakau Unggul, Petani Bidik Panen Lebih Produktif

03/06/2026
Ekspedisi Naga Api Menelisik Situs Janjang dan Sejarah Perminyakan Pra-Kolonial
Peristiwa

Ekspedisi Naga Api Menelisik Situs Janjang dan Sejarah Perminyakan Pra-Kolonial

31/05/2026
Bojonegoro History Gelar Diskusi Ekspedisi Naga Api sebagai Upaya Penguatan Literasi Geopark Bojonegoro
Peristiwa

Bojonegoro History Gelar Diskusi Ekspedisi Naga Api sebagai Upaya Penguatan Literasi Geopark Bojonegoro

24/05/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Pemkab Bojonegoro Salurkan Benih Tembakau Unggul, Petani Bidik Panen Lebih Produktif

Pemkab Bojonegoro Salurkan Benih Tembakau Unggul, Petani Bidik Panen Lebih Produktif

03/06/2026
Kebiasaan Mencuri Sang Binatang Jalang: Hikmah Humor dan Pencurian (18)

Kebiasaan Mencuri Sang Binatang Jalang: Hikmah Humor dan Pencurian (18)

03/06/2026
Kisah Soekarno dan Marhaen, Petani Bandung yang Menginspirasi Lahirnya Marhaenisme

Kisah Soekarno dan Marhaen, Petani Bandung yang Menginspirasi Lahirnya Marhaenisme

02/06/2026
Di Kebun Singkong: Percakapan tentang Benih, Anak-anak, dan Masa Depan

Di Kebun Singkong: Percakapan tentang Benih, Anak-anak, dan Masa Depan

02/06/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: