Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Kelompok 5 Universitas Bojonegoro (Unigoro) gelar pelatihan pemanfaatan limbah bonggol jagung menjadi kerajinan tangan di SMP Negeri Satu Atap Soko, Temayang, Bojonegoro (24/7/2026). Kegiatan ini bertujuan beri edukasi pentingnya mengolah limbah pertanian.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-TK Kelompok 5 memperkenalkan bonggol jagung sebagai salah satu limbah pertanian yang masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan. Utamanya dalam bentuk karya kerajinan tangan.
Selama ini, bonggol jagung umumnya hanya dianggap sebagai limbah dan dibuang setelah proses panen. Padahal, dengan kreativitas dan sentuhan inovasi, bonggol jagung dapat diolah menjadi berbagai kerajinan tangan yang memiliki nilai guna sekaligus nilai estetika.
Pelatihan diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya menjaga lingkungan melalui pemanfaatan limbah pertanian. Mahasiswa kemudian memberikan demonstrasi cara mengolah bonggol jagung menjadi tempat tisu dan tempat alat tulis.
Setelah itu, para siswa mempraktikkan secara langsung proses pembuatan kerajinan dengan pendampingan dari mahasiswa KKN-TK Kelompok 5, mulai dari tahap pembersihan bonggol jagung, pemotongan, penyusunan, pengeleman, hingga proses finishing.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para siswa terlihat aktif bertanya serta menuangkan kreativitas mereka dalam menghias hasil kerajinan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman baru kepada peserta, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya memanfaatkan limbah menjadi produk yang lebih bernilai.
Eko Yudi, salah satu guru SMP Negeri Satu Atap Soko menyampaikan apresiasi pada kegiatan dilaksanakan mahasiswa KKN-TK Kelompok 5 Universitas Bojonegoro itu. Menurut dia, edukasi pemanfaatan limbah pada siswa-siswi kami mengenai pentingnya pemanfaatan limbah menjadi kerajinan yang bermanfaat.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengembangkan kreativitas para siswa,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Kegiatan, Arina, berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat bagi para peserta. Dia berharap, kegiatan ini bisa meningkatkan kreativitas siswa-siswi SMP Negeri Satu Atap Soko. Sebab, memanfaatkan limbah menjadi karya kerajinan, merupakan bagian dari pengetahuan lingkungan.
“Harapannya para siswa dapat terus berinovasi dan memanfaatkan bahan-bahan di sekitar menjadi karya yang bermanfaat dan bernilai,” ucap Arina.
Melalui kegiatan ini, KKN-TK Kelompok 5 Universitas Bojonegoro berharap siswa tidak hanya memperoleh keterampilan baru dalam membuat kerajinan tangan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dengan memanfaatkan limbah pertanian menjadi produk yang berguna.
Diharapkan, pengalaman yang diperoleh bersama kakak-kakak mahasiswa KKN Unigoro ini dapat menjadi bekal bagi siswa untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengembangkan potensi lokal melalui kreativitas yang ramah lingkungan.








