Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Pesan KH Ubaidillah Faqih Langitan di Haul Menak Anggrung Padangan

Aska Pradipta by Aska Pradipta
19/07/2024
in Peristiwa
Pesan KH Ubaidillah Faqih Langitan di Haul Menak Anggrung Padangan

Puncak acara Haul Menak Anggrung Padangan 2024 dirawuhi Mbah Ubed Faqih Langitan untuk memperkuat kembali tali kekeluargaan antara jalur Padangan, Lasem, dan Jojogan. 

Rangkaian acara Haul Menak Anggrung Padangan dilaksanakan pada 14 – 18 Juli 2024. Acara dihelat selama 4 hari itu, berpuncak pada Kamis, 18 Juli 2024 dengan agenda pengajian umum yang dihadiri pengasuh Ponpes Langitan Tuban, KH Ubaidillah Faqih.

Dalam sambutannya, Mbah Ubed Faqih menyatakan bahwa sohibul Haul, Mbah Sabil Menak Anggrung, merupakan simpul keluarga besar para pejuang Islam dan para kiai pendiri pesantren sepuh di sejumlah daerah. Termasuk Pesantren Langitan, Widang, Tuban.

Menurut Mbah Ubed, Langitan merupakan pesantren keluarga Mbah Sabil Padangan, lewat Mbah Jabbar Jojogan dan Mbah Sambu Lasem. Sebab, tiga tokoh ulama abad 17 M tersebut, merupakan satu rumpun keluarga besar Bani Kesultanan Pajang. Mbah Jabbar dan Mbah Sambu adalah keponakan sekaligus menantu Mbah Sabil Menak Anggrung.

“Dimulai dari Mbah Sabil, kemudian Mbah Sambu dan Mbah Jabbar yang menurunkan banyak pejuang Islam di berbagai daerah, termasuk Pesantren Langitan.” dawuh Mbah Ubed.

Mbah Ubed melanjutkan, Mbah Sabil, Mbah Sambu, dan Mbah Jabbar merupakan dzuriyah (keturunan) dari Sunan Ampel, lewat jalur Abdurrohman Pajang (Sultan Hadiwijaya). Tokoh-tokoh itu merupakan Sadah Al Jawi yang nasabnya nyambung Syekh Jimadil Kubro hingga Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Namun, tak pernah punya tradisi mengumumkan nasab.

Mbah Ubed menambahkan, meski sudah jelas tercatat sebagai dzuriyah, tapi tak pernah sekalipun menyombongkan nasab. Itu ajaran leluhur yang terus dipegang hingga kini. Leluhur mengajarkan sopan santun dan kelembutan akhlak. Dan tidak ada tradisi mengkapitalisasi nasab. Menurut beliau, ini ciri khas Ulama Jawi, warisan Mbah Sabil Padangan, Mbah Sambu Lasem, dan Mbah Jabbar Jojogan.

“Itu ajaran Mbah Sabil yang diwariskan kepada para penerusnya” pungkas beliau.

Tags: Kasepuhan PadanganMbah Ubed Faqih LangitanPonpes Langitan
Previous Post

Kamu dan Label (terlanjur) Tidak Pandai Matematika

Next Post

Festival Thengul 2024, Agenda Folklore Internasional di Bojonegoro

BERITA MENARIK LAINNYA

‎Outing Class, Membangun Tradisi Belajar yang Kontekstual
Peristiwa

‎Outing Class, Membangun Tradisi Belajar yang Kontekstual

17/04/2026
‎Komisi B DPRD Bojonegoro Ungkap Hambatan Pendirian KDKMP di Sejumlah Desa
Peristiwa

‎Komisi B DPRD Bojonegoro Ungkap Hambatan Pendirian KDKMP di Sejumlah Desa

15/04/2026
‎Wabup Bojonegoro Beri Perhatian pada Daffa, Si Bocah Jenius yang Bisa Rakit Robot
Peristiwa

‎Wabup Bojonegoro Beri Perhatian pada Daffa, Si Bocah Jenius yang Bisa Rakit Robot

13/04/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Diaspora Iran sebagai Komunitas Paling Berpendidikan di Amerika Serikat (1)

Diaspora Iran sebagai Komunitas Paling Berpendidikan di Amerika Serikat (1)

18/04/2026
‎Outing Class, Membangun Tradisi Belajar yang Kontekstual

‎Outing Class, Membangun Tradisi Belajar yang Kontekstual

17/04/2026
Kemarau yang Datang Lebih Awal

Kemarau yang Datang Lebih Awal

16/04/2026
‎Komisi B DPRD Bojonegoro Ungkap Hambatan Pendirian KDKMP di Sejumlah Desa

‎Komisi B DPRD Bojonegoro Ungkap Hambatan Pendirian KDKMP di Sejumlah Desa

15/04/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: