Dengan klaim teritori Sunda Empire yang sebegitu banyaknya, saya jadi berpikir, dulu gimana njajahnya ya? Atau, dulu gimana cara mendapatkan teritori sebesar itu ya. Atau, punya bakat menjajah tapi nggak keturutan.
Baru-baru ini, medsos dihebohkan adanya kemunculan kerajaan bernama Keraton Sejagat. Cita-citanya, mengembalikan sistem feodal kerajaan. Pasca diselidiki pihak berwenang, ternyata ada indikasi penipuan atas nama kerajaan.
Para pengikut Keraton Agung Sejagat diminta setor uang lalu diganjar jabatan. Ada yang setor Rp 3 juta hingga Rp 110 juta. Modus penipuan ini masih dalam penyelidikan polisi.
Namun, tak berselang lama, muncul lagi perkara baru yang tak kalah lucu dan unik dan nyeleneh. Yakni keberadaan kerajaan Sunda Empire-Earth Empire.
“Sunda Empire-Earth Empire itu adalah kekaisaran matahari, kekaisaran bumi. Juga diartikan Sunda itu Suku Sunda tapi ini adalah tindakan, proses turun temurun kekaisaran dari dinasti ke dinasti dan saat ini dinasti Sundakala,” ucap HRH Rangga, salah satu petinggi, Sunda Empire seperti dikutip Detik.
Sunda Empire-Earth Empire, menurut Rangga, merupakan sebuah kekaisaran matahari dan dibagi menjadi 6 wilayah. Yakni, Sunda Atlantik dengan menempatkan Bandung sebagai corp diplomatik dunia.
Berikutnya, Sunda Nusantara yang tatanannya dimulai dari benua Australia, Papua Nugini, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Vietnam, Cina seluruhnya, Mongolia, Rusia, Jepang hingga Korea Selatan atau Korea Utara.
Kurang lebih, Sunda Nusantara meliputi 54 negara di dunia. Selain Sunda Atlantik dan Sunda Nusantara, ada juga Sunda Eropa, Sunda Archipelago, Sunda Pasifik, dan Sunda Mainlek.
Kayaknya, Sunda Empire ini besar banget ya, Nabs. Kecuali Amerika dan Arab, hampir seluruh nama negara besar di dunia ini disebut semua hehe. Lalu, kenapa Amerika dan Arab nga sekalian disebut sebagai bagian dari Sunda ya?
Seandainya Sunda Empire itu nggak cuma mimpi di siang bolong, pasti enak banget kan ya. Ya gimana nggak enak, kita bagian dari Uni Eropa, bahkan semua tempat yang terkena cahaya matahari adalah bagian dari teritorinya.
Kita bisa berlibur ke mana-mana. Yaiyalah, lha wong ke mana-mana masih tempat kita jua sekaligus bagian dari Sunda Empire-Empire Earth, Je. Kok jadi kayak main monopoli gini sih hehe
Karena tak hapal nama-nama negara tapi tak pengen satupun negara yang ada di bumi ini luput dari kawasan teritori, dipakailah kata “earth”, jadi Empire-Earth. Sehingga kian padat, singkat tapi menyeluruh.
Dan karena sadar masih ada lokasi yang tersisa, dipakailah kata Kekaisaran Matahari. Praktis, semua lokasi yang menggunakan jasa matahari sebagai pencerah planet, adalah bagian dari teritori Sunda Empire. Hehe
Dengan klaim teritori Sunda Empire yang sebegitu banyaknya, saya jadi berpikir, dulu gimana njajahnya ya? Atau, dulu gimana cara mendapatkan teritori sebesar itu ya. Atau, punya bakat menjajah tapi nggak keturutan.
Sebenarnya saya ingin menulis tentang apa yang mendasari munculnya keanehan-keanehan sekaligus munculnya Sunda Empire atau Keraton Sejagat ini. Tapi, setelah saya pikir-pikir, ah biar Mas Rizki saja yang nulis Wqwq








