Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Sedotan dan Perihal Kecil yang Tak Tersampaikan

Iilatifa Fahira Putri by Iilatifa Fahira Putri
23/07/2020
in Cecurhatan
Sedotan dan Perihal Kecil yang Tak Tersampaikan

Jus tomat yang kau pesan sudah ludes. Tapi, kau tetap memainkan sedotannya. Berterimakasihlah pada sedotan yang menyelamatkanmu, di saat-saat menegangkan itu.

Kedai kopi masih lengang, sore itu. Terlihat masih banyak tempat duduk kosong. Meski cuaca agak terasa panas.  Karena mantan masih menunjukkan eksistensinya. Eh sinar matahari,  maksudnya.

Namun, beruntung angin berhembus cukup sejuk dari persawahan. Memberikan tenaga untuk melangkah menjauh dari parkiran.

Waktu itu, kau tampak kebingungan. Mengarahkan pandangan ke segala arah. Dan sedikit malu, ketika menemukan sesosok lelaki terduduk menghadap matahari yang mulai menyenja-nyenja tersebut.

Tepat pukul empat. Kau mencoba menghampiri lelaki itu. Berjalan melewati kursi, meja, dan batu kerikil yang sengaja kau injak. Seakan-akan benda mati itu tahu. Kau ragu untuk berjalan.

Hanya berjarak 100 meter. Kau sampai di hadapannya. Kau terus melangkah dan berkata dalam hati. “Hmmm aku deg-degan ki piye. Wes gakpopo ojo ngetokno nek lagi nervouse. Kudu iso, penting yakin. Budali wes,”

Ternyata lelaki itu, tidak tahu kehadiranmu. Dan lebih asyik memainkan layar kecil di tangannya. Padahal, kau sudah berada persis di sampingnya.

Meski ragu, kau mencoba memberanikan diri memanggil, “Mas,” katamu.

Lelaki itu, hanya terdiam melihat perempuan berkacamata berdiri memandangnya. Mungkin kaget atau terheran. Mengapa kau begitu berani menghampiri seorang lelaki?

Padahal, kau belum tahu apa itu kesetaraan. Kau hanya mahasiswi keperawatan di salah satu kampus di Bojonegoro. Namun, kau cukup berani berhadapan dengan laki-laki itu.

Setelah kau duduk di kursi. Lalaki itu, membuka percakapan. Dan bertanya, seputar kepenulisan.

“Ya, begitu mas. Awalnya tidak percaya bisa menulis,” Ucapmu sambil memutar sedotan di dalam gelas.

Kau mengatakan, pertama menulis  merasa kebingungan. Mau menulis tentang apa. Dan belum mempunyai ide sama sekali. Meski, sudah mengetahui dasar-dasar cara menulis. Namun, untuk mengawali menulis sangat sulit.

“Menulis itu, seperti mengutarakan perasaan, Mas. Jika terasa sulit mengungkapkan. Ya, harus terus dipaksakan sampai mendapatkan,” terangmu.

Setelah lama berbincang. Terlihat jus tomat yang kau pesan pun nyaris habis. Namun, tetap saja kau memainkan sedotan itu.

Kau juga tampak ragu, menghabiskan jus tomat itu sampai dasar. Entah mengapa seperti ada yang aneh dengan pertemuan itu.

Sedari tadi, setengah jam lalu. Hingga kini. Kau dan dia tidak berani saling pandang. Mata kalian enggan saling bertemu. Kosong, meski duduk berhadapan.

Namun, hingga pertemuan berakhir. Kau hanya tersenyum. Meminta ditemani berjalan ke parkiran. Seolah kau menyimpan rasa teramat mendalam.

Iilatifa Fahira Putri merupakan mahasiswi STIkes ICsada Bojonegoro

Tags: CecurhatanPertemuanSedotan
Previous Post

Gugus Tugas Covid-19 Ganti Nama, Solusi yang Sungguh Kedjawen

Next Post

Warkop Ini Sediakan Wifi Gratis bagi Siswa yang Kesulitan Sekolah Online

BERITA MENARIK LAINNYA

Gunung dan Pendakian Cinta: Tafsir Humanistik Pernikahan ala Modin Jawa
Cecurhatan

Gunung dan Pendakian Cinta: Tafsir Humanistik Pernikahan ala Modin Jawa

19/06/2026
Main Bola Suka-Suka: Merawat Persahabatan di Tengah Kejamnya Deadline
Cecurhatan

Main Bola Suka-Suka: Merawat Persahabatan di Tengah Kejamnya Deadline

18/06/2026
Lokakarya Media 2026: Etika, Akurasi, dan Tantangan Industri Pers di Era AI
Cecurhatan

Lokakarya Media 2026: Etika, Akurasi, dan Tantangan Industri Pers di Era AI

18/06/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Kejhung Lintas Terop di Bojonegoro, Panggung Kontemporer yang Mengajak Publik Memaknai Perempuan dalam Kesenian

Kejhung Lintas Terop di Bojonegoro, Panggung Kontemporer yang Mengajak Publik Memaknai Perempuan dalam Kesenian

20/06/2026
Gunung dan Pendakian Cinta: Tafsir Humanistik Pernikahan ala Modin Jawa

Gunung dan Pendakian Cinta: Tafsir Humanistik Pernikahan ala Modin Jawa

19/06/2026
Main Bola Suka-Suka: Merawat Persahabatan di Tengah Kejamnya Deadline

Main Bola Suka-Suka: Merawat Persahabatan di Tengah Kejamnya Deadline

18/06/2026
Lokakarya Media 2026: Etika, Akurasi, dan Tantangan Industri Pers di Era AI

Lokakarya Media 2026: Etika, Akurasi, dan Tantangan Industri Pers di Era AI

18/06/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: