Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Takeru Kobayashi, Si Kecil Pemakan Cepat dari Negeri Sakura

Mahfudin Akbar by Mahfudin Akbar
09/03/2020
in Figur
Takeru Kobayashi, Si Kecil Pemakan Cepat dari Negeri Sakura

Mungkin banyak yang belum tahu jika banyak kompetisi makan internasional dari berbagai penjuru dunia. Layaknya cabang olahraga, kompetisi makan professional melahirkan sosok-sosok juara yang mencuat ke permukaan. Contohnya adalah Takeru Kobayashi.

Di berbagai penjuru dunia sering diadakan lomba makan tingkat internasional. Mulai dari lomba makan hotdog, burger, roti, spagethi, bola daging dan lain-lain. Lomba-lomba tersebut mampu menyedot perhatian masyarakat dan juga para penggila kuliner dari seluruh dunia.

Berbicara mengenai lomba makan, tak lengkap jika tak menyebut nama Takeru Kobayashi. Pria asal Jepang ini merupakan orang yang sering memenangkan perlombaan makan tingkat internasional.

Jangan bayangkan sosok tinggi besar dan badan gemuk penuh lemak. Kobayashi adalah pria biasa yang mempunyai tinggi 170 cm dan mempunyai berat badan kurang dari 65 kg.

Dengan tubuh yang cenderung kerempeng tersebut, mungkin tak ada yang menyangka jika Takeru Kobayashi adalah pria yang sering memenangkan lomba makan tingkat internasional. Prestasi Kobayashi pun tidak main-main, tak kurang dari 30 kompetisi makan sudah diikutinya dan sebagian besar berhasil dimenanginya.

Di tiap pertandingan lomba makan, Takeru Kobayashi harus berhadapan dengan lawan-lawan yang mempunyai tubuh yang 3 kali lebih besar daripada dirinya. Tak hanya sering memenangi perlombaan, Kobayashi juga sering memecahkan rekor terkait makan banyak dan makan cepat.

Keterampilan Kobayashi ini memang sudah dimiliki saat usia remaja. Kegemarannya dalam hal makanan membuatnya berksempatan untuk mengikuti beberapa lomba makan yang diadakan di Jepang. Karena sering menang di Jepang, Kobayashi akhirnya difasilitasi untuk bisa mengikuti lomba makan di luar negeri terutama di Amerika Serikat dan Eropa.

Rekor makan pertama yang berhasil dicetak oleh Kobayashi dibuatnya pada tahun 2001 lalu di kompetisi makan bergengsi Nathans Hot Dog. Saat itu Kobayashi berhasil memakan 50 buah hot dog dalam waktu 12 menit saja. Kobayashi memecahkan rekor sebelumnya yang hanya bisa memakan 25 hot dog saja di event yang sama.

Setelah meraih kesuksesannya di tahun 2001 lalu, Kobayashi kemudian sering memenangi kejuaraan makan tingkat internasional. Hingga kini, Takeru Kobayashi setidaknya memegang tak kurang dari 15 rekor dunia makan banyak dan cepat.

Kompetisi makan di berbagai penjuru dunia memang sering diadakan. Bahkan, beberapa kompetisi makan professional disiarkan secara langsung oleh stasiun TV olahraga. Tak heran jika nama Takeru Kobayashi dan beberapa nama pemakan professional lain mampu menembus budaya populer.

Sosok Takeru Kobayashi memang sangat unik dan menarik. Siapa sangka di balik tubuh kecilnya tersebut, Kobayashi memegang banyak rekor makan banyak dan cepat yang telah diakui dunia internasional.

Kira-kira, ada pemakan professional asal Indonesia yang mampu menyaingi Kobayashi nggak ya Nabs? Tanboy Kun mungkin? Atau Si Raja Badok? Hmmm~

Tags: Nathan Hot DogTakeru Kobayashi
Previous Post

Wahyu Rizkiawan dan Implementasi Gojlokan Dekonstruktif

Next Post

Makna Lain di Balik Istilah Dunia Bekerja secara Unik

BERITA MENARIK LAINNYA

Obituari Jurgen Habermas: Jejak Demokrasi di Desa-desa Indonesia
Figur

Obituari Jurgen Habermas: Jejak Demokrasi di Desa-desa Indonesia

26/03/2026
Fazlur Rahman Khan, Sosok di Balik Lahirnya Terminal Haji Jeddah
Figur

Fazlur Rahman Khan, Sosok di Balik Lahirnya Terminal Haji Jeddah

20/03/2026
Bruno Guiderdoni: Keseimbangan Sains, Quran, dan Iman
Figur

Bruno Guiderdoni: Keseimbangan Sains, Quran, dan Iman

18/03/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Diaspora Iran sebagai Komunitas Paling Berpendidikan di Amerika Serikat (1)

Diaspora Iran sebagai Komunitas Paling Berpendidikan di Amerika Serikat (1)

18/04/2026
‎Outing Class, Membangun Tradisi Belajar yang Kontekstual

‎Outing Class, Membangun Tradisi Belajar yang Kontekstual

17/04/2026
Kemarau yang Datang Lebih Awal

Kemarau yang Datang Lebih Awal

16/04/2026
‎Komisi B DPRD Bojonegoro Ungkap Hambatan Pendirian KDKMP di Sejumlah Desa

‎Komisi B DPRD Bojonegoro Ungkap Hambatan Pendirian KDKMP di Sejumlah Desa

15/04/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: