Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bojonegoro (UNIGORO) kelompok 19 adakan sosialisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui digitalisasi pada Kamis,(31/7/2025) di Balai Desa Prangi Kecamatan Padangan.
Dengan mengusung tema “Branding Dulu, Laris Kemudian: Kiat Sukses UMKM di Dunia Digital” bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya membranding dan strategi pemasaran melalui digital bagi pelaku UMKM.
Hal tersebut selaras dengan yang disampaikan oleh Koordinator KKN Kelompok 19 Moch Fachrul Ibad, sosialisasi ini bertujuan agar masyarat yang memiliki usaha bisa mempromosikan produk mereka melalui digital, agar mampu bersaing di era modern.
“Masyrakat yang mempunyai usaha khususnya UMKM ini agar mereka lebih paham tentang bagaimana mempromosikan produk mereka melalui digital, seperti sosial media, Instagram, TikTok, Facebook dan lain-lain,” ucapnya.
Narasumber dalam kegiatan ini adalah Dimas Fikri Kusshofwan Althaf, S.Par menyampaikan, digital branding adalah cara membangun identitas dan merk dengan cara online, brand yang kita miliki ini perlu kita jaga dengan baik, ada banyak alat yang bisa digunakan seperti Google Trends dan Facebook.
“Pentingnya digital branding sebagai cara membangun identitas dan reputasi merk secara online. Dalam dunia digital yang terbuka 24 jam, brand perlu menjaga citra dan mengenal audiens dengan baik melalui alat seperti Google Trends dan Facebook” ujarnya
Lebih lanjut Dimas Fikri Kusshofwan Althaf, S.Par menjelaskan, strategi digital branding dapat dirancang menggunakan model SOSTAC yang mencakup analisis, tujuan, strategi, taktik, aksi, dan evaluasi.
“Kita bisa melakukan srategi branding tersebut agar branding kita lebih terkonsep dan tertata rapi,” tandas Dimas Fikri
Kegiatan berlangsung lancar dan interaktif. Para peserta antusias dalam sesi diskusi, bertanya mengenai tantangan usaha, serta berdiskusi tentang solusi yang dapat diterapkan secara langsung dalam bisnis mereka.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM Desa Prangi dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan digital, sehingga mampu mengembangkan usahanya secara mandiri dan berkelanjutan.








