Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Yang Lulusan Tinggi Lebih Sering Pergi? Ini Kata Riset BRIN

Aska Pradipta by Aska Pradipta
02/03/2026
in Cecurhatan
Yang Lulusan Tinggi Lebih Sering Pergi? Ini Kata Riset BRIN

semakin tinggi semakin bermigrasi

Riset BRIN menunjukan tinggi-rendahnya pendidikan berperan penting dalam membentuk trajektori migrasi.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Kependudukan mengungkap temuan terbaru mengenai dinamika migrasi internal generasi muda Indonesia. Studi ini menyoroti bagaimana tingkat pendidikan memengaruhi pola dan intensitas migrasi pada usia 15–34 tahun.

‎Penelitian dilakukan oleh peneliti Pusat Riset Kependudukan, Meirina Ayumi Malamassam di tahun 2025 ini menggunakan data sekunder longitudinal Indonesian Family Life Survey (IFLS) gelombang 1–5. Pendekatan longitudinal memungkinkan peneliti menelusuri riwayat perpindahan individu secara berurutan dalam kerangka life-course approach, yakni melihat migrasi sebagai bagian dari rangkaian transisi pendidikan, pekerjaan, dan pembentukan keluarga.

semakin tinggi semakin bermigrasi ~

‎Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pemuda Indonesia mengalami 0,86 migrasi antarkabupaten/kota selama usia muda. Sekitar 40 persen pemuda tercatat pernah bermigrasi setidaknya satu kali. Di antara kelompok migran tersebut, mobilitas lanjutan cukup tinggi dengan rata-rata 2,14 kali migrasi. Temuan ini menegaskan bahwa migrasi pada usia muda kerap bersifat berulang, bukan sekadar perpindahan tunggal.

Analisis lebih lanjut menunjukkan adanya educational gradient yang konsisten dalam trajektori migrasi. Individu dengan pendidikan tinggi memiliki kecenderungan lebih besar untuk bermigrasi dan melakukan migrasi berulang dibandingkan mereka yang berpendidikan rendah. Sementara itu, kelompok pendidikan dasar lebih banyak yang tidak pernah bermigrasi.

“Menariknya, kelompok berpendidikan rendah cenderung memulai migrasi pertama pada usia sedikit lebih muda, sedangkan kelompok berpendidikan tinggi menunjukkan kecenderungan mobilitas lanjutan yang lebih kuat pada fase berikutnya,” ujar Ayumi.

Studi ini juga menemukan adanya positive education selectivity dalam pola onward migration. Individu berpendidikan tinggi lebih mungkin menetap di wilayah baru pada usia 34 dibandingkan kelompok berpendidikan rendah. Interval antar-migrasi lanjutan relatif singkat, umumnya sekitar tiga tahun atau kurang, yang menunjukkan dinamika mobilitas usia muda berlangsung cukup intensif.

‎“Temuan ini memperlihatkan bahwa pendidikan berperan penting dalam membentuk trajektori migrasi. Perbedaan tingkat pendidikan berkaitan dengan peluang, waktu transisi kehidupan, serta mobilitas antarwilayah,” jelas Ayumi.

‎Melalui pemanfaatan data sekunder longitudinal dan pendekatan berbasis daur hidup, riset ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai hubungan antara pendidikan dan mobilitas internal. Hasilnya memperkaya literatur migrasi di Indonesia sekaligus menyediakan dasar empiris untuk memahami dinamika pengembangan modal manusia antarwilayah.

Tags: Makin Tahu IndonesiaRiset BRIN
Previous Post

Seorang Tua Wafat dan Sebuah Zaman Retak

Next Post

Menjemput Kiamat Geopolitik: Alasan Indonesia Harus Keluar dari Board of Peace 

BERITA MENARIK LAINNYA

Festival Wastra Batik Bojonegoro 2026 jadi Panggung Sejarah, Budaya, dan Ekonomi Kreatif Bojonegoro
Cecurhatan

Festival Wastra Batik Bojonegoro 2026 jadi Panggung Sejarah, Budaya, dan Ekonomi Kreatif Bojonegoro

13/06/2026
Kuda, Pohon, dan Laut yang Terbakar: Hikmah Humor dan Pencurian (19)
Cecurhatan

Kuda, Pohon, dan Laut yang Terbakar: Hikmah Humor dan Pencurian (19)

12/06/2026
Di Selasar Sunyi Bersama Gandhi: Percakapan tentang Nurani, Kekuasaan, dan Dunia yang Gelisah
Cecurhatan

Di Selasar Sunyi Bersama Gandhi: Percakapan tentang Nurani, Kekuasaan, dan Dunia yang Gelisah

11/06/2026

Anyar Nabs

Festival Wastra Batik Bojonegoro 2026 jadi Panggung Sejarah, Budaya, dan Ekonomi Kreatif Bojonegoro

Festival Wastra Batik Bojonegoro 2026 jadi Panggung Sejarah, Budaya, dan Ekonomi Kreatif Bojonegoro

13/06/2026
Kuda, Pohon, dan Laut yang Terbakar: Hikmah Humor dan Pencurian (19)

Kuda, Pohon, dan Laut yang Terbakar: Hikmah Humor dan Pencurian (19)

12/06/2026
Di Selasar Sunyi Bersama Gandhi: Percakapan tentang Nurani, Kekuasaan, dan Dunia yang Gelisah

Di Selasar Sunyi Bersama Gandhi: Percakapan tentang Nurani, Kekuasaan, dan Dunia yang Gelisah

11/06/2026
Terjun ke Drenges, KKN Unigoro Petakan Potensi Desa Lewat Misi From Forest to Future

Terjun ke Drenges, KKN Unigoro Petakan Potensi Desa Lewat Misi From Forest to Future

10/06/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: