Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

5 Cara Sederhana dalam Mengatasi Gegar Budaya

Mahfudin Akbar by Mahfudin Akbar
27/02/2019
in JURNAKULTURA
5 Cara Sederhana dalam Mengatasi Gegar Budaya

Bagaimana cara mengatasi gegar budaya atau culture shock secara sederhana? Banyak kok Nabs cara sederhana yang biasa dicoba atau digunakan untuk mengatasi masalah yang biasa dihadapi oleh para pendatang maupun perantau ini.

Secara sederhana, gegar budaya atau culture shock dapat diartikan sebagai keadaan di mana seseorang atau individu mengalami kebingungan dan disorientasi ketika berada di lingkungan budaya yang baru.

Gegar budaya yang sudah jadi bagian studi ilmu komunikasi, merupakan proses alami yang sering dirasakan oleh orang atau individu di tempat yang berbeda dibandingkan dengan asalnya.

Gegar budaya kerap dialami oleh para perantau yang sebelumnya tinggal di desa, yang menuju ke kota metropolitan untuk bekerja atau menempuh pendidikan. Perbedaan budaya dan karakteristik individu membuat gegar budaya bisa jadi masalah tersendiri.

Ada beberapa tanda yang bisa dilihat ketika seseorang mengalami culture shock. Contohnya seperti cepat bosan, menghindari komunikasi dengan orang, merasa terisolasi dengan lingkungan sekitar hingga mudah lelah.

Tanda-tanda tersebut menjadi indikasi bahwa seseorang sedang mengalami culture shock atau gegar budaya.

Lalu, apa saja yang harus dilakukan untuk mengatasi gegar budaya atau culture shock ini? Tenang Nabs, berikut ini adalah 5 cara sederhana dalam mengatasi gegar budaya.

1. Cari Teman Baru
Cara paling penting dalam mengatasi gegar budaya adalah dengan mencari teman baru. Dengan teman baru, kita bisa berbagi masalah atau kesusahan yang dihadapi. Carilah teman yang memang sudah lama berada di lingkungan baru tersebut. Syukur-syukur mendapatkan teman dari warga asli dari suatu tempat tersebut.

2. Lebih Banyak Berbicara
Jangan pendam sendiri masalah yang kamu hadapi ketika berada di lingkungan baru. Bicaralah dengan orang-orang yang baru kamu temui. Obrolannya pun bisa bermacam-macam. Mulai dari basa-basi setiap hari, hingga pertanyaan-pertanyaan serius mengenai tempat baru yang Nabsky tinggali. Intinya banyak bicara dengan orang-orang baru biar punya lebih banyak wawasan.

3. Terlibat dengan Kegiatan Sekitar
Cara efektif untuk mengatasi gegar budaya adalah terlibat aktif dalam berbagai kegiatan di lingkungan yang baru. Terlibat dalam acara maupun kegiatan yang diadakan di lingkungan baru bisa membuat proses adaptasi bisa berjalan dengan cepat. Oleh karena itu, jangan terus-terusan bersembunyi di dalam kamar atau rumah.

4. Mencari Distraksi Positif
Gegar budaya adalah proses yang normal. Jangan terus-terusan dilawan jika memang masih kebingungan. Cepat atau lambat gegar budaya akan teratasi dengan sensirinya. Untuk itu, carilah pengalih perhatian biar pikiran Nabsky sekalian bisa tetap fresh. Mendengarkan musik, menonton film, olahraga, hingga memasak bisa jadi pilihan untuk berdistraksi.

5. Membuka Pikiran atau Open Minded
Gegar budaya kadang diakibatkan perasaan bahwa lingkungan baru memiliki banyak sekali kesalahan dan keanehan. Hapus perasaan tersebut dengan lebih open minded atau membuka pikiran lebih luas. Ingat Nabs, di atas langit masih ada langit.

Itu tadi Nabs, 5 cara untuk mengatasi gegar budaya atau culture shock. Gegar budaya adalah sesuatu yang normal. Jadi jangan takut atau khawatir berlebihan ketika berada dalam situasi tersebut ya Nabsky. Karena semua ada solusinya.

Tags: Culture ShockGegar Budaya
Previous Post

Taman Dilan dan Pentingnya Fungsi Taman di Bojonegoro

Next Post

Interview bersama Mahfudin Akbar: dari Persibo hingga Dia yang Mengingatkan Maem dan Berdandan

BERITA MENARIK LAINNYA

Menghayati Siklus Abadi Sungai Bengawan: Kemarau Tak Bisa Cebok, Penghujan Tak Bisa Jongkok
Cecurhatan

Menghayati Siklus Abadi Sungai Bengawan: Kemarau Tak Bisa Cebok, Penghujan Tak Bisa Jongkok

13/10/2026
Alkemis Kebudayaan
JURNAKULTURA

Alkemis Kebudayaan

05/10/2026
Kapak Purba Berusia 4.000 Tahun Ditemukan di Bojonegoro
JURNAKULTURA

Kapak Purba Berusia 4.000 Tahun Ditemukan di Bojonegoro

29/09/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Membongkar Akar Trauma Franz Kafka dan Pembangkangan Max Brod demi Warisan Sastra bagi Peradaban

Membongkar Akar Trauma Franz Kafka dan Pembangkangan Max Brod demi Warisan Sastra bagi Peradaban

06/11/2026
Sadap: Mengambil dengan Melukai

Sadap: Mengambil dengan Melukai

05/11/2026
Membaca Madinah: Bagaimana Arab Saudi Mengembangkan Kota Nabi (2)

Membaca Madinah: Bagaimana Arab Saudi Mengembangkan Kota Nabi (2)

04/11/2026
Diakui UNESCO: Geopark Bojonegoro Mendunia, Bumi Harus Dijaga

Diakui UNESCO: Geopark Bojonegoro Mendunia, Bumi Harus Dijaga

03/11/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: