Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Mengubah Stigma Negatif tentang ODHA di Bojonegoro

Mahfudin Akbar by Mahfudin Akbar
01/12/2019
in JURNAKULTURA
Mengubah Stigma Negatif tentang ODHA di Bojonegoro

Sejumlah stigma negatif kerap melekat pada ODHA atau Orang Dengan HIV/AIDS. Ketika ada seseorang mengaku sebagai ODHA, lingkungan sekitarnya langsung mengucilkan. ODHA pun jadi termarjinalkan.

Menurut data dari Kementrian Kesehatan, pada 2018 lalu, jumlah ODHA di Indonesia mencapai 640.443 jiwa. Rentang usia ODHA terbanyak berada di kelompok umur 25 sampai 49 tahun. Diperkirakan, jumlah ini meningkat pada 2019.

Masih menurut data dari Kemenkes, Provinsi dengan ODHA terbanyak adalah DKI Jakarta. Disusul oleh Jawa Timur dan Jawa Barat.

Penyebaran virus HIV/AIDS ini merata ke semua daerah. Tak melulu kota-kota besar saja. Contohnya saja di Kabupaten Bojonegoro. Jumlah ODHA di Bojonegoro berada di angka ratusan orang.

Beberapa waktu lalu terjadi pengusiran warga yang dianggap terkena HIV/AIDS di Bojonegoro. Seorang yang diduga mengidap HIV/AIDS diusir paksa oleh warga sekitar. Warga takut jika orang tersebut menularkan virus HIV/AIDS.

Padahal, penularan virus HIV/AIDS tidak semudah seperti bayangan banyak orang. Kasi Penyakit Menular Dinas Kesehatan Bojonegoro, dr. Weny menjelaskan jika sentuhan tangan atau tubuh tidak akan menularkan virus HIV/AIDS.

“Penularan virus HIV/AIDS itu melalui darah dan hubungan intim. Bersentuhan tidak akan membuat seseorang terkena HIV/AIDS,” jelas Weny.

Weny juga menambahkan jika stigma negatif yang melekat pada ODHA itu jadi masalah lain yang perlu diatasi. Menurutnya, stigma negatif hanya akan membuat ODHA jadi makin depresi dan dijauhi.

ODHA membutuhkan dukungan moril. Baik dari keluarga sendiri maupun lingkungan sekitar. Menjauhi ODHA adalah langkah yang salah.

“Stigma ini adalah cap jelek yg diberikan oleh masyarakat. Ini jadi masalah tersendiri bagi teman-teman ODHA,” tambah Weny.

Masalah tentang ODHA memang belum terselesaikan sampai sekarang ini. Masyarakat Indonesia masih memandang sebelah mata ODHA. Padahal, ODHA tak perlu dijauhi. Yang perlu dijauhi adalah virusnya, bukan orangnya.

Penyebab utama kenapa ODHA dipandang sebelah mata atau termarjinalkan adalah pengetahuan yang minim tentang virus HIV/AIDS. Penularan HIV/AIDS tak semudah seperti bersentuhan tangan atau berada dalam satu ruangan dengan ODHA.

Edukasi mengenai penularan HIV/AIDS sangat dibutuhkan. Jangan sampai ada hoax tentang penularan HIV/AIDS yang terus dipelihara masyarakat.

Mengubah stigma negatif yang melekat pada ODHA memang tak semudah membalik telapak tangan. Perlu sinergi yang kuat antar semua pihak agar stigma buruk dan negatif bisa hilang dari ODHA.

Tags: HIV AIDSODHA
Previous Post

Peringati Hari Aids, FRB Gelar Talkshow bahas HIV/AIDS dan ODHA

Next Post

UN, Menteri Millennial, dan Sistem Pendidikan ala Warung Kopi

BERITA MENARIK LAINNYA

Tak Ada Narasi Tunggal dalam Mendefinisikan Sejarah
JURNAKULTURA

Tak Ada Narasi Tunggal dalam Mendefinisikan Sejarah

23/07/2026
Pager Negoro: Padangan dalam Jejak Perjuangan Mancanegara Wetan
Cecurhatan

Pager Negoro: Padangan dalam Jejak Perjuangan Mancanegara Wetan

18/05/2026
‎Sidi Padangan, Mozaik Perjuangan Lintas Zaman
JURNAKULTURA

‎Sidi Padangan, Mozaik Perjuangan Lintas Zaman

08/04/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Rampungkan Peta Mitigasi Longsor, Mahasiswa KKN Unigoro Buat Data Rujukan untuk Desa

Rampungkan Peta Mitigasi Longsor, Mahasiswa KKN Unigoro Buat Data Rujukan untuk Desa

26/07/2026
Rahang Purba dari Jetak: Ketika Bengawan Kembali Membuka Ingatannya

Rahang Purba dari Jetak: Ketika Bengawan Kembali Membuka Ingatannya

26/07/2026
Teori Syahadah dan Alasan Mengapa Iran Masih Bertahan

Teori Syahadah dan Alasan Mengapa Iran Masih Bertahan

25/07/2026
Di Tengah APBD Raksasa, Ribuan Anak Bojonegoro Masih Sulit Bersekolah

Di Tengah APBD Raksasa, Ribuan Anak Bojonegoro Masih Sulit Bersekolah

24/07/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: