Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Hadrah Ashabul Qohwah dan Sholawat Pergerakan (5)

Widodo Ramadhani by Widodo Ramadhani
17/04/2021
in JURNAKULTURA
Hadrah Ashabul Qohwah dan Sholawat Pergerakan (5)

Generasi para penabuh kulit sapi memang perlu dimunculkan setiap saat. Bahkan, jika perlu, dari organisasi mahasiswa ekstra kampus (Ormek). Sehingga sholawat dan pergerakan bisa berjalan beriringan.

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Raden Paku Sunan Giri Bojonegoro tak hanya mampu lahirkan kader demonstran, tapi juga kader yang progresif dan militan dalam sholawatan.

Ini terjadi pada Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) 2019, dimana banyak sekali yang minat sholawat. Langkah awal pun dilakukan. Yakni mengajak yang suka sholawatan bikin grup hadrah.

Selang beberapa bulan, anggota mulai terkumpul 20 orang, namum jarang sekali latihan. Sebab, para personil sudah mahir bermain hadrah. 2 bulan berjalan, hadrah belum pernah diundang acara hajatan semacamnya.

Hanya saja tampil diinternal rayon. Kebetulan ada acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Itulah yang menjadi momen tampil perdana. Tanpa ada sound sistem dan acaranya pun bisa dibilang kecil-kecilan.

Pemberian nama secara mendadak pada saat mau tampil perdana. Dari salah sahabat mengusulkan nama hadrahnya Ashabul Qohwah. Sebab, sering kumpul di warung kopi. Jadi nama itu diambil dari kata Ashabul yang artinya sahabat, Qohwah artinya kopi.

Tampil perdana adalah salah satu ajang untuk mengenalkan hadrah ini kepada khalayak umum. Karena PMII tidak hanya mahir berteriak di jalan. Namun juga berpontensi dalam hal lain seperti berkebun atau bertani atau berdagang, apalagi dalam hal sholawatan.

Minimnya aktivitas para kru menjadi kendala, hadrah terancam tidak bertahan lama. Tapi, beberapa orang masih yakin hadrah Ashabul Qohwah akan tetap hidup. Begitu juga pendatang baru di PMII akan ada.

Seiring berjalannya waktu, roda kaderisasi semakin berputar. Sampailah di MAPABA 2020, pasca acara, ada beberapa orang minat dalam bidang hadrah ini. Akhiranya generasi selanjutnya ada.

Rayon PMII Raden Paku memang memiliki agenda rutinan maulid nabi setiap tahunnya. Oleh karena itu, tampil perdana juga di acara tersebut. Namun, penampilannya lebih menarik.

Sesungguhnya, melihat daftar kru yang ada, para pemain adalah personil grup hadrah ternama di seluruh penjuru pantura. Maka, tak heran jika Ashabul Qohwah sulit untuk bubar, tapi juga sulit untuk maju ke depan.

Grup ini memang kekurangan dari segi perlengakapan alat. Itu semua tidak membuat kebingungan. Karena bisa pinjam dari beberapa pemain hadrah yang masuk di Ashabul Qohwah.

Lambat laun berjalan, Harlah Rayon PMII Raden Paku ke 14. Itulah yang menjadi kesempatan, Hadrah Ashabul untuk menunjukan eksistensinya. Maka dari itu, tampil perdana di acara yang mewah. Walau acaranya sendiri.

“Dulu memang belum maksimal dari pemainnya maupun tabuhan. Tapi alhamdulillah, 2020 ini bisa maksimal dan Ketika tampil di acara harlah. Juga sangat luar biasa kekompakannya,” ucap salah satu crew.

Alat-alat hadrah pun masih pinjam. Belum milik sendiri, mau beli sendiri juga melihat dari kegunaannya. Belum tentu seterusnya berguna. Paling-paling kalau ada undanga hajatan. Setelah itu Ashabul Qohwah mulai ada Job. Dan dikena oleh kalangan umum di sekitar Kota Bojonegoro.

“Baru saja kemarin hadrah ini diundang di acara penuntupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unugiri. Beberapa waktu sebelumanya, juga ada undangan di Boureno,” tuturnya.

Perkembangan mulai terlihat. Jika grup hadrah sudah banyak menempuh undangan. Bisa dipastikan hadrah itu tidak diragukan lagi. Mampu bermain secara profesional. Semoga tetap istiqomah, dari pergerakan menuju sholawatan.

Tags: Grup HadrohHadroh BojonegoroSeni Hadroh
Previous Post

Al-Khabiburosul dan Kegigihan Mempertahankan Budaya Sholawat (4)

Next Post

Bunga Sakura yang Memanggil-manggil

BERITA MENARIK LAINNYA

Wanareksa: Pejuang Ekologis, Penjaga Rimba Jawa Utara
JURNAKULTURA

Wanareksa: Pejuang Ekologis, Penjaga Rimba Jawa Utara

21/09/2026
Skateboard Bojonegoro Makin Diminati, Anggota Komunitas Bertambah Usai Kejuaraan Nasional
JURNAKULTURA

Skateboard Bojonegoro Makin Diminati, Anggota Komunitas Bertambah Usai Kejuaraan Nasional

06/09/2026
Buluqiya dan Tujuh Lautan Menuju Ujung Dunia
JURNAKULTURA

Buluqiya dan Tujuh Lautan Menuju Ujung Dunia

27/08/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Wanareksa: Pejuang Ekologis, Penjaga Rimba Jawa Utara

Wanareksa: Pejuang Ekologis, Penjaga Rimba Jawa Utara

21/09/2026
Reformasi yang Berhenti di Meja Rapat

Reformasi yang Berhenti di Meja Rapat

20/09/2026
Briefing Akbar KIBO 12: Sambutan Awal Menjelang Hari Inspirasi 2026 di Bojonegoro

Briefing Akbar KIBO 12: Sambutan Awal Menjelang Hari Inspirasi 2026 di Bojonegoro

19/09/2026
Kecamatan Baureno Gencarkan Pencegahan Diska

Kecamatan Baureno Gencarkan Pencegahan Diska

18/09/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: