Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Roekmini Koesoema Astuti, Polwan Legendaris asal Bojonegoro

Branda Lokamaya by Branda Lokamaya
03/09/2022
in Headline
Roekmini Koesoema Astuti, Polwan Legendaris asal Bojonegoro

Tak hanya seorang jenderal polisi, Roekmini Astuti adalah perempuan pembela Hak Asasi Manusia yang lahir dan besar di Kota Bojonegoro.

Ada adagium populer yang diyakini dari zaman ke zaman, bahwa orang Bojonegoro akan tampak pamor dan kehebatannya, saat berada di luar daerah. Begitupun Brigadir Jenderal Pol (Purn.) Dra. Roekmini Koesoema Astoeti.

Brigjen Roekmini Astuti bukan polwan sembarangan. Dia adalah perempuan kedua di Indonesia, yang pangkatnya mencapai Jenderal Polisi. Setelah sebelumnya, perempuan pertama dengan pangkat mencapai Jenderal Polisi adalah Brigjen Jeanne Mandagi.

Roekmini polwan legendaris asal Bojonegoro. Ia lahir di Dusun Tobo, Desa Kebonagung, Kecamatan Padangan,  Bojonegoro pada 4 September 1938. Ayahnya bernama Raden Soedarso. Ibunya bernama Raden Ayu Soemina. Roekmini adalah anak ke-6 dari 8 bersaudara.

Sejak lahir hingga setingkat SMA, Roekmini tinggal di Kebonagung Padangan, sebelum akhirnya melanjutkan studi di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 1964.

Setelah lulus dari UGM, atas saran sahabatnya yang bernama Pater Paul De Chauvigny De Blot, Roekmini memilih berkarir di kepolisian. Di kepolisian, Roekmini pernah menjadi Staf Asisten Intel Khusus di Kepolisian Wilayah 096 Yogyakarta.

Lalu pada 1972, Roekmini naik pangkat menjadi mayor. Ia pun ditugaskan di Kepolisian Daerah Jawa Tengah sebagai Kepala Seksi Psikologi, dan Kepala Biro Organisasi Sosial Politik Kowilhan II/Jawa Madura.

Tak hanya itu, Roekmini Astuti tercatat pernah jadi lulusan terbaik kedua, dalam kursus kekaryaan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Tentu itu raihan yang tak mudah. Mengingat, ia seorang perempuan. Sementara peran perempuan kala itu masih dipandang sebelah mata.

Pada 1982, Roekmini Astuti ditunjuk menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), mewakili Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Roekmini pun menjadi satu-satunya perempuan di antara 90 anggota Fraksi ABRI saat itu, yang ditunjuk jadi anggota DPR.

Dalam karir legislatifnya ini, Roekmini banyak berhadapan dengan kasus yang menyangkut kehidupan rakyat kecil. Di sinilah, keberpihakan Roekmini pada rakyat kecil sangat jelas. Hal ini membuat Roekmini dikenal sebagai anggota DPR perempuan yang sangat vokal.

Setelah menjalankan tugasnya di DPR, pada 1993, Roekmini masih dipercaya menjabat di Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Ini menjadi tempat paling tepat untuknya. Sebab pada masa itu, Komnas HAM jadi tumpuan masyarakat untuk mencari keadilan.

Keberpihakan Roekmini pada rakyat kecil dan pembelaannya terhadap hak asasi, terbukti dengan sebuah buku yang dia tulis sendiri. Buku itu berjudul “Mata Hati Roekmini: Nurani untuk Hak Asasi”.

 

Buku karya Roekmini Astuti, gambarkan keberpihakan pada Hak Asasi

Pada 1996, Roekmini menderita kanker di tenggorokan dan pita suaranya. Setelah dirawat secara intensif di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), jenderal polisi itu meninggal dunia pada 2 September 1996, di usia 57 tahun. Roekmini meninggalkan suaminya, Ir Mas Soejono, dan keempat anaknya.

Tiga tahun setelah ia meninggal, terbitlah buku dengan judul “Roekmini Dalam Kenangan“. Buku ini diterbitkan untuk memperingati 1000 hari wafatnya Brigjen. Pol. (Purn.) Dra Roekmini Koesoemo Astoeti, perempuan kedua dalam kepolisian yang berpangkat jenderal polisi, setelah Jeanne Mandagi.

Brigjen Roekmini adalah sebuah bukti betapa kayanya Indonesia akan tokoh-tokoh perempuan hebat. Ini juga membuat kita makin tahu Indonesia. Bahwa banyak tokoh Bojonegoro yang mengukir prestasi di luar kota.

Tags: Jenderal PolisiMakin Tahu IndonesiaPolwan LegendarisRoekmini Astuti
Previous Post

Sebuah Pembekalan untuk Orang Tua terkait Pola Asuh Anak Difabel

Next Post

Ini 5 Pejuang Hak Asasi Manusia Indonesia yang Wajib Diteladani

BERITA MENARIK LAINNYA

Hakekat Lomba Agustusan dalam Kehidupan Sehari-hari
Headline

Hakekat Lomba Agustusan dalam Kehidupan Sehari-hari

17/08/2024
Islam Indonesia dan 7 Strata Masyarakat Nusantara
Headline

Islam Indonesia dan 7 Strata Masyarakat Nusantara

12/07/2024
5 Kuliner Bojonegoro Tempo Dulu yang Harus Kamu Tahu
Destinasi

5 Kuliner Bojonegoro Tempo Dulu yang Harus Kamu Tahu

07/05/2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Konser Musik Lintas Generasi bersama Ari Lasso dan Nostalgia dengan Bojonegoro

Konser Musik Lintas Generasi bersama Ari Lasso dan Nostalgia dengan Bojonegoro

26/04/2026
Ajian Panyirepan dan Peran Hidup: Hikmah Humor dan Pencurian (14)

Ajian Panyirepan dan Peran Hidup: Hikmah Humor dan Pencurian (14)

25/04/2026
Di Antara Piring dan Kekuasaan

Di Antara Piring dan Kekuasaan

24/04/2026
Perkuat Legalitas, 8 SSB di Bojonegoro Resmi Berbadan Hukum

Perkuat Legalitas, 8 SSB di Bojonegoro Resmi Berbadan Hukum

23/04/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: