Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 58 Unugiri sukses adakan Workshop Enterpreneurship (berbasis UMKM) dengan tema “Pemuda desa pewaris potensi pencipta ekonomi mandiri”. peserta merupakan pemuda Desa Panemon Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro yang berjumlah 20 pemudi. Acara tersebut bertempat di Balai Desa Penemon Kecamatan Sugihwaras pada hari Sabtu (02/08/2025).
Workshop ini merupakan program kerja KKN Kelompok 58 Desa Panemon Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro yang terlaksana pada hari sabtu yang bertujuan untuk memberikan alternatif kepada pemudi Desa Panemon dalam pekerjaan layak (wiraswasta) dan berperan membangun onomi desa sesuai dengan SDGs yang menjadi salah satu tema KKN PINTAR UNUGIRI 2025. Berkemas produk UMKM unggulan lokal desa yaitu ithuk-ithuk yang bahan utamanya kacang hijau, pemudi Desa panemon mendapatkan keterampilan dalam hal pembuatan dan pemasaran produk UMKM (ithuk-ithuk).
Sambutan pertama baharudin selaku Koordinator Desa Panemon menyampaikan, “Alasan utama sasaran program pemudi karena menurut saya kalianlah pewaris dan penerus dari anugrah makanan khas ithuk-ithuk di desa panemon, ini kesempatan kalian anak muda desa panemon untuk membuat dan mengenalkan cemilan ithuk-ithuk khas Desa Panemon ke berbagai daerah, menjadi pengusaha adalah pilihan terbaik bagi usia muda karena mental diusia muda sering kalitertekan aturan oleh atasan ketika kalian bekerja dengan orang lain (memiliki boss)”.
Sambutan kedua bapak khakim selaku perwakilan perangkat Desa Panemon menyampaikan, “Harapannya pemudi Desa Panemon yang akan datang bisa konsisten dalam mengikuti pelatihan selanjutnya yang lebih berkembang dan lebih efektif.”
Pemateri workshop Naimatul Aini menyampaikan, Sejarah berdirinya produksi ithuk-ithuk S’HARMIYA Yang di tekuni oleh Mbak Naim dari tahun 2024 bulan 10 berawal dari pelatihan pengelolaan hasil pertanian yang di adakan di balai Desa Panemon kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro oleh Ibu Kristianingsih Direktur P4S gading, sejak saat itu ithuk-ithuk mulai terkenal di dinas – dinas , dan menjadi buah tangan pada event pertemuan pada tingkat Kabupaten.
“Saya memberikan tester kepada orang dinas yang ada di pertemuan tersebut dan sekarang sudah sering di pedan orang – orang dinas sampai diminta dinas perdagangan untuk mengirim ithuk – ithuk untuk pameran di Surabaya”.
Camilan Ithuk-ithuk kacang hijau merupakan snack pilihan yang tepat untuk anda yang mencari cemilan yang lezat dan sehat. Ithuk-ithuk menggunakan kacang hijau pilihan dan berkualitas tinggi, kemudian menggorengnya dengan minyak yang sehat dan dioleh secara higenis.
Baharudin selaku koordinasi Desa KKN kelompok 58 bertanya, “kenapa ithuk-ithuk dinamakan ithuk-ithuk?”.
Mbak Naim mengatakan,
Bahwa “Nama ithuk-ithuk merupakan nama yang sudah di berikan oleh dinas ketahanan pangan dan pertanian Bojonegoro,” ungkapnya.
Salah satu perangkat Desa Panemon Bapak Khakim mengkatan, terimakasih kepada teman-teman KKN kelompok 58 Unugiri yang telah mengadakan pelatihan pembuatan ithuk-ithuk dengan mendatangkan peserta kalangan anak muda desa panemon dengan pelatihan ini semoga anak muda desa panemon bisa terinspirasi untuk mengenalkan camilan ithuk-ithuk Khas Desa Panemon Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro ke berbagai daerah.
“Harapannya program ini bisa memberi pengalaman bagi anak muda desa panemon tentang pembuatan dan pemasaran produk ithuk-ithuk agar di kenal di berbagak daerah,” tuturnya.








