Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

‎Rahasia Huruf D dalam Semesta One Piece 

Branda Lokamaya by Branda Lokamaya
27/12/2025
in JURNAKULTURA
‎Rahasia Huruf D dalam Semesta One Piece 

Jolly Roger and Will of D

‎Huruf D dalam semesta One Piece adalah pengingat: bahwa sejarah selalu ditulis ulang oleh mereka yang berani menentang arus.

‎Di semesta One Piece, satu huruf kecil justru menyimpan kegaduhan paling panjang di dunia: huruf D. Ia hadir di tengah nama, namun selalu menimbulkan tanya. Monkey D. Luffy, Gol D. Roger, Monkey D. Dragon, Monkey D. Garp, Portgas D. Ace, Portgas D. Rouge, Rocks D. Xebec, Nefertari D. Lili, Marshall D. Teach, Trafalgar D. Law, Jaguar D. Saul, dan lain sebagainya. Semuanya adalah tokoh penting dalam semesta One Piece.

‎Huruf D. tentu bukan sekadar ornamen, melainkan penanda. Dalam cerita yang terus bergerak, Eiichiro Oda tak pernah tergesa membuka makna huruf D. Ia dibiarkan hidup sebagai misteri, beredar dari generasi ke generasi, seperti bisik sejarah yang tak pernah benar-benar padam.

‎Yang jelas, mereka yang menyandang D selalu berada di pusaran perubahan—membuat dunia bergeser, kekuasaan goyah, dan tatanan lama dipertanyakan.‎ D dikenal sebagai bagian dari Will of D, kehendak yang diwariskan, bukan dalam bentuk darah, tetapi dalam keberanian untuk melawan ketidakadilan.

Will of D (Kehendak D)

‎Dalam narasi One Piece, para pemilik D kerap disebut sebagai “musuh para dewa”. Dewa, dalam hal ini, bukan entitas spiritual, melainkan simbol kekuasaan absolut— lebih tepatnya kaum Naga Langit dan Pemerintah Dunia — yang merasa berhak atas segalanya.

‎Naga Langit adalah kelas penguasa; aristokrat, feodal, simbol kekuasaan absolut yang membanggakan keturunan. Sementara Pemerintah Dunia adalah organisasi politik (mesin birokrasi dan militer global) yang mengatur ratusan negara di dunia One Piece.

‎Mereka bertugas membangun narasi sejarah versi mereka sendiri. Dalam One Piece, sejarah ditentukan Kaum Naga Langit dan dijaga kekuasaan Pemerintah Dunia. Sebab siapa yang menguasai senjata, hukum, dan ketakutan, dialah yang mengatur ingatan dunia.

‎Naga Langit dan Pemerintah Dunia mengatur dan menyunting jalannya narasi sejarah. Mereka melarang riset poneglyph, mengkriminalisasi arkeolog,  bahkan menentukan “versi resmi” sejarah dunia versi mereka.

Baca juga: Poneglyph, Mencari Void Century yang Dihilangkan

‎Dan tokoh yang memiliki nama “D” kerap jadi ancaman bagi mereka. Sebab, mereka ingin mengembalikan narasi ‎Kerajaan Kuno dan memunculkan kembali Void Century (abad yang dihilangkan) melalui keberadaan arsip tandingan berupa Poneglyph (prasasti) dan Ohara (ilmuwan sejarah sejati).

‎Menariknya, D. tidak selalu hadir dalam sosok protagonis sempurna. Ada D yang ceria seperti Luffy, ada yang dingin dan penuh luka seperti Law, ada pula yang menjadi legenda seperti Roger. Namun satu benang merah yang menyatukan mereka: ketidaksediaan untuk tunduk  pada sistem yang menindas.

‎Huruf D juga kerap dikaitkan dengan senyum keberanian. Senyum orang-orang yang tahu bahwa hidup lebih besar dari rasa takut. Senyum Roger sebelum dieksekusi, senyum Luffy di saat terdesak, seolah menegaskan bahwa Will of D adalah kehendak untuk tetap merdeka, bahkan ketika segalanya dirampas.

‎Eiichiro Oda belum memberi arti literal pada huruf D. Apakah ia singkatan dari Dawn, Destiny, atau nama sebuah bangsa kuno — semua masih menjadi ruang tafsir. Namun barangkali di situlah kekuatannya. D bukan jawaban, melainkan pengingat: bahwa sejarah selalu ditulis ulang oleh mereka yang berani menentang arus.

‎Dalam dunia One Piece, huruf D bukan sekadar bagian dari nama. ia adalah Will of D — Kehendak D.  Ia adalah jejak perlawanan. Sebuah tanda bahwa di balik kekuasaan yang tampak mapan, selalu ada kehendak yang tak bisa dibungkam. Dan kehendak itu, seperti ombak, akan selalu kembali.

Tags: Makin Tahu IndonesiaPerebut Narasi SejarahSemesta One PieceWill of D
Previous Post

Hikayat Takut Kualat

Next Post

Bakti Bumi, Diskusi Agro Ekologi di Bukit Pagerwesi

BERITA MENARIK LAINNYA

Skateboard Bojonegoro Makin Diminati, Anggota Komunitas Bertambah Usai Kejuaraan Nasional
JURNAKULTURA

Skateboard Bojonegoro Makin Diminati, Anggota Komunitas Bertambah Usai Kejuaraan Nasional

06/09/2026
Buluqiya dan Tujuh Lautan Menuju Ujung Dunia
JURNAKULTURA

Buluqiya dan Tujuh Lautan Menuju Ujung Dunia

27/08/2026
Ketika Kekuasaan Kehilangan Akal Sehat, Membaca Novel Garcia Marquez
JURNAKULTURA

Ketika Kekuasaan Kehilangan Akal Sehat, Membaca Novel Garcia Marquez

25/08/2026

Anyar Nabs

Dedolarisasi dan Si Kancil di Jazirah Arab

Dedolarisasi dan Si Kancil di Jazirah Arab

15/09/2026
Ironi Lulusan Sarjana di Desa: Ketika Gelar Kalah Pamor dari Menantu Juragan dan Abdi Negara

Ironi Lulusan Sarjana di Desa: Ketika Gelar Kalah Pamor dari Menantu Juragan dan Abdi Negara

14/09/2026
Pameran Temporer 2026: Membuka Jejak Peradaban Bojonegoro

Pameran Temporer 2026: Membuka Jejak Peradaban Bojonegoro

13/09/2026
Peradaban Islam Bengawan: Dari Catatan hingga Kesenian

Peradaban Islam Bengawan: Dari Catatan hingga Kesenian

12/09/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: