Musim kemarau di Bojonegoro patut diwaspadai. Selain memberikan efek hawa panas dalam kehidupan sehari-hari, musim kemarau juga bisa jadi penyebab penyakit berbahaya. Oleh sebab itu, kita harus bisa menjaga kesehatan saat musim kemarau seperti ini.
Kemarau di Bojonegoro memang menyebabkan beberapa masalah. Contohnya adalah kekeringan di hutan maupun lahan pertanian. Hingga minimnya suplai air bersih. Beberapa kecamatan mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih untuk aktivitas sehari-hari.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Bojonegoro aktif dalam memberikan bantuan air bersih ke warga. Bantuan air bersih ini sudah diberikan sejak 23 Juli sampai dengan 13 September 2019. BPBD memprediksi jika musim kemarau di Bojonegoro akan berlangsung hingga Oktober.
Baca juga: Berkah Tembakau di Musim Kemarau
Selain menyebabkan beberapa masalah, musim kemarau di Bojonegoro juga berpotensi menimbulkan penyakit. Beberapa penyakit macam tifus, gondok, hingga iritasi kulit jadi deretan penyakit yang bisa menyerang saat musim kemarau berlangsung.
Agar terhindar dari berbagai macam penyakit musim kemarau, ada baiknya untuk terus menjaga kesehatan tubuh kamu. Berikut ini adalah 5 tips menjaga kesehatan saat musim kemarau berlangsung.
1. Konsumsi Air Putih yang Cukup
Saat cuaca panas, hal yang wajib diperhatikan adalah asupan cairan dalam tubuh. Jangan sampai kekurangan cairan karena itu akan mengakibatkan dehidrasi. Dehidrasi juga bisa mengakibatkan penyakit-penyakit lain seperti tifus, sakit perut, hingga demam. Oleh karena itu, penuhi kebutuhan cairan dalam tubuh dengan konsumsi air putih dengan cukup.
2. Gunakan Pakaian yang Mudah Menyerap Keringat
Jangan sampai salah kostum saat kondisi cuaca lagi panas-panasnya. Terik matahari yang menerpa tubuh membuat badan kita jadi mudah berkeringat. Penyakit atau iritasi kulit pun bisa menyerang. Untuk menghindari iritasi atau penyakit kulit lainnya, gunakan pakaian yang mudah menyerap keringat. Ingat, jangan gunakan pakaian yang tebal atau bertumpuk-tumpuk.
3. Hindari Sinar Matahari saat Tengah Hari
Siang antara jam 11.00 sampai 14.00 merupakan puncak hawa panas di musim kemarau. Jadi, jika tak ada keperluan yang mendesak, jangan keluar pada jam-jam tersebut. Sinar matahari yang langsung menerpa kulit bisa menyebabkan gejala pusing bahkan mengakibatkan pingsan. Usahakan untuk tetap berada di dalam ruangan saat siang hari. Syukur-syukur punya kesempatan untuk tidur siang.
4. Konsumsi Makanan dengan Gizi Seimbang
Mengonsumsi makanan dengan gizi yang seimbang juga sangat dianjurkan untuk jaga kesehatan saat musim kemarau berlangsung. Makanan 4 sehat, 5 sempurna sangat direkomendasikan untuk asupan sehari-hari saat musim kemarau datang. Dengan asupan gizi yang seimbang, penyakit-penyakit jadi tak mudah menyerang.
5. Pakai Sunscreen
Tips terakhir untuk menjaga kesehatan saat musim kemarau adalah dengan menggunakan sunscreen atau sunblock. Bagi kamu yang kulitnya enggan menghitam, jangan pernah lupa untuk menggunakan sunscreen. Selain melindungi kulit dari sinar matahari yang terik, sunscreen juga berguna untuk menjaga kesehatan kulit kita dalam kondisi apapun.
Nah, itu tadi Nabs, 5 tips menjaga kesehatan saat musim kemarau. Buat kamu yang ada di Bojonegoro, terus jaga kondisi tubuh agar terhindar dari segala macam penyakit berbahaya. Terutama saat musim kemarau seperti sekarang ini.








