Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Banjir Jakarta dan Isu Lingkungan yang Wajib Diperhatikan

Bakti Suryo by Bakti Suryo
27/02/2020
in JURNAKULTURA
Banjir Jakarta dan Isu Lingkungan yang Wajib Diperhatikan

Banyak faktor yang menjadi sebab kerusakan lingkungan. Satu di antaranya keterbatasan informasi dan metode edukasi. Sehingga muncul awarness dari masyarakat.

Jakarta masih berurusan dengan banjir. Solusi tak kunjung ketemu, banjir malah semakin parah. Sejak tahun baru kemarin, air bah bolak-balik menghampiri. Bahkan, Selasa (25/2) kemarin termasuk paling parah.

Tidak hanya di Jakarta. Beberapa wilayah lain juga kerap banjir. Seperti yang terjadi belum lama ini di Bekasi, Karawang, Pekalongan, Cirebon. Juga Samarinda, Bengkulu dan Konawe Utara.

Peristiwa adalah bukti bahwa isu lingkungan bukan sebatas wacana. Indonesia sudah merasakan dampaknya. Banjir begitu sering terjadi. Terutama banjir bandang. Titiknya menyebar di beberapa wilayah.

Lebih luas lagi, kerusakan alam juga terjadi di ujung utara bumi. Melansir CNN Indonesia, seperempat es di satu pulau Benua Antartika meleleh. Menurut Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), itu dapat menenggelamkan pulau-pulau di Indonesia.

“Menurut saya yang harus menjadi perhatian serius itu, penyebab dari es di Antartika mencair. Jika tidak dihentikan maka permukaan air laut pasti akan meningkat,” kata Kepala Departemen Advokasi Walhi, Zenzi Suhadi dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (26/2).

Tentu saja, kabar tersebut cukup mengerikan. Namun, seharusnya tidak mengagetkan. Isu lingkungan sudah lebih dulu muncul ke permukaan media. Hanya saja, dampak yang tidak dirasakan langsung membuat orang cukup apatis.

“Setelah kemaren nonton Before The Flood, baca ini jadi makin ngeri gini. Perubahan Iklim itu nyata euy. Kalo kita gak segera bebenah, lama-lama kita punah,” cuitan akun twitter anonimus, @negativisme.

Karena itu, sudah saatnya isu lingkungan menjadi pusat perhatian. Kerusakan alam yang terjadi butuh penanganan serius. Tidak boleh berhenti di meja diskusi. Sesegera mungkin harus ada aksi. Kapan lagi kalau tidak saat ini?

“Kalau mau menghentikan dampak dari pencairan es ini, Indonesia harus terlibat secara global dan domestik. Di mulai dari Indonesia dengan menghentikan deforestasi dan pengeringan kawasan gambut,” terang Zenzi.

Banyak faktor yang menjadi sebab kerusakan lingkungan. Satu di antaranya keterbatasan informasi dan metode edukasi. Sehingga muncul awarness dari masyarakat.

Selain itu, pemerintah perlu hadir. Segala kebijakan harus berpihak kepada lingkungan. Bukan sekadar nilai ekonomi yang menguntungkan. Jelas sekali itu akan memperparah keadaan.

Misalnya pembangunan infrastruktur pusat bisnis dan industri. Pembangunannya tetap harus terstandarisasi. Salah satunya berdasar AMDAL. Lingkungan alami tidak boleh dikesampingkan.

“Kalau merusak bumi, berarti bukan investasi,” cuitan Kepala Suku Mojok, Puthut EA melalui akun twitternya.

Isu lingkungan ada berbagai macam. Di antaranya pemanasan global, perubahan iklim, kebakaran hutan dan masih banyak lagi. Banjir hanya satu kasus kecil dari kerusakan alam.

Banyak yang bisa dilakukan untuk mencegahnya. Perilaku ramah lingkungan perlu diterapkan. Baik negara maupun masyarakat.

Negara harus mendukung melalui kebijakan yang sehat. Bukan hanya mementingkan investasi industri. Masyarakat juga menerapkan hidup ramah lingkungan. Misalnya meminimalisir produksi sampah.

Tags: Banjir JakartaIsu LingkunganSampah
Previous Post

Tak Ada yang Benar-benar Rongsokan di Muka Bumi Ini

Next Post

Kakek Ideologis itu Bernama John Steinbeck

BERITA MENARIK LAINNYA

Pager Negoro: Padangan dalam Jejak Perjuangan Mancanegara Wetan
Cecurhatan

Pager Negoro: Padangan dalam Jejak Perjuangan Mancanegara Wetan

18/05/2026
‎Sidi Padangan, Mozaik Perjuangan Lintas Zaman
JURNAKULTURA

‎Sidi Padangan, Mozaik Perjuangan Lintas Zaman

08/04/2026
Wayang Tani: Narasi Kesenian dari Rahim Pertanian
JURNAKULTURA

Wayang Tani: Narasi Kesenian dari Rahim Pertanian

31/03/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Kisah Soekarno dan Marhaen, Petani Bandung yang Menginspirasi Lahirnya Marhaenisme

Kisah Soekarno dan Marhaen, Petani Bandung yang Menginspirasi Lahirnya Marhaenisme

02/06/2026
Di Kebun Singkong: Percakapan tentang Benih, Anak-anak, dan Masa Depan

Di Kebun Singkong: Percakapan tentang Benih, Anak-anak, dan Masa Depan

02/06/2026
Sang Pengasuh dalam Bayang-Bayang Sejarah: Kisah Sarinah dan Jejaknya dalam Hidup Soekarno

Sang Pengasuh dalam Bayang-Bayang Sejarah: Kisah Sarinah dan Jejaknya dalam Hidup Soekarno

01/06/2026
Ekspedisi Naga Api Menelisik Situs Janjang dan Sejarah Perminyakan Pra-Kolonial

Ekspedisi Naga Api Menelisik Situs Janjang dan Sejarah Perminyakan Pra-Kolonial

31/05/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: