Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Biografi Ibnu Ajurrum, Waliyullah Penulis Kitab Matan Jurumiyah

Rizki Alfadangi by Rizki Alfadangi
14/10/2023
in Figur
Biografi Ibnu Ajurrum, Waliyullah Penulis Kitab Matan Jurumiyah

Imam As-Sonhaji alias Ibnu Ajurrum (1273-1323 M), merupakan ulama besar, Waliyullah, dan ahli tata bahasa Arab dari Kota Fez, Maroko. Beliau penulis Kitab Matan Jurumiyah, menjadi kitab tata bahasa Arab yang sangat terkenal di seluruh penjuru dunia, termasuk di semua pesantren salaf Nusantara.

Ada sangat banyak Wangsa Sadah (keturunan Nabi Muhammad SAW) di dunia ini. Mereka fokus pada keilmuan, bersikap tawadhuk, dan tak pernah memamerkan apalagi memanggungkan identitasnya. Mayoritas hanya mau disebut “Syekh”, “Imam”, atau bahkan tanpa titel apapun, untuk menjaga tawadhu’itas-nya.

Selain dikenal sebagai seorang ahli tata bahasa Arab, Ibnu Ajurrum juga dikenal sebagai seorang ahli dalam berbagai bidang keilmuan, yaitu ilmu faraidh, ilmu hisab, ilmu sastra Bahasa Arab dan ilmu qiraat. Dalam bidang qiraat, dia pun melahirkan beberapa karya.

Tulisan ini merupakan bagian dari rangkaian berseri: Biografi Ilmiah Para Wali dan Dzuriyah Nabi. 

Satu di antara karya monumental Imam As-Sonhaji adalah kitab al-Muqaddimah al-Ajurrumiyyah fi Mabadi’ Ilm al-Arabiyyah. Di dunia pesantren Indonesia, karya itu dikenal dengan Kitab Matan Jurrumiyyah. Kitab yang dipergunakan di hampir seluruh pesantren salaf di Indonesia sebagai buku pengantar gramatika Bahasa Arab.

Latar Belakang

Beliau bernama Abu Abdullah Muhammad bin Muhammad bin Dawud As-Shonhaji (1273-1323 M). Beliau lahir dan wafat di Kota Fez, Maroko. Ajurum berarti al-faqir as-Shufi, ahli ibadah yang sufi. Ini menandakan ia seorang ahli ibadah, menjalankan laku hidup sufi dan menjauhi kehidupan duniawi. Sedangkan As-Shonhaji merupakan nisbat pada Sounhajah, suku besar yang tersebar di kawasan Maghrib (Maroko).

Masa Belajar Ibnu Ajurrum

Ibnu Ajurrum belajar dasar-dasar agama di kota Fez. Kemudian beliau berangkat haji ke kota Makkah. Saat melewati Kairo, beliau belajar nahwu kepada Syekh Abu Hayyan, salah seorang pakar nahwu negeri Andalusia, penyusun Kitab Al Bahrul Muhith, sampai beliau mendapatkan ijazah dari Syekh Abu Hayyan. Selain itu, beliau juga belajar pada Imam Muhammad Al Qosshob.

Karya Ibnu Ajurrum

Karya Ibnu Ajurrum cukup banyak. Di antaranya; Kitab Faraid Al Ma’ani Syarah Hirzul Ma’ani, Kitab Attabshir fi Ilmi Tafsir, Kitab Raudhul Manafi’, Kitab Qira’ah Imam Nafi’, dan tentu saja yang sangat terkenal adalah Kitab Matan Jurumiyah.

Karomah Kitab Jurumiyah

Karya Ibnu Ajurrum yang sangat terkenal ialah Kitab Jurumiyah, salah satu kitab yang paling banyak di-syarah, dibahas, dan diperjelas penulis-penulis di zaman berikutnya. Kitab ini fokus pada judul-judul besar ilmu nahwu dan pembahasan pokok. Sehingga dikenal sebagai kitab matan induk yang ringkas dan padat.

Masyhur terdapat beberapa peristiwa menarik dalam proses penulisan kitab Jurumiyyah ini. Dalam riwayatnya, ketika beliau telah menyelesaikan penulisan kitabnya, ia melemparkan kitab itu ke laut sambil berkata:

“Wahai Allah, jikalau buku ini ikhlas (dikarang) murni karena mengharap keridhaan-Mu, maka ia akan kembali dan tidak basah.”

Benar. Kitab itu kembali lagi, tidak basah, dan tak rusak sedikitpun. Itu menunjukan betapa ikhlasnya beliau menulis kitab tersebut. Maka, tak heran jika Kitab Jurumiyah menjadi kitab penuh barokah dan manfaat, sekaligus paling dikenal hingga saat ini. Ia masyhur sebagai kitab yang paling banyak di-syarh (diperjelas) ulama-ulama berikutnya.

Murid-murid Ibnu Ajurrum

Abdullah bin Muhammad Ajurrum (putranya), Abu Al Makarim (putranya), Syekh Abul Abbas Al Jarna’i Atthobib, Abdullah bin Umar Annahwi ad-Dhorir, Muhammad bin Ali Al Ghassani Annahwi, Qodhi’ Hadhrami, Abul Abbas Al Khazraji Annahwi, Ibnu Hakam, hingga Muhammad bin Ahmad bin ya’la Al Hasani.

Tags: Biografi Imam As-ShonhajiIbnu AjurrumKitab JurumiyahMaha Guru Ulama NusantaraMakin Tahu IndonesiaSeri Maha Guru Aswaja
Previous Post

Pekan Kebudayaan Nasional dan Lomba Menulis Kabar Baik dari Daerahmu

Next Post

Keunikan Di Balik Jalan Sersan Mulyono Bojonegoro

BERITA MENARIK LAINNYA

Kisah Soekarno dan Marhaen, Petani Bandung yang Menginspirasi Lahirnya Marhaenisme
Figur

Kisah Soekarno dan Marhaen, Petani Bandung yang Menginspirasi Lahirnya Marhaenisme

02/06/2026
Sang Pengasuh dalam Bayang-Bayang Sejarah: Kisah Sarinah dan Jejaknya dalam Hidup Soekarno
Figur

Sang Pengasuh dalam Bayang-Bayang Sejarah: Kisah Sarinah dan Jejaknya dalam Hidup Soekarno

01/06/2026
Obituari Jurgen Habermas: Jejak Demokrasi di Desa-desa Indonesia
Figur

Obituari Jurgen Habermas: Jejak Demokrasi di Desa-desa Indonesia

26/03/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Festival Wastra Batik Bojonegoro 2026 jadi Panggung Sejarah, Budaya, dan Ekonomi Kreatif Bojonegoro

Festival Wastra Batik Bojonegoro 2026 jadi Panggung Sejarah, Budaya, dan Ekonomi Kreatif Bojonegoro

13/06/2026
Kuda, Pohon, dan Laut yang Terbakar: Hikmah Humor dan Pencurian (19)

Kuda, Pohon, dan Laut yang Terbakar: Hikmah Humor dan Pencurian (19)

12/06/2026
Di Selasar Sunyi Bersama Gandhi: Percakapan tentang Nurani, Kekuasaan, dan Dunia yang Gelisah

Di Selasar Sunyi Bersama Gandhi: Percakapan tentang Nurani, Kekuasaan, dan Dunia yang Gelisah

11/06/2026
Terjun ke Drenges, KKN Unigoro Petakan Potensi Desa Lewat Misi From Forest to Future

Terjun ke Drenges, KKN Unigoro Petakan Potensi Desa Lewat Misi From Forest to Future

10/06/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: