Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Filologi Turats Bojonegoro dan Enigma Masa Depan

A Wahyu Rizkiawan by A Wahyu Rizkiawan
11/05/2022
in Manuskrip, Peristiwa
Filologi Turats Bojonegoro dan Enigma Masa Depan

Tak hanya kaya akan minyak, taman, dan banjir genangan. Kota Bojonegoro juga punya banyak manuskrip dan turats peradaban masa silam. 

Kemampuan terbesar manusia adalah bergosip dan berimajinasi. Begitu kata Yuval Noah Harari dalam Sapiens: A Brief History of Humankind. Awalnya saya mengira Yuval hanya bercanda. Tapi setelah saya pahami, sepertinya Yuval kok ada benarnya juga.

Buktinya, binatang bisa mendeteksi bahaya saat mereka melihat bentuk dan keberadaan bahaya tersebut. Sementara manusia bisa menceritakan dan mendeskripsikan bahaya, yang bahkan belum jelas keberadaan dan bentuknya.

Teori Yuval tentu bisa kita kembangkan sendiri dengan bermacam metafora. Mulai dari; dinosaurus punah karena tak suka berdiskusi, ayam jadi KFC karena tak suka berkonsolidasi, atau burung bangau tak dapat royalti dari pabrik kecap, karena tak bisa melayangkan surat somasi.

Apapun itu, contoh-contoh di atas menunjukan betapa mulianya ditakdir menjadi manusia. Hal itu pula yang membuat kami berempat menggelar diskusi dadakan pada sore (11/5) ini. Diskusi ini digelar agar kami tak punah atau tak jadi ayam kentucky.

Diskusi sederhana ini, dihadiri Dosen muda dan akademisi UNUGIRI Bojonegoro, Usman Roin; dai kondang sekaligus Dosen Kaprodi PAI UNUGIRI Bojonegoro berjuluk Sohib Gubuk Taqrib Al Danderi, Su’udin Aziz; Redaktur NUonline Pusat, Mahbib Khoiron; dan saya sendiri.

Kak Usman, Kak Udin, dan Kak Mahbib bukan sekadar kakak pramuka akademisi biasa, tapi pemuda-pemuda progresif yang concern dalam bidang ilmu pengetahuan. Masyhur sebagai para aktivis peradaban.

Kami berdiskusi tentang cara memprediksi masa depan dengan tolok ukur masa lalu. Bukan, bukan berarti kami semua tak bisa move on karena pernah patah hati, bukan. Ingat! masa lalu tak hanya meninggalkan kenangan, tapi juga ilmu pengetahuan.

Ini penting untuk diketahui agar kita memahami sebuah kaidah: bahwa peninggalan pendahulu bukan sekadar warisan harta dan kenangan, tapi juga pelajaran dan enigma yang mengandung banyak pesan masa depan.

Enigma tentang masa depan, biasanya terdapat dalam manuskrip dan turats (peninggaalan ulama terdahulu). Kota Bojonegoro punya banyak manuskrip dan turats yang, sayangnya, kurang mendapat perhatian dari Dinas Arsip dan Perpustakaan. Karena itu, kita sendiri yang harus perhatian.

Kita harus tahu bahwa Bojonegoro tak hanya kaya akan minyak, taman, dan banjir genangan, tapi juga kaya akan manuskrip dan turats yang sangat penting bagi peradaban ilmu pengetahuan. Di sinilah, kerja-kerja filologi sangat dibutuhkan.

Turats selalu identik dengan naskah karya ulama klasik. Ini bukti Kota Bojonegoro punya peradaban islam yang cukup tua. Hanya, karena tak pernah dibahas dan disiskusikan, ia seperti tak pernah ada.

Giat filologi (memahami turats dan manuskrip) sangat penting untuk memahami peradaban masa lalu dan memproyeksi masa depan. Sebab, di dalamnya terdapat ilmu pengetahuan dan pesan para ulama nusantara.

Tak sembarang kota ditemui peninggalan manuskrip klasik. Hanya kota yang memiliki peradaban ilmu pengetahuan saja, yang berpotensi memilikinya. Dan kota Bojonegoro memiliki itu semua.

Kami ingin agar ada giat filologi yang membahas, mengkaji, dan memamerkan manuskrip-manuskrip karya para ulama nusantara yang ada di Kota Bojonegoro. Itu salah satu di antara beberapa alasan kami berdiskusi sore tadi.

Kami sangat berkeyakinan bakal ada pameran dan kajian manuskrip (turats) di Kota Bojonegoro. Tapi entah kapan, kami masih belum tahu. Sebab keyakinan itu masih menjadi enigma masa depan, di dalam hati kami semua.

Tags: Filologi BojonegoroManuskrip BojonegoroTurats Bojonegoro
Previous Post

5 Toko Legendaris di Bojonegoro yang Wajib Kamu Tahu

Next Post

Memahami Potensi Deglobalisasi Ekonomi

BERITA MENARIK LAINNYA

Konser Musik Lintas Generasi bersama Ari Lasso dan Nostalgia dengan Bojonegoro
Peristiwa

Konser Musik Lintas Generasi bersama Ari Lasso dan Nostalgia dengan Bojonegoro

26/04/2026
‎Outing Class, Membangun Tradisi Belajar yang Kontekstual
Peristiwa

‎Outing Class, Membangun Tradisi Belajar yang Kontekstual

17/04/2026
‎Komisi B DPRD Bojonegoro Ungkap Hambatan Pendirian KDKMP di Sejumlah Desa
Peristiwa

‎Komisi B DPRD Bojonegoro Ungkap Hambatan Pendirian KDKMP di Sejumlah Desa

15/04/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Batu Bara dan Piring Kosong

Batu Bara dan Piring Kosong

28/04/2026
Salat, Ritual Sunyi di Tengah Hiruk Pikuk Zaman 

Salat, Ritual Sunyi di Tengah Hiruk Pikuk Zaman 

27/04/2026
Konser Musik Lintas Generasi bersama Ari Lasso dan Nostalgia dengan Bojonegoro

Konser Musik Lintas Generasi bersama Ari Lasso dan Nostalgia dengan Bojonegoro

26/04/2026
Ajian Panyirepan dan Peran Hidup: Hikmah Humor dan Pencurian (14)

Ajian Panyirepan dan Peran Hidup: Hikmah Humor dan Pencurian (14)

25/04/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: