Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Hidup Mencari Ketenangan dan Tenang Mencari Kehidupan

Bakti Suryo by Bakti Suryo
04/11/2019
in JURNAKULTURA
Hidup Mencari Ketenangan dan Tenang Mencari Kehidupan

Beban pekerjaan tentu berdampak pada sisi psikologis. Kondisi tertekan akan memicu stress. Untuk mengatasinya, disarankan meditasi. Banyak cara melakukannya. Misalnya, mengambil waktu sejenak untuk mengistirahatkan otak. Bisa 10 hingga 20 menit.

Namun, tidak semua orang memilih untuk berkompromi. Pasalnya, pengaruh buruk pada sisi psikologis bukan hanya akibat beban kerja. Bisa juga, kondisi lingkungan. Tidak hanya lingkungan pekerjaan. Baik lingkungan pergaulan, keluarga atau lingkungan lainnya.Kasus ini biasa disebut dengan toxic.

Toxic merupakan hubungan yang dapat membawa seseorang ke dalam pengaruh buruk. Tentu ini tidak baik. Lama-kelamaan, kondisi mental akan tidak sehat. Akhirnya, muncul perasaan kurang puas, tertekan, ragu-ragu dan tidak bersemangat. Stress adalah yang paling buruk.

Menjernihkan pikiran dan berpikir positif dirasa tidak menjadi solusi. Solusi menghindarinya adalah keluar dari lingkungan tersebut. Misalnya, seorang pelayar yang sedang mencoba “turun” dari kapal.

Seperti yang dilakukan Arizki Fathur Rokhim. Belakangan ini dia sedang mempelajari manajemen psikologis. Sejak 2015, Ariz sering mengikuti retreat meditasi. Hal itu membuat dia lebih merasa terbuka terhadap keadaan. Pelatihan yang dia ikuti membuat dia semakin peka dan jernih dalam berpikir.

“Itu seperti belajar ke dalam diri. Jadi melihat ke dalam diri tentang apa yang sedang kita rasakan,” kata pria berusia 27 tersebut.

Menurutnya, meditasi adalah cara melatih psikologi. Dengan begitu, kondisi pikiran selalu tenang dan stabil. Sehingga pengaruh buruk dari lingkungan bisa dihindari. Kondisi tenang akan membuat orang tetap fokus pada dirinya sendiri. Bukan malah fokus dengan yang terjadi di lingkungannya.

“Fokus pada diri sendiri akan membuat tenang. Segala masalah akan mudah dipikirkan dan dicari solusinya,” ucap pria asal Klangon, Bojonegoro tersebut.

Ariz menjelaskan bahwa hidup butuh ketenangan. Menjalani segalah hal butuh kenyamanan agar hasilnya maksimal. Meditasi termasuk cara untuk maintenance kondisi psikologi. Dengan begitu, pikiran tidak mudah terpengaruh. Terlebih lagi, pengaruh buruk.

“Menjalani hidup ini butuh ketenangan, bukan mencari ketenangan saat mendapat masalah. Jadi, setiap solusi mudah dicari. Untuk itu, meditasi harus sering dilakukan,” pungkas Ariz.

Tidak semua hal berada pada kontrol manusia. Terdapat peran masing-masing di dalam sebuah lingkungan. Jadi, peran diri sendiri harus dipahami. Akan lebih mudah jika setiap orang mengontrol dirinya sendiri. Jika terdapat benturan psikologis, maka kebijaksanaan dibutuhkan. Yaitu dengan melihat ke dalam diri. Mengukur sejauh mana kondisi psikologi terdampak.

Hidup memang tidak selalu berjalan mulus. Jika tidak ada masalah, itu bukan hidup. Dengan menjalani ketenangan hidup, segala aktivitas akan terasa nyaman. Pengaruh buruk dari lingkungan mampu diatasi. Terlebih kamu yang menjadi pengaruh baik bagi lingkungan. Apa yang menjadi pilihan adalah beradaptasi atau mati.

Tags: Ketenanganpsikologi
Previous Post

Ferri dan Unsa: Mendendangkan Dongeng dan Mengajak Membaca

Next Post

Berhentilah Mencari dan Mulailah Menemukan

BERITA MENARIK LAINNYA

Buluqiya dan Tujuh Lautan Menuju Ujung Dunia
JURNAKULTURA

Buluqiya dan Tujuh Lautan Menuju Ujung Dunia

27/08/2026
Ketika Kekuasaan Kehilangan Akal Sehat, Membaca Novel Garcia Marquez
JURNAKULTURA

Ketika Kekuasaan Kehilangan Akal Sehat, Membaca Novel Garcia Marquez

25/08/2026
Quo Vadis NU Pasca Muktamar ke-35, Membaca Nahdlatul Ulama Hari Ini
JURNAKULTURA

Quo Vadis NU Pasca Muktamar ke-35, Membaca Nahdlatul Ulama Hari Ini

23/08/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Abdulloh Umar: Tambakberas dan Ucapan Selamat untuk Kepemimpinan PBNU

Abdulloh Umar: Tambakberas dan Ucapan Selamat untuk Kepemimpinan PBNU

01/09/2026
Membaca NU di Bawah Dua Kyai Terpilih dari Jawa Timur

Membaca NU di Bawah Dua Kyai Terpilih dari Jawa Timur

31/08/2026
Ideologi, Otonomi Terakhir Manusia

Ideologi, Otonomi Terakhir Manusia

30/08/2026
BALKONDES Bonorejo Resmi Dibangun, Jadi Harapan Baru Untuk Mendorong Kemandirian Ekonomi Desa

BALKONDES Bonorejo Resmi Dibangun, Jadi Harapan Baru Untuk Mendorong Kemandirian Ekonomi Desa

29/08/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: