Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Jangan Pernah Menulis

Redaksi by Redaksi
26/07/2020
in JURNAKULTURA
Jangan Pernah Menulis

Kamu harus tahu, menata aksara yang semula mati menjadi hidup dan punya gagasan, sesungguhnya serupa meminta batu berbicara.

Menulis butuh mental yang kuat. Selain butuh telaten dan sabar, butuh siap dikritik kalau tulisan jelek dan nggak logis saat dibaca. Menulis harus siap tidak menyesal karena telah menulis.

Berkarya butuh mental yang kuat. Selain butuh telaten dan sabar, butuh siap dikritik kalau karyamu jelek dan nggak logis saat dilihat dan dirasa. Berkarya harus siap tidak menyesal karena telah berkarya.

Jangan pernah menulis jika kamu baperan. Menulis artikel atau jenis prosa apa saja, tak serupa mengambil foto atau menulis puisi; yang saat dikritik, bisa langsung njawab: “kau hanya tak memahaminya.”

Jangan pernah berkarya jika kamu baperan. Mencipta karya tak serupa ngambek, yang saat ditanya; bisa langsung dijawab: “kau hanya tak memahamiku.”

Jangan pernah menulis jika kamu hanya ingin dipuji dari tulisanmu. Kamu harus tahu, di dunia ini, banyak tulisan bagus yang dinilai buruk pembaca, apalagi tulisan yang biasa-biasa saja.

Jangan pernah berkarya jika kamu hanya ingin dipuji dari karyamu. Kamu harus tahu, di dunia ini, banyak karya bagus yang dinilai buruk orang lain, apalagi karya yang biasa-biasa saja.

Jangan pernah menulis jika kau ingin tulisanmu langsung bagus dan memukau. Kamu harus tahu, menata aksara yang semula mati menjadi hidup dan punya gagasan, sesungguhnya serupa meminta batu berbicara.

Jangan pernah berkarya jika kau ingin karyamu langsung bagus dan memukau. Kamu harus tahu, mencipta sesuatu yang semula tak ada menjadi ada, sesungguhnya bukan keahlian manusia.

Menulis, serupa berbisik pada orang lain. Harus jelas dan harus bisa dimengerti secara logika. Terlepas penafsiran pembaca boleh bagaimana saja, setidaknya ia harus jelas sebagai makhluk yang terbaca. Yang terdengar.

Berkarya, serupa berkomunikasi pada orang lain. Harus berwujud dan ada yang disampaikan, bahkan jika yang disampaikan adalah ketidakjelasan. Setidaknya ia harus berwujud, entah jelas atau tidak.

Menulislah sebisamu. Serupa berbicaralah sebisamu. Kau hanya butuh mengubah apa yang ingin kau ucap, dengan medium huruf-huruf mati. Karena menulis adalah menghidupkan yang semula mati.

Berkaryalah sebisamu. Seperti… bahkan saat kau duduk dan tidak ngapa-ngapain. Kau hanya butuh memberitahu orang lain atas kehadiranmu di muka bumi, sebagai sesuatu yang hidup, yang belum mati.

Menulislah dengan sederhana — bahkan jika kau menulis tentang ketidaksanggupanmu menulis. Dan Jurnaba, adalah ruang bagi mereka yang mau belajar menggagas sesuatu, secara sederhana.

 

Tags: Jurnabamenulis cerita
Previous Post

Mengenal Sang Pembabat Hutan Keracil, Pribumi Pertama yang Memeluk Agama Kristen Kejawen di Mojowarno Jombang

Next Post

Saat Pemilik Warung Kopi Memandang Sinis Pengguna Laptop

BERITA MENARIK LAINNYA

Menghayati Siklus Abadi Sungai Bengawan: Kemarau Tak Bisa Cebok, Penghujan Tak Bisa Jongkok
Cecurhatan

Menghayati Siklus Abadi Sungai Bengawan: Kemarau Tak Bisa Cebok, Penghujan Tak Bisa Jongkok

13/10/2026
Alkemis Kebudayaan
JURNAKULTURA

Alkemis Kebudayaan

05/10/2026
Kapak Purba Berusia 4.000 Tahun Ditemukan di Bojonegoro
JURNAKULTURA

Kapak Purba Berusia 4.000 Tahun Ditemukan di Bojonegoro

29/09/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Hujan di Bulan November dan Cara Usman Arrumy Mencuitkan Kenangan

Hujan di Bulan November dan Cara Usman Arrumy Mencuitkan Kenangan

01/11/2026
HISMI Resmikan Kantor Sekretariat Nasional di Malang, Tandai Enam Tahun Perjalanan Organisasi

HISMI Resmikan Kantor Sekretariat Nasional di Malang, Tandai Enam Tahun Perjalanan Organisasi

31/10/2026
Azizah Al Batti: Makkah dan Cinta yang Tak Berhenti pada Kematian

Azizah Al Batti: Makkah dan Cinta yang Tak Berhenti pada Kematian

30/10/2026
Salam Tiga Jari di Demo Hari Sumpah Pemuda 2026, Simbol Perlawanan ala The Hunger Games

Salam Tiga Jari di Demo Hari Sumpah Pemuda 2026, Simbol Perlawanan ala The Hunger Games

29/10/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: