Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Kemplang dan Jajanan Ikonik saat Lebaran

Mahfudin Akbar by Mahfudin Akbar
26/05/2020
in JURNAKULTURA
Kemplang dan Jajanan Ikonik saat Lebaran

Proses pembuatan kemplang khas Jawa Timur ini memang cukup rumit. Ada beberapa tahap yang harus dilakukan sebelum keripik kemplang ini benar-benar bisa dinikmati. Tak heran jika panganan satu ini mulai sulit ditemui.

Salah satu jajanan khas lebaran di Bojonegoro dan sekitarnya adalah kemplang. Jajanan berupa keripik renyah ini sangat mudah ditemui di toples-toples yang disajikan saat hari raya idul fitri.

Idul fitri bukan hanya milik nastar dan ketupat saja. Banyak sekali jajanan atau panganan yang muncul di hari raya idul fitri saja. Jajanan-jananan tersebut jadi ikon tersendiri dalam merayakan hari kemenangan.

Satu dari sekian banyak jenis jajanan lebaran yang kurang mendapatkan sorotan adalah kemplang. Keripik yang memililki warna cokelat dengan tekstur renyah ini jadi sajian yang cukup ikonik di Bojonegoro, Tuban, dan sebagian daerah di Jawa Timur lainnya.

Kemplang khas Jawa Timur ini berbeda lho Nabs dengan makanan dengan nama sama yang berasal dari Palembang. Meski namanya sama, keduanya adalah panganan yang cukup berbeda.

Kempang khas Palembang terbuat dari bahan ikan laut. Ia dicampur sedemikian rupa dengan aneka bahan lain seperti sagu dan bawang putih. Pembuatannya pun dilakukan dengan 2 cara, yakni digoreng dan dipanggang.

Sedangkan kemplang Jawa Timur terbuat dari campuran tepung terigu dan parutan kelapa. Cara membuatnya dengan cara digoreng hingga renyah atau crispy.

Dalam gigitan kemplang, kamu akan merasakan sensasi renyah dan gurih. Parutan kelapa dan bumbu halus yang ditambahkan jadi sumber utama kenikmatan jajanan satu ini.

Proses pembuatan kemplang khas Jawa Timur ini memang cukup rumit. Ada beberapa tahap yang harus dilakukan sebelum keripik kemplang ini benar-benar bisa dinikmati. Tak heran jika panganan satu ini mulai sulit ditemui.

Pertama-tama, kamu mesti menyiapkan parutan kelapa. Kelapa yang sudah tua diparut kemudian ditiriskan. Langkah selanjutnya adalah menghaluskan bumbu-bumbu. Mulai dari cabai, bawang putih, kemiri dan garam.

Parutan kelapa yang sudah disiapkan tadi kemudian dicampur dengan tepung terigu. Selanjutnya, campuran tepung dan parutan kelapa itu dikukus.

Setelah tahap pengkukusan selesai, diamkan sebentar adonan hingga cukup dingin untuk kemudian dicampur dengan bumbu halus. Campur merata hingga adonan berubah jadi agak cokelat.

Setelah tercampur merata, bikin bulatan-bulatan kecil sebesar kelereng. Bulatan tersebut kemudian dipipihkan hingga jadi lebar, Nabs. Setelah itu tinggal digoreng di wajan panas sampai matang.

Karena pembuatannya yang cukup rumit, kemplang memang jarang sekali dibuat. Orang-orang zaman sekarang lebih memilih yang praktis. Beli jajan kaleng di supermarket untuk sajian di meja tamu saat lebaran.

Meski jarang dibuat, kemplang tetap ada dan jadi jajanan ikonik saat perayaan hari raya idul fitri. Khususnya di daerah Bojonegoro, Tuban, dan sekitarnya.

Tags: Jajanan LebaranKemplang
Previous Post

Manusia dan Emas di Tengah Pandemi Corona

Next Post

Kopi Tjah Angon, Wedangan yang Tak Sekadar Pahit dan Manis Belaka

BERITA MENARIK LAINNYA

Tak Ada Narasi Tunggal dalam Mendefinisikan Sejarah
JURNAKULTURA

Tak Ada Narasi Tunggal dalam Mendefinisikan Sejarah

23/07/2026
Pager Negoro: Padangan dalam Jejak Perjuangan Mancanegara Wetan
Cecurhatan

Pager Negoro: Padangan dalam Jejak Perjuangan Mancanegara Wetan

18/05/2026
‎Sidi Padangan, Mozaik Perjuangan Lintas Zaman
JURNAKULTURA

‎Sidi Padangan, Mozaik Perjuangan Lintas Zaman

08/04/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Ketika Barat Sudah Tak Jadi Hakim Utama Ilmu Sejarah

Ketika Barat Sudah Tak Jadi Hakim Utama Ilmu Sejarah

27/07/2026
Rampungkan Peta Mitigasi Longsor, Mahasiswa KKN Unigoro Buat Data Rujukan untuk Desa

Rampungkan Peta Mitigasi Longsor, Mahasiswa KKN Unigoro Buat Data Rujukan untuk Desa

26/07/2026
Rahang Purba dari Jetak: Ketika Bengawan Kembali Membuka Ingatannya

Rahang Purba dari Jetak: Ketika Bengawan Kembali Membuka Ingatannya

26/07/2026
Teori Syahadah dan Alasan Mengapa Iran Masih Bertahan

Teori Syahadah dan Alasan Mengapa Iran Masih Bertahan

25/07/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: